Faktapagi.com

Berita

Kalbar

Politik

Senin, Februari 09, 2026

Lawan Radikalisme dan Terorisme Dengan Memperkuat Nilai Nilai Persatuan dan Kesatuan

 

Foto istimewa.
MEDAN-FAKTAPAGI.COM.Tokoh Eks Jamaah Islamiah (JI) Medan Ustaz Ahmad Khumaidi, menjelaskan seluruh warga negara Indonesia semua bersaudara atau disebut ukhuwah Wathaniyah. Untuk itu, sebagai saudara sebangsa, kita punya tanggungjawab yang sama dalam menjaga persatuan dan kesatuan untuk menangkal ancaman paham radikalisme dan terorisme. 

Seluruh warga negara Indonesia itu semua saudara ini yang disebut ukhuwah Wathaniyah, yang bertanggung jawab untuk keamanan , ketertiban kedamaian dan sama-sama menjaga persatuan dan kesatuan mencegah paham radikalisme dan terorisme. Insyaallah kami siap menjaga Indonesia aman terkendali. Sebab, keamanan bukan tanggungjawab petugas keamanan saja. 

Itu tugas bersama, masyarakat juga bisa mendeteksi dini keamanan di lingkungannya masing-masing,"jelas Ustaz Ahmad Khumaidi dalam Dialog cinta tanah air melalui kebersamaan yang bertemakan "Implementasi nilai-nilai persatuan dan kesatuan, guna menjaga situasi Kamtibmas uang aman dan kondusif dari ancaman intoleransi, radikalisme dan terorisme, Sabtu (08/02/2026) di Cafe Roemah Kayu, Jalan AH Nasution, Medan. 

Dialog cinta tanah air ini dihadiri para peserta yang berasal dari Eks Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dan Eks Jamaah Islamiyah (JI) Kota Medan. Sehari sebelumnya, tepatnya pada, Jumat, 6 Februari 2026, telah diselenggarakan acara deklarasi "Implementasi nilai-nilai persatuan dan kesatuan guna menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif, dari ancaman radikalisme dan terorisme di wilayah Kota Medan sekitarnya" oleh tokoh Eks JAD dan Eks JI Kota Medan. Sekaligus penyaluran sembako. 

Dikatakan Ustaz Khumaidi, keamanan merupakan landasan utama dalam  berbangsa dan bernegara. Bagaimana kondisi negara jika tidak aman, tentunya kita tidak bisa beraktifitas. 

"Bahkan nabi Ibrahim AS  dalam Alquran diriwayatkan, dalam doanya ia minta agar negerinya dijadikan sebagai negeri yang aman. Keamanan modal utama menuju kemakmuran, apa arti makmur kalau negeri tidak aman,"ungkap Ustaz Khumaidi. 

Ustaz Amri menambahkan, implementasi nilai-nilai persatuan dalam dalam Islam sudah jelas ada perintah untuk bersatu dan dilarang untuk berpecah belah. "Kesatuan pangkal kesuksesan. Bangsa kita bisa merdeka karena bersatunya elemen bangsa. Persatuan hal yang mutlak sebagai warga negara,"katanya.

Persatuan dan kesatuan, kata Ustaz Amri,  akan terwujud sehingga negara kita menjadi negara yg hebat. Persatuan adalah karunia dan nikmat yang harus kita jaga. "Ada beberapa cara mensyukuri nikmat persatuan pertama, saling mengenal, kedua saling memahami, ketiga, saling tolong-menolong dan keempat, siap menanggung beban saudara kita,"ungkapnya (tim).

Respons Cepat Bupati Deli Serdang Tuai Apresiasi, Ketum Formappel’RI: Bukti Pemimpin Tak Tinggal Diam

 

Foto istimewa.
DELI SERDANG-FAKTAPAGI.COM.Ketua Umum DPP LSM Formappel’RI, R. Anggi Syaputra, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Bupati Deli Serdang dr Asri Ludin Tambunan atas respons cepat dan langkah tegas dalam menyikapi video viral siswa SMP yang merokok. Menurutnya, sikap tersebut menunjukkan keberanian pemimpin daerah dalam menjaga marwah dunia pendidikan serta masa depan generasi muda.

“Langkah cepat yang diambil Bupati merupakan bukti nyata bahwa pemerintah hadir dan tidak menutup mata terhadap persoalan moral dan kedisiplinan di lingkungan sekolah. Ini menjadi pesan kuat agar semua pihak lebih serius dalam pengawasan,” ujar R. Anggi Syaputra.

Formappel’RI berharap tindakan tegas ini menjadi momentum perbaikan sistem pembinaan karakter di sekolah serta mendorong seluruh pihak pendidikan untuk lebih bertanggung jawab dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan berintegritas.

Video viral yang memperlihatkan sejumlah siswa berseragam SMP Negeri diduga merokok memicu reaksi cepat Bupati Deli Serdang, dr Asri Ludin Tambunan. Insiden ini disebut sebagai tamparan keras bagi dunia pendidikan dan sistem pengawasan sekolah.

Saat meresmikan revitalisasi ruang kelas dan toilet UPT SPF SD Negeri 101793 Patumbak bersama Anggota DPR RI Sofyan Tan, Senin (09/02/2026), dr Aci menegaskan bahwa pembiaran pelanggaran disiplin di sekolah tidak bisa ditoleransi.

“Saya sangat prihatin. Sekolah harus menjadi tempat pembentukan karakter, bukan ruang bebas pelanggaran,” tegasnya.

Laporan terkait video tersebut sebelumnya diteruskan oleh Ketua Umum DPP LSM Formappel-RI, R. Anggi Syaputra, kepada Bupati. Respons cepat pun langsung diberikan dengan instruksi tegas kepada Kepala Dinas Pendidikan Deli Serdang untuk mengambil langkah kongkrit.

Bupati meminta adanya tindakan terukur, termasuk teguran hingga sanksi bagi pihak sekolah yang dinilai lalai dalam pengawasan. Ia menegaskan, jika kepala sekolah tidak mampu membina dan menjaga disiplin, maka konsekuensi tegas akan diberlakukan.

Video yang beredar luas memperlihatkan beberapa siswa mengenakan seragam sekolah saat merokok, memicu keprihatinan masyarakat terhadap kondisi pengawasan di lingkungan pendidikan.

Ketegasan ini menjadi peringatan keras bahwa dunia pendidikan di Deli Serdang tidak boleh memberi ruang bagi pembiaran pelanggaran disiplin. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya menjaga masa depan generasi muda melalui pengawasan yang lebih serius (tim)

Minggu, Februari 08, 2026

TOKO KAMI dan Telkomsel Gelar Jalan Sehat Aron : Sehatnya Dapat Hadiah Juga Dapat

 

Pelepasan jalan sehat oleh Bupati Sekadau, Minggu (08/02/2026 di kompleks pasar baru Sekadau.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Caffe TOKO KAMI atau yang kerap di sebut TOKAM Sekadau bersama Telkomsel mengelar jalan sehat. Salah satu tujuan digelarnya jalan sehat tersebut adalah untuk menjaga kebugaran tubuh. Para peserta dalam jalan sehat tersebut diberikan kupon undian, kemudian pemenang akan mendapatkan hadiah doorprize dari sponsor,Minggu (08/02/2026) di komplek pasar baru.

Jalan sehat tersebut mengambil rute mulai star dari pasar baru mutar kemudian kembali lagi ke area TOKAM dan langsung pembagian doorprize bagi pemenang.

Acara jalan sehat tersebut dihadiri oleh Bupati Sekadau Aron,SH untuk melepas keberangkatan dan sekaligus sebagai peserta dan diikuti oleh sejumlah kepada SKPD kabupaten Sekadau,hadir pula sejumlah peserta dari luar kabupaten Sekadau yakni dari Kabupaten Sintang, kabupaten Melawi dan kabupaten Sanggau, Kapuas Hulu dengan jumlah peserta kurang lebih 1000 orang.

Dalam sambutanya Bupati Sekadau Aron, SH mengatakan, jalan sehat ini diinisiasi oleh TOKAM dan Telkomsel. Acara seperti sangat penting selain sebagai sarana hiburan, jalan sehat juga bisa untuk menjaga kebugaran tubuh.

"Sehatnya dapat hadiah juga dapat inilah keunggulan jalan sehat yang kita ikuti hari ini," kata Aron.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Caffe Toko Kami dan pihak Telkomsel sebagai inisiator, ia yakin kegiatan seperti sangat positif bagi masyarakat karena sebagai hiburan sekaligus sebagai sarana untuk menambah kebugaran tubuh.

"Mudah-mudahan kedepannya ada lagi para sponsor yang mau melaksanakan kegiatan jalan sehat," katanya.

Hadir pada kegiatan tersebut, wakil ketua DPRD Handi, Kadis Dispora Bayu Dwi Harsono, dari pihak kepolisian, TNI, Kabid Olahraga, sejumlah kepada SKPD dan para peserta dari berbagai kalangan anak-anak sekolah serta masyarakat kabupaten Sekadau serta antusias mengikuti ajang jalan sehat tersebut (tar)



 

Jika Ekonomi Membaik, Kamtibmas Juga Ikut Terjaga

 

Kegiatan Diskusi lintas sektoral guna membahas isu-isu yang berkaitan dengan perkembangan ekonomi, Jumat (07/02/2026) di Medan.
MEDAN-FAKTAPAGI.COM. Akademisi Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (USU), Arif Qaedy Hutagalung, SE, M.Si, mengatakan, bahwa stabilitas ekonomi mempengaruhi situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Ekonomi di Sumut harus bagus dengan jalan kolaborasi dan sinergi antarinstasi baik itu Pemda,pihak keamanan, akademisi dan para pelaku usaha. 

_Kalau keamanan berantakan ekonominya juga berantakan. Ekonomi yang bagus bakal menghadirkan stabilitas sosial,"jelas Arif Qaedy di sela-sela Forum Diskusi bertema Dampak Pelemahan Rupiah Terhadap Inflasi Daerah, Sektor Usaha Riil/Kewirausahaan dan Situasi Kamtibmas Di Sumatera Utara, Jumat (06/02/2026) di Medan. 

Dalam Forum diskusi yang dihadiri sekitar 75 peserta yang berasal dari mahasiswa USU dan para pelaku UMKM Kota Medan yang tergabung dalam

Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (DPD HIPPI) menghadirkan narasumber yakni Kepala BPS Sumut, Asim Saputra. 

Dalam pemaparannya, Arif Qaedy menyampaikan, menjaga stabilitas ekonomi daerah tidak cukup dengan pengendalian harga, tapi membutuhkan penguatan struktur usaha lokal agar masyarakat tetap produktif dan efisien. "Ekonomi daerah yang kuat adalah prasyarat stabilitas sosial dan keamanan jangka panjang,"jelasnya. 

Keterkaitan ekonomi dengan keamanan, kata Arif, dipengaruhi oleh stabilitas ekonomi lokal yang berbanding lurus dengan stabilitas Kamtibmas. Lemahnya sektor usaha mikro dapat berdampak pada meningkatnya kerawanan sosial.  

Arif juga menyampaikan, beberapa penyebab potensi gangguan stabilitas gangguan sosial antara lain, tekanan ekonomi berkepanjangan yang dapat memicu, konflik sosial skala kecil, peningkatan kriminalitas ekonomi dan ketegangan di kawasan urban padat penduduk. 

Sementara, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Asim Saputra menyampaikan, keamanan dan ketertiban masyarakat harus dijaga karena penting untuk menjaga suplai, produksi industri agar pengolahan berjalan dengan lancar. Salah satu tantangan iklim usaha di Sumut masih banyak (tinggi) biaya produksi dan ini jadi hal yang  tidak menarik bagi pengusaha. 

"Inflasi bisa kita jaga ketika ekonomi kita kondusif. Untuk menjaga ekonomi kondusif tidak ada pelaku usaha yang  mengambil kesempatan ketika situasi ekonomi sedang tidak baik,"jelasnya. 

Asim menambahkan, pascabencana Sumatera, kita mengalami kendala distribusi barang. Untuk Nias inflasi sampai 10 persen. Tapi  bulan ini (Februari) kita mengalami deflasi cukup dalam sekitar 0, 75 persen. "Ini membuktikan upaya pemerintah untuk memasok komoditas yang dibutuhkan masyarakat khususnya di Kepulauan Nias sudah berjalan normal,"tukasnya (tim)

Buka RAT CU LKM, Bupati Sebut, CU Harus Mampu Sejahtera Anggota

Berfoto bersama usai pembukaan RAT CU LKM oleh Bupati dengan cara pemukul gong Sebanyak 7 kali, Sabtu (07/02/2026) di gedung Kateketik Sekadau.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Bupati Sekadau Aron,SH membuka secara resmi kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Credit Union (CU) Lawang Kuari Mandiri (LKM) tahun 2026. RAT tahun ini CU LKM mengusung tema "Memperkokoh Kebersamaan Dan Solidaritas Untuk mencapai Kesejahteraan Anggota", pada Sabtu (07/02/2026) di Gedung Kateketik Sekadau.

Dalam sambutannya Bupati mengatakan, bahwa RAT merupakan agenda yang harus dilakukan oleh koperasi setiap tahunya. Hal ini menunjukkan bahwa CU LKM secara organisasi adalah CU yang sehat dan memenuhi kriteria Koperasi. Selain itu CU juga Meri lembaga keuangan bagi masyarakat petani. "Atas dilakukannya RAT maka, atas nama Pemerintah Daerah kabupaten Sekadau saya mengapresiasi langkah ini," ucapnya.

Dikatakan dia,meskipun baru tiga tahun berdiri, namun CU LKM telah menunjukkan kemajuan yang signifikan, buktinya mereka telah melaksanakan RAT untuk ketiga kalinya. Bahkan aset' anggota setiap tahun mengalami kenaikan.

Masih dikatakan Aron, awal membentuk koperasi ini mereka melakukan diskusi ringan dirumahnya, dan terbukti saat ini CU ini sudah terlihat perkembangan luar biasa, sebagai koperasi pinjam simpan tersebut CU harus bisa mensejahterakan anggotanya. 

Karena lanjut dia, koperasi ini lebih kepada simpan pinjam, berbeda dengan koperasi merah putih, koperasi ini konsep berdagang.

"Saya berharap CU. LKM semakin berkembang dan anggota semakin bertambah," harapnya.

Ditempat yang sama, Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sekadau Tika Haryati dalam sambutanya memberikan apresiasi kepada pengurus dan pengawas CU. LKM yang telah melakukan RAT. Karena RAT merupakan kewajiban bagi setiap Koperasi. Karena satu-satunya tanda bahwa sebuah koperasi sehat adalah mereka rutin melakukan RAT setiap tahunya.

"Untuk itu saya berharap, CU ini  bukan hanya berjalan apa adanya saja, tapi mampu membaca peluang yang bisa menguntungkan, tujuannya adalah untuk mensejahterakan anggotanya," katanya.

Dijelaskan dia, bahwa saat ini di Kabupaten Sekadau ada sekitar 313 koperasi yang sehat, sedangkan pelaku UMKM juga sudah menunjukkan kenaikan secara jumlah. Mudah-mudahan setiap tahun koperasi maupun pelaku UMKM setiap tahunnya terus mengalami kenaikan. "Karena sektor ini berbasis masyarakat kalangan bawah," ucapnya.

Sementara itu Aloysius Ama kii, A.Md ketua pengurus CU LKM dalam sambutanya mengatakan, awalnya penamaan CU Lawang Kuari, merujuk pada ciri khas kabupaten Sekadau. Terinspirasi dari Lawang Kuari sebagai nama julukan kabupaten Sekadau,maka nama CU kami ambil dari nama Lawang Kuari.

Dikatakan Aloy lagi, tahun lalu CU LKM memiliki aset sekitar Rp 2,5 miliar namun tahun ini ternyata bisa terealisasi menjadi Rp. 3,2 miliar dengan jumlah anggota capai 535 orang. Secara umum CU LKM pertumbuhannya cukup baik.

Ia yakin bahwa CU LKM akan terus bertumbuh dengan baik. Semoga dengan hadirnya lembaga keuangan seperti CU LKM dapat bermanfaat bagi masyarakat kabupaten Sekadau. 

"Karena CU LKM merupakan asetnya kabupaten Sekadau," ujarnya.

Ia juga berharap agar setiap anggota mesti hadir dalam setiap RAT, karena hanya pada RAT anggota bisa mengetahui perkembangan CU secara gamblang, karena akan diurai secara detil jumlah dan perkembangan CU serta aset-aset yang dimiliki.

"Jadi kehadiran anggota dalam RAT sangat penting," cetusnya.

Pembukaan RAT CU LKM oleh Bupati ditandai dengan pemukulan gong Sebanyak 7 kali, dan selingi dengan pembagian door prize dengan cara membagi nomor undian kepada anggota CU dan pengurus.

Hadir pada acara anggota DPRD Bernadus Mohtar, Unsur Forkopimda, Pengawas KSP CU LKM Sudarno serta dan pengurus CU LKM serta seluruh anggota (tar).

Sabtu, Februari 07, 2026

Gelar Rakor, Polri Jembatani Petani Jagung Untuk Atasi Kendala Permodalan

 

Rakor yang di inisiasi oleh Mabes Polri  untuk menjembatani petani jagung terkait permodalan, Jumat (06/02/2026) di Jakarta.
JAKARTA-FAKTAPAGI.COM.Polri menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama Kementan, Perum Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).Rakor tersebut dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional melalui ekosistem pertanian Jagung pakan ternak. Upaya ini untuk mengawal proses produksi Jagung dan memastikan kesejahteraan petani binaan Polri.

Rakor yang diselenggarakan di Mabes Polri ini juga diikuti oleh seluruh gugus tugas Polda se-Indonesia secara daring. Rakor dipimpin Karobinkar SSDM Polri selaku perwakilan dari  posko gugus tugas ketahanan Pangan, Brigjen Langgeng Purnomo.

"Kami melaksanakan analisa dan evaluasi hasil kinerja tahun sebelumnya, Indonesia berhasil tanpa Impor jagung pabrik pakan ternak pada tahun 2025 sehingga Rakor ini kami laksanakan untuk konsolidasi dan kolaborasi menjalankan strategi ke depan tahun 2026 menjadi lebih baik lagi," ujar Brigjen Langgeng dalam keterangan yang diterima, Jumat (06/02/2026) Di Mabes Polri.

Polri hadir sebagai jembatan bagi kelompok Tani (Poktan) Jagung dalam mengatasi kendala permodalan. Melalui skema pembiayaan melibatkan Himbara, Polri memfasilitasi akses Poktan ke perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Salah satu implementasi dilakukan di wilayah Polda Jawa Barat, tepatnya di Nagreg dan Ciamis, dimana petani mendapatkan kredit modal untuk kembali menanam dan memperluas lahan pertanian jagung.

Senior vice president BRI, Danang Andi Wijanarko, dalam paparannya mewakili dari Himbara menyampaikan bahwa BRI pada tahun 2026 sudah menyiapkan plafond senilai Rp 180 triliun untuk pembiayaan KUR Mikro di bidang pertanian termasuk ekosistem pertanian Jagung.

Tidak hanya urusan modal, Polri melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan juga memberikan perlindungan kepada petani dengan menjaga stabilitas harga. Polri memastikan hasil panen petani tidak terjebak dijual ke tengkulak dengan harga rendah. Sebagai solusinya, Polri menjalin kerja sama dengan Perum Bulog untuk menyerap hasil panen dengan harga lebih baik.

Pelaksanaan pengadaan jagung tahun 2026 oleh Bulog didasarkan pada Surat dinas Internal nomor SDI-217/DU000/PD.02.01/12012026 tanggal 12 Januari 2026 tentang pengadaan Jagung dengan target 1 juta ton untuk Cadangan pangan pemerintah tahun 2026 dengan harga Rp 6.400 per kilogram.

"Fokus kami adalah menjaga agar harga jagung di tingkat petani minimal sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Di beberapa wilayah, seperti di Jabar dan di Kalsel, kolaborasi ini mendorong pembelian harga yang berpihak ke petani jagung, yakni mencapai Rp 6.400 per kg sesuai standar HPP Bulog," kata Brigjen Langgeng Purnomo.

Program ini bertujuan untuk mengembangkan lahan tidur, membebaskan petani dari jebakan tengkulak dan meningkatkan produksi jagung nasional. Dengan pendampingan manajerial yang tepat, diharapkan petani mampu membayar pinjaman modal tepat waktu dan meningkatkan taraf hidup mereka secara berkelanjutan.

Melalui rapat koordinasi program ketahanan pangan tahun 2026, Polri berharap dapat memperkuat ekosistem pertanian jagung pakan ternak dan mensejahterakan petani jagung Indonesia (tim).

Jumat, Februari 06, 2026

Peringati HUT Ke 18 Partai Gerindra, DPC kabupaten Sekadau Gelas Baksos

 

Foto saat para pengurus DPC Partai Gerindra kabupaten Sekadau saat menyerahkan bantuan Sembako di panti asuhan Filipi dan Harapan Bunda, Jumat (06/02/2026) di Sekadau.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang ke I8 pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Sekadau mengelar Bakti Sosial (Baksos) ke dua panti asuhan. Yakni panti asuhan Filipi dan panti asuhan Harapan Bunda. Pembagian Sembako kedua pantil asuhan tersebut sebagai bentuk kepedulian partai besutan Prabowo Subianto. 

"Kami tidak merayakan HUT dengan  meriah, tapi lebih kepada kepedulian terhadap sesama yang perlu diperhatikan," kata Handi, SE ketau DPC partai Gerindra kepada media ını, Jumat (06/02/2026) melalui pesan WhatsApp.

Menurut dia, bantuan yang diberikan sesuai arahan dari DPP dan DPD, karena partai Gerindra di harapkan bisa melihat kebutuhan rakyat secara nyata.

"Mudah-mudahan bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban pengurus panti asuhan," katanya.

Selain itu kata dia, pada momen peringatan HUT yang ke 18 tahun ini, kita juga melakukan konsolidasi internal guna mempersiapkan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2029.

Ia mengajak warga seluruh pengurus dan simpatisan partai Gerindra kabupaten Sekadau untuk lebih memperhatikan kesulitan masyarakat. "Terutama para anggota DPRD dari partai Gerindra, mereka harus peka terhadap kesulitan masyarakat,," pesan Handi.

Hadir pada pembagian Sembako tersebut pengurus dan seluruh anggota DPRD dari partai Gerindra (tar)





Untuk Meningkatkan IPM Bidang Pendidikan, Pemkab Sekadau Teken MoU Dengan UT Pontianak

Bupati Sekadau usai menandatangani MoU dengan UT Pontianak, Jumat (06/02/2025) di Pontianak.
PONTIANAK-FAKTAPAGI.COM. Untuk meningkatkan pendidikan di kabupaten Sekadau, agar anak-anak tamatan Sekolah Lanjutan Atas (SLTA) asal kabupaten Sekadau supaya lebih mudah untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi Bupati Sekadau Aron S.H melakukan penanda tangani kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas terbuka Pontianak. MoU tersebut dilakukan disela-acara acara seminar Jumaat (06/02/2026)di Aula Universitas Terbuka (UT) Pontianak.

"Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan acara wisuda Daerah dengan di hadiri 100 calon wisudawan yang hadir secara langsung dan di ikuti sekitar 692 calon wisudawan secara virtual melalui aplikasi zoom," Abang Muhammad Firman kata kepala SALUT kabupaten Sekadau kepada media ini melalui pesan singkat.

Dikatakan Firman, bahwa peminat anak-anak Sekadau untuk melanjutkan kuliah di kabupaten Sekadau sangat tinggi, bahkan mereka percaya dengan SALUT kabupaten Sekadau sebagai penyelenggara UT Pontianak di kabupaten Sekadau. Hal ini dibuktikan bahwa setiap tahun ajaran baru anak-anak yang masuk kuliah di SALUT kabupaten Sekadau cukup banyak.

"Saat ini sekitar 1023 orang mahasiswa aktif yang kuliah di SALUT Kabupaten Sekadau, dan yang wisuda hari ini mencapai 792 orang. Artinya UT sangat dipercaya oleh masyarakat Sekadau," tutur Firman.

"Pada acara tersebut bupati Sekadau Aron S.H juga akan memberikan sambutan terkait Tridarma Perguruan Tinggi untuk memberikan motivasi kepada para mahasiswa," cetusnya.

Sementara itu dalam sambutanya bupati Sekadau memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada UT Pontianak atas terselenggara MOU hari ini,.mengingat mahasiswa aktif UT Sekadau berjumlah 1023 orang, angka ini cukup besar artinya UT sangat diminati oleh anak-anak di kabupaten Sekadau.

Pemerintah Daerah kata dia,dalam hal ini terbuka untuk mengakomodir kepentingan dan menfasilitasi terkait Tri Darma Perguruan Tinggi. Terutama riset dan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Kabupaten Sekadau.

"Khusus Mahasiswa PGSD yang akan melaksanakan praktik di SD-SD yg berada dibawah Pemda, karena mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) hampir 50 presen dari jumlah mahasiswa aktif," ucap Aron.

Ia berharap kedepannya, bagi para  lulusan PGSD bisa mengabdi di Kabupaten Sekadau menjadi Guru di kampung sendiri karena Sekadau masih banyak kekurang tenaga guru.

Bagi masyarakat maupun putra-putra yang ada di kabupaten yang ingin melanjutkan kuliah, UT adalah jawaban karena kuliah bisa sambil kerja dan biaya murah.

"Kuliah di UT sangat bagi anak-anak yang sudah bekerja, karena bisa kuliah sambil kerja," sarannya.

Sementara itu ditempat yang sama Direktur UT Pontianak dalam sambutanya ia mengucapkan terimakasih kepada Bupati Sekadau yang telah sudi menandatangan MoU dengan UT Pontianak,apalagi UT di Sekadau siswa mengalami peningkatan yang signifikan jumlah mahasiswa setiap tahun.

Ia berharap dengan ada sinergi dengan pemerintah daerah dan UT akan kedepannya akan semakin mampu untuk menjangkau daerah-daerah demi keterjangkauan pendidikan tinggi di Sekadau. "Karena dengan adanya' penguruan tingi akan berdampak pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabu Sekadau," tutupnya (tar)

Tekan Beredarnya Berita Media Abal-Abal, SMSI Kalbar Inisiasi FGD

 

Ketua SMSI Kalbar M.Kusyairi menyerahkan satu bundel kepada salah satu peserta pada acara FGD, Kamis (05/02/2026) di hotel Neo Pontianak.
PONTIANAK-FAKTAPAGI.COM.Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) provinsi Kalimantan Barat menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Memperkuat Literasi Digital dan Etika Jurnalistik: Strategi Menangkal Hoaks dan Akun Media Sosial Ilegal”. Kamis (5/2/2026) Di hotel Neo Pontianak. FGD kali ini merupakan rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2026. Rencananya kegiatan tersebut akan diikuti sekitar 80 peserta dari unsur pemerintah, aparat penegak hukum, TNI, organisasi pers, penggiat media sosial, hingga organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan di provinsi Kalimantan Barat.

Tampak hadir saat itu, Kepala Bidang Persandian dan Statistik Diskominfo Kalbar, Maria Wijayanti, ST, M.T, perwakilan Dirkrimsus Polda Kalbar AKP Anita Sitorus, S.H., M.H, mewakili Kepala Bidang Humas Polda Kalbar AKBP Prinanto, Ketua Hoax Crisis Centre Indonesia (HCCI) Kalbar Reinardo Sinaga, S.H., perwakilan Kejati Kalbar Wayan, S.H., M.H, perwakilan Kejari Pontianak Adryan Perdana, S.H, serta perwakilan Dandim 1207 Pontianak Mayor Czi Edi Santoso.

Ketua Panitia FGD, Ahmad Madani, dalam sambutannya menegaskan, bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan secara swadaya oleh pengurus SMSI Kalbar tanpa dukungan pembiayaan dari pihak mana pun. 

Menurutnya, kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian SMSI Kalbar terhadap kondisi ekosistem informasi yang kian tergerus oleh maraknya media sosial ilegal dan media “abal-abal”.

“Fenomena pengumpulan dan penyebaran berita oleh pihak yang tidak terikat Kode Etik Jurnalistik maupun Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers semakin mengkhawatirkan,” ujarnya.

Sementara, Ketua SMSI Kalbar, Muhammad Khusyairi, menyampaikan organisasi SMSI secara nasional menaungi 3.081 media online yang telah terverifikasi Dewan Pers. Untuk di Kalimantan Barat sendir kata diai, tercatat sebanyak 45 media online yang menjadi anggota SMSI.

Dikatakan pria asal Tayan ini lagi, bahwa FGD ini bertujuan memetakan persoalan, menganalisis akar masalah, sekaligus mencari solusi kolaboratif agar ruang publik di Kalimantan Barat tetap sehat dan berintegritas. 

Kesempatan sama, Kepala Bidang Persandian dan Statistik Diskominfo Kalbar, Maria Wijayanti, yang mewakili Kadis Kominfo Kalbar, menyampaikan apresiasi Pemerintah Provinsi Kalbar kepada SMSI atas terselenggaranya kegiatan tersebut. 

Maria menilai tantangan etika jurnalistik saat ini semakin kompleks, terutama dengan munculnya akun media sosial ilegal yang mengutamakan kecepatan dibanding akurasi dan kredibilitas informasi.

“Menangkal hoaks dan media sosial ilegal tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan kebersamaan dan kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, serta insan pers,” ujarnya.

Ditambahkan, strategi menangkal hoaks dan media sosial ilegal tidaklah mudah, butuh kebersamaan dan kolaborasi dari instansi terkait dan teman-teman insan pers sekalian.

"Semoga outcome dari kegiatan ini dapat memberi dampak khususnya di Kalimantan Barat,"harapnya. 

Dalam FGD tersebut, sejumlah narasumber memaparkan materi, di antaranya AKP Anita Sitorus yang membahas pengalihan pasal-pasal pidana UU ITE ke dalam KUHP baru.

Lantas, M. Ferri Sutriana, S.Kom. dari Diskominfo Kalbar yang mengulas strategi penanganan hoaks dan penguatan etika digital 2026.

Kemudian, Ketua Hoax Crisis Centre Indonesia (HCCI) Kalbar, Reinardo Sinaga, S.H. dengan penyampaian materi tentang “Viral Vs Vital. Media ikut membagikannya tanpa cek fakta.”.

‎Kegiatan ditutup dengan pembacaan sikap peserta FGD yang dipandu oleh salah satu pembina SMSI Kalbar, Mujib Tabah, sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat literasi digital dan menjaga etika jurnalistik di Kalimantan Barat (tar)

Kamis, Februari 05, 2026

Koperasi Harus Memiliki SDM Yang Baik

Kegiatan Diskusi publik dalam rangka membahas kesiapan SDM pengurus Koprasi tingkat Desa dan Kelurahan, Rabu (04/02/2026) di Lubuk PAKAM.
LUBUK PAKAM-FAKTAPAGI.COM.Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Sumatera Utara, Zulkifli Utama, SE berkomitmen untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan melalui penguatan Koperasi Merah Putih (KMP) dan Koperasi konvensional sebagai salah satu Program Strategis Nasional (PSN) Presiden Prabowo Subianto. 

Untuk itu, Dekopin Sumatera Utara berharap agar koperasi kedepannya bisa semakin eksis dan berkembang dalam rangka mendukung ekonomi kerakyatan serta mampu meningkatkan perekonomian Nasional. 

Mengenai permasalahan yang dihadapi koperasi kita hari ini adalah sejauh mana Sumber Daya Manusia (SDN) sebagai pengelola koperasi dalam memahami fungsi dan peranan koperasi yang sesungguhnya.

"Sesuai UU Nomor 25 tahun 1992  ada 3 perangkat organisasi yakni, Rapat Anggota sebagai pemegang kekuasaan tertinggi, Pengurus, dan Pengawas,"jelas Ketua Dekopin Sumatera Utara, Zulkifli Utama, SE di sela-sela kegiatan Diskusi Publik Tantangan dan Hambatan Serta Strategi Meningkatkan Ekonomi Kerakyatan Nasional Melalui Peningkatan Kapasitas Koperasi di Wilayah Sumatera Utara, Rabu (04/02/2026) di Lubuk Pakan.

Tanpa memiliki SDM yang baik kata dia lagi, tidak mungkin koperasi berjalan dengan baik. Untuk itu, salah satu tujuan diskusi publik hari ini meningkatkan kualitas SDM para pengurus koperasi. "Semoga ke depannya koperasi ini berjalan dengan baik,"jelasnya. 

Sementara, Fungsional Pengawas Koperasi Ahli Muda Dinas Koperasi UKM Sumatera Utara, Juniari Siahaan, S.Kom, M.Si,  mengatakan,bahwa tahun 2026 baru sekitar 6100 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang sudah terbentuk. Dari angka itu,  masih sekitar  20 persen yang memiliki gerai. "Dengan diskusi ini kita mau menginventarisir apa permasalahan yang ada di lapangan. Ini akan berjalan dengan baik apabila pengurus, anggota dan pengawas sejalan dengan pemerintah. Supaya semua ikut terlibat agar koperasi di Sumut berjalan dengan baik,"jelasnya. 

Pihaknya akan menyampaikan masukan dari para peserta, salah satunya terkait wacana KDKMP yang lebih berperan aktif dalam hal kemitraan pada dapur MBG dan koperasi konvensional yang sudah siap serta punya aset untuk terlibat dalam program MBG. 

Sementara, Kadis Koperasi Deli Serdang, Dr. Hj. Miska Gewasari, MM menambahkan, pertemuan ini diharapkan bisa mendapatkan gambaran seperti apa koperasi kita saat ini dan mengahasilkan rekomendasi untuk disampaikan kepada Pemda dan Pemprov. "Terimakasih kepada Dekopin Sumut sudah menggagas acara ini, mudah-mudahan posisi strategis Sumatera Utara dapat meningkatkan posisi dan kualitas management dalam hal pengelolaan koperasi, "jelasnya.

Koperasi hari ini, lanjut Miska, dihadapkan pada tantangan perubahan, zaman, teknologi dan kebijakan.  Tantangan Ini membawa implikasi masing-masing. 

"Kita berharap koperasi jadi sokoguru perekonomian di Indonesia. Kita harus punya semangat yang sama koperasi tetap eksis dan dapat mengikuti perkembangan zaman. Meminimalisir sektor simpan pinjam dan mengutamakan sektor riil,"tukasnya.

Hadir dalam kesempatan itu, Kadis Koperasi dan UKM Deliserdang, Dr. Hj. Miska Gewasari, MM, Fungsional Pengawas Koperasi Ahli Muda Dinas Koperasi UKM Sumatera Utara, Juniari Siahaan, S.Kom, M.Si dan para pengurus KDKMP dan koperasi konvensional (tim)


Iklan dewan

Iklan dewan

Lifestyle

Kuliner

Kesehatan