Buka KKF Ke Empat, Wabup Sebut Kegiatan ını Bisa Menghidupkan UMKM Kabupaten Sekadau.

Masukkan Serial Number dibawah ini

HANDI IDUL FITRI

HANDI IDUL FITRI

Sabtu, Mei 16, 2026

Buka KKF Ke Empat, Wabup Sebut Kegiatan ını Bisa Menghidupkan UMKM Kabupaten Sekadau.

 

Acara pembukaan KKF oleh wakil Bupati Sekadau,Kamis (14/05/2026) di Dusun Tapang Sambas desa Tapang Semadak.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Wakil Bupati (Wabup)Sekadau Subandrio, SH MH membuka secara resmi kegiatan Keling Kumang Festival (KKF) tahun 2026. Acara yang mengusung tema "Budaya Lestari alam terjaga masa depan sejahtera". Kamis (14/05/2026) di Dusun Tapang Sambas Desa  Tapang Semadak kecamatan Sekadau Hilir.

Dalam sambutannya Wabup mengatakan, atas nama pemerintah daerah, ia menyampaikan apresiasi  kepada Keling Kumang yang secara terus-menerus melaksanakan agenda tahunan, yakni KKF tahun 2026. 

Hal ini sebagai langkah positif bagi masyarakat adat, karena kegiatan ini bisa menghidupkan kembali nilai-nilai budaya lokal dan meningkatkan ekonomi masyarakat.

Mari merawat identitas budaya kita, memperkuat ekonomi kreatif masyarakat. "Mengingat tema ini sangat relevan dengan kehidupan masyarakat, maka masa depan yang lebih sejahtera akan lebih mudah terwujud dengan cara melestarikan budaya, menjaga hutan adat,dsn mensejahterakan masyarakat," sarannya.

Menurut dia, lomba menjadi wadah bagi generasi muda untuk melanjutkan budaya leluhur, agar adat terus hidup di masyarakat kita. Ada berbagai kuliner, ekonomi kreatif dan Pemerintah Daerah sangat mendukung penuh karena memberikan dampak positif bagi masyarakat, program Keling Kumang sudah sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Daerah kabupaten Sekadau yakni bersama mewujudkan kabupaten Sekadau yang unggul sejahtera dan bermartabat.

Semoga KKF kata dia, bisa dikenal lebih luas,tidak hanya di Kalbar namun di forum Nasional bahkan bisa go internasional. "Kegiatan ini bisa menjadi ajang untuk menjalin persaudaraan, dalam rangka mendukung penduduk lokal untuk menjaga hutan adat dan budaya lokal," katanya.

Masih kata Wabup, jika program Keling Kumang dikaitkan dengan program pemerintah saat ini, maka bisa mendorong Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang tidak terlepas dari gerakannya, baik gerakan ekonomi kreatif, dan bagaimana meningkatkan pendapatan masyarakat. Pemerintah Daerah mungkin dalam tugasnya membina UMKM mungkin bisa gagal, namun jika koperasi yang membina mungkin hasilnya beda.

Namun, kata Wabup dalam bidang pendidikan, di kabupaten Sekadau hanya menghasilkan doktor hanya 2 orang itupun Pastor Imamnya Katolik, S2 sebanyak 173 orang, S1 ada 5.600 orang selebihnya Tamat SMA, SMP, bagaimana kita mau maju. Jika merunut dari  jumlah ını, maka kita belum bisa maju dalam bidang pendidikan saat ını.

Sebagai langkah awal,sejak 2022 Pemda Sekadau selalu mendorong agar anak-anak tidak putus sekolah,dengan cara membangun PKBM, bahkan saat ini ada bantuan untuk anak Sekadau, yang menyusun skripsi, kita beri bantuan asalkan asalnya dari Sekadau dan skripsi telah di ACC dosen. Dengan bantuan ini jangan ada lagi masyarakat kabupaten Sekadau yang mengeluh.

"Selamat atas pelaksanaan festival Keling Kumang IV tahun 2026,"ucap Wabup.

Ditempat yang sama, Stepanus Masiun Ketua pengurus KKMN dalam sambutannya mengatakan, bahwa KKF merupakan bagian dari upaya secara keseluruhan kita. Dalam pemberdayaan manusia lewat koperasi. Karena kita tidak mampu menjaga budaya kita kalau lingkungan dan hutan rusak, ketika dunia memasuki peradaban modernisme dengan meninggalkan tradisionnisme, sebuah bangsa besar tidak mungkin tidak berbudaya sehingga kita terus menjaga kekayaan budaya kita.

"Kita suguhkan juga kegiatan IBAN SUMMIT ke III yang melibatkan komunitas Dayak IBAN, penggiat budaya serta mendatangkan perwakilan komunitas Dayak IBAN Serawak, Malaysia," kata Masiun.

Ditempat sama, Ketua DAD Jeffray Raja Tugam mengatakan, bahwa kegiatan ini adalah bagian dari kita semua dan ını semestinya tugas DAD, namun karena adanya gerakan Keling Kumang ini, dari DAD kabupaten Sekadau sangat berterimakasih.

Kegiatan ini terus dilaksanakan setiap tahunnya, ada koperasi dan instansi lain juga perlu mengadakan kegiatan budaya seperti ini.Tujuannya cuma satu yakni untuk melestarikan budaya, alam dan masyarakat adat, bisa mempromosikan budaya adat kita di kabupaten Sekadau.

Pemerintah kata dia, baik pusat dan daerah, punya keinginan untuk bekerjasama dengan masyarakat adat, namun semua itu tidaklah mudah kita hanya berpatokan pada Pemerintah Pusat dan Daerah.

Ditempat yang sama Hilarius Gimawan selaku CEO CU Keling Kumang mengatakan, KKF sudah dilaksanakan ını yang keempat, dan dimulai sejak tahun 2023, kegiatan biasa dilaksanakan bulan april atau mei namun tahun ini kita bisa laksanakan bulan Mei.

Menurut dia, pelaksanaan festival KKF adalah untuk lebih mengenal budaya Dayak, karena budaya kita tidak hanya untuk dikenang namun perlu dihidupkan kembali oleh generasi muda melalui lomba dan festival seperti ini. Sebab, dengan begini pemuda dapat menghasilkan gerakan untuk membangun kembali budaya lokal ditengah era modern.

Keling Kumang selalu memberikan ruang kepada budaya lokal tiap tahunnya, kita ingin budaya tetap lestari, secara ekonomi, masyarakat bisa berusaha. Kedepan kita promosikan budaya Iban secara bertahap melalui kegiatan IBAN SUMMIT.

"Semoga KKF semakin berkualitas, hingga nasional bahkan go internasional," harapnya.

Acara KKF dijadwalkan selama tiga hari dari tanggal 14 sampai 16 Mei 2026. Pada acara seremonial pembukaan dilakukan ritual adat “Dayak Desa”, parade Marching Band SMK Keling Kumang, Kunjungi stand-stand area. Dalam festival tahun ini ada 9 perlombaan yakni pemilihan  bujang dara Keling Kumang diikuti 23 peserta.

1. Pemilihan Bujang Keling dan Dara Kumang

2. Sape

3. Menyumpit

4. Pangkak Gasing 

5. Lagu Dayak

6. Menumbuk padi 

7. Nerapel

8. Bajaneh

9. Nangkap Babi

Dihadiri Wabup Sekadau Subandrio beserta ketua GOW Kabupaten Sekadau Wiwin Atriana Subandrio, Kapolres Sekadau, Staf Ahli Setda Kabupaten Sintang, Ketua Pengurus Keling Kumang Movement Network (KKMN) Stepanus Masiun, CEO CU Keling Kumang Hilarius Gimawan beserta jajaran, Ketua DAD Kabupaten Sekadau Jefray Raja Tugam, Valentinus Anggota DPRD,Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sekadau serta tamu undangan (tar/wos)


Diterbitkan: faktapagi.com

Bagikan artikel ini

  
Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar