Faktapagi.com

Berita

Kalbar

Politik

Sabtu, Maret 28, 2026

Agenda Masuk Tahun Ajaran Baru, Santri PPMINI Meriahkan Dengan Turnamen Futsal

 

Berfoto bersama pada acara pembukaan turnamen futsal ponpes PPMINI, Jumat (27/03/2026) di Padang Pariaman.
PADANG PARIAMAN-FAKTAPAGI.COM.Sebelum.memasuki ajaran baru tahun 2026. Santri Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Nurul Ikhlas (PPMINI) menggelar turnamen futsal acara tersebut dilakukan sebagai tanda akan dimulainya tahun ajaran baru. Kegiatan futsal tersebut dilaksanakan pada, Jumat (27/03/2026) malam di Lapangan Futsal 3R, Korong Lubuak Aro, Nagari Tandikat, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.

Turnamen futsal ini diikuti oleh seluruh santri PPMINI dan guru tuo lingkungan PPMINI. Turnamen futsal sebelum memulai tahun ajaran baru adalah agenda tahunan pondok pesantren, sebagai wadah silaturahmi sekaligus pembinaan karakter santri melalui olahraga.

Ketua Panitia Turnamen, Ikramul Fikri, mengatakan, bahwa seluruh santri diwajibkan mengikuti kegiatan ini dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas dan akhlak selama pertandingan berlangsung.

“Kepada seluruh santri, saya selalu berpesan untuk menjaga sportivitas dan akhlak selama pertandingan. Harapannya, turnamen ini menjadi ajang yang positif dan mendidik bagi seluruh santri,” ujar Ikramul saat dihubungi rekan media.

Sementara itu, Pimpinan PPMINI, Tk. Abdul Jamil Al Rasyid S. Hum, menyampaikan, apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen futsal tersebut, baik secara moril maupun materil.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung, baik dari segi donatur melalui infak dan sedekah, maupun bantuan perlengkapan turnamen. 

Tanpa dukungan semua pihak, turnamen futsal yang sudah menjadi agenda rutin setiap tahun ini tidak akan terlaksana,” ungkap Jamil.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari cita-cita almarhum Abuya H. Sulkani TK Sutan, pendiri PPMINI, yang semasa hidupnya rutin menggelar turnamen futsal setidaknya dua kali dalam setahun.

“Biasanya almarhum ayah, H. Sulkani TK Sutan, melaksanakan turnamen futsal dua kali dalam setahun. Alhamdulillah, harapan tersebut kini dapat terwujud dan terus kami lanjutkan,” tuturnya.

Turnamen futsal PPMINI awal tahun ini diikuti oleh 10 tim, masing-masing beranggotakan enam pemain. Seluruh rangkaian kegiatan diorganisir oleh panitia yang terdiri dari santri PPMINI. Selain pertandingan utama, panitia juga menggelar laga khusus bagi anak-anak untuk menambah kemeriahan acara.

Para donatur dan alumni PPMINI turut berpartisipasi aktif dalam mendukung kegiatan ini, baik dengan hadir langsung di lokasi maupun melalui dukungan moral dan kontribusi lainnya.

Melalui turnamen futsal ini, PPMINI berharap dapat menciptakan suasana kebersamaan yang lebih semarak serta menanamkan nilai-nilai sportivitas, solidaritas, dan ukhuwah Islamiyah antara santri, guru tuo dan alumni. Turnamen futsal tersebut kini telah menjadi salah satu rangkaian kegiatan tahunan PPMINI yang terus dilestarikan sejak masa kepemimpinan almarhum Abuya H. Sulkani TK Sutan hingga saat ini (Rasyid).

Hadiri Pelantikan DPC Mangkok Merah, Bupati Minta Ormas Bersinergi Dengan Pemerintah

 

Berfoto bersama usai acara pelantikan Ormas Mangkok Merah DPC kabupaten Sekadau, Sabtu (28/03/2026) di gedung Kateketik.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Bupati Sekadau Aron, SH menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Mangkat Merah kabupaten Sekadau periode 2026-2030. Acara pelantikan tersebut sebagai tanda bahwa pengurus DPC Organisasi Masyarakat (Ormas) telah sah bahwa pengurus sudah ada di kabupaten Sekadau, Sabtu (28/03/2026) di Gedung Kateketik Sekadau jalan merdeka Selatan Sekadau Hilir.

Dalam sambutannya Bupati mengatakan, bahwa baik Pemerintah maupun Ormas kita memiliki tanggung jawab yang sama untuk membangun kabupaten Sekadau. "Hadirnya ormas kiranya bisa membantu meringankan dan bisa bekerjasama dengan pemerintah, jika kita kompak maka apapun masalah yang kita hadapi bisa di selesaikan dengan baik.

Tidak dapat dipungkiri, bahwa lambang Mangkok Merah lambangnya merupakan alat pemersatu bagi suku Dayak, apabila ada kabar tentang Mangkok Merah berjalan maka apapun agamanya apapun jenis sukunya kalau Dayak berarti harus tunduk dengan alat pemersatu tersebut.

Menurut dia,kita harus kompak untuk mempertahankan budaya kita, karena budaya merupakan titipan nenek moyang kita dulu yang harus kita lestarikan secara berkesinambungan.

Menurut dia, adat istiadat dan hukum adat yang telah dijalankan oleh nenek moyang kita merupakan hukum pertama yang pernh dijalankan sebelum ada hukum tertulis. Bahkan sebelum kemerdekaan hukum adat sudah diberlakukan ketika ada masalah.

Pada kesempatan itu ia juga berpesan kepada masyarakat Dayak secara khusus, agar tidak meninggalkan bangku sekolah atau putus sekolah, karena tanpa pendidikan yang baik kita tidak mungkin bisa bersaing dengan orang-orang diluar. Karena lanjut dia, zaman sudah berubah, kita harus melek teknologi karena sudah menjadi kebutuhan dasar.

"Untuk itu saya berpesan kepada masyarakat Dayak jangan sampai putus sekolah. Sebagai putra daerah kita harus cerdas agar kita bisa bersaing dengan pihak lain," ingatnya.

Ditempat yang sama ketua umum Mangkok Merah dalam sambutan singkatnya menjelaskan, bahwa sejatinya  Mangkok Merah dulu digambarkan dengan pesan perang, karena jika Mangkok.merah sudah berjalan maka dapat dipastikan akan ada perang. "Inilah sejatinya makna dari Mangkel Merah tersebut," jelasnya.

Dikatakan dia lagi, bahwa Ormas Mangkok Merah yang ia pimpin bukan Ormas tandingan, tetapi lebih kepada kerja sosial untuk membela kepentingan suku Dayak di pulau Borneo sebutan untuk pulau Kalimantan.

"Ormas kami bukan Ormas tandingan tapi lebih kepada pembelaan kepada suku Dayak di pulau Borneo,' katanya.

Ditempat yang sama Ketua DAD kabupaten Sekadau Jefray Raja Tugam dalam sambutanya mengatakan, bahwa setelah dilantik maka Mangkok Merah ını bisa sah di kabupaten. Namun, perlu juga secara administrasi yakni pendaftaran ke Kesbangpol.

Dikatakan dia lagi, saat sudah banyak sekali Ormas yang beraliran Dayak,. misi TBBR dan Mangkok Merah juga termasuk. Artinya semakin banyak Ormas yang beraliran Dayak maka semakin banyak juga orang betul-betul perduli dengan adat istiadat dan budaya Dayak. Ia berharap semakin banyaknya Ormas yang beraliran Dayak bisa semakin menambah khasanah budaya.

Sebagai ketua DAD ia berharap agar semua Ormas Dayak bisa selalu berkolaborasi serta berkerjasama dengan Pemerintah dan pihak lain, dalam rangka membangun Kabupaten Sekadau. 

"Selamat atas dilantiknya pengurus Mangkok Merah kabupaten Sekadau semoga kedepannya dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat kabupaten," tutupnya.

Untuk diketahui bahwa, struktur pengurus inti DPC Mangkok Merah kabupaten adalah Ketua Tomas Teguh,Wakil Ketua Arman Paulinus S.M,Sekretaris  Yohanes S.Pd, Bendahara L.Titin S.KM.

Hadir ada acara tersebut, anggota DPRD kabupaten Sekadau Yosef, Bernadus Muhtar, Istri wakil Bupati pasir Penajam Kaltim, Kapolres Sekadau diwakili Kasat intelkam, perwakilan dari Dandim 1204 Sanggau Camat Sekadau Hulu Fransisco Uwardianus, Camat Sekadau Hilir Gustiar Indarto, para ketua Ormas, serta ketua paguyuban (tar).


Jumat, Maret 27, 2026

Wujudkan Pelayanan Humanis, Imigrasi Entikong Jemput Bola Lewat Inovasi “SPRI Mobile Menyadik”

Jemput bola ala kantor imigrasi Entikong terhadap warga yang sedang sakit dari dusun Balai II, Rabu (25/03/2026) kemarin.

ENTIKONG–FAKTAPAGI.COM.Kantor Imigrasi Kelas II TPI Entikong kembali membuktikan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima dan inklusif bagi masyarakat di kawasan perbatasan. Melalui program inovasi unggulan bernama “SPRI Mobile Menyadik”, petugas Imigrasi melakukan layanan jemput bola dengan mendatangi langsung kediaman pemohon paspor yang tengah mengalami kendala kesehatan, pada Rabu (25/03/2026) kemarin.

Layanan responsif ini diberikan kepada Ricky Luhuttuah Simamora, seorang warga yang berdomisili di Dusun Balai Karangan II. Diketahui, yang bersangkutan saat ini tengah terbaring sakit akibat terserang tipes yang disertai pembengkakan pada bagian kaki. Kondisi medis tersebut membuatnya sama sekali tidak memungkinkan untuk melakukan mobilitas dan datang langsung ke Kantor Imigrasi Entikong. 

Kepala Seksi Lalu Lintas dan Izin Tinggal Keimigrasian, Muhammad Reza.S.H. menyampaikan, bahwa aksi cepat tanggap ini merupakan esensi dari inovasi SPRI Mobile Menyadik. Program ini dirancang khusus untuk memfasilitasi warga di wilayah kerja Imigrasi Entikong yang berada dalam kondisi darurat medis atau sakit keras. 

"Kami menyadari sepenuhnya bahwa ada kondisi-kondisi khusus di mana pemohon benar-benar 

tidak berdaya secara fisik untuk hadir di kantor. Oleh karena itu, melalui SPRI Mobile Menyadik, petugas kami yang bergerak menuju rumah pemohon untuk melakukan proses pengambilan biometrik hingga wawancara di tempat.” 

Melalui 'SPRI Mobile Menyadik, kami memastikan bahwa keterbatasan fisik tidak lagi menjadi hambatan dalam memperoleh pelayanan publik berkualitas yang setara. 

"Lebih dari sekedar solusi darurat, langkah responsif ini diharapkan menjadi role model pelayanan di kawasan perbatasan yang mengedepankan kedekatan instansi dengan masyarakat demi terbangunnya kepercayaan publik," jelasnya (tino).

Jembatan Engkayas Sudah Rampung, Camat Rawak Apresiasi Kepedulian PT. Agro

 

Jembatan Engkayas yang sudah rampung dibangun oleh PT.Agro Andalan mengunakan dana Coporate Sosial Responsibility (CSR ) dan sudah bisa digunakan oleh masyarakat sekitar desa Sungai Sambang.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Pelaksana Tugas (Plt) Camat Sekadau Hulu Fransisco Uwardianus menyampaikan apresiasi kepada PT. Agro Andalan atas bantuan dan kepedulian terhadap kesulitan warga kecamatan Sekadau Hulu, yang mana kepedulian tersebut diimplementasikan dengan membangun jembatan penghubung Sungai Engkayas mengunakan dana Coporate Sosial Responsibility (CSR).

Ia menilai, bahwa PT Agro Andalan selama ini memang konsen terhadap bantuan infrastruktur berupa perbaikan jalan, jembatan yang ada di wilayah kerja perusahaan khususnya di Kecamatan Sekadau Hulu.

"Pembangunan jembatan Engkayas Putih ini 100 persen dibangun mengunakan dana CSR dari PT.Agro Andalan," katanya kepada media ını, Kamis (26/03/2026) melalui pesan WhatsApp.

Menurut dia, hal ini bukan saja merupakan bagian dari tanggung jawab sosial, tetapi sebagai bentuk kepedulian terhadap terhadap kebutuhan paling mendasar masyarakat, terutama sarana infrastruktur yang ada di beberapa desa. Hal ini sejalan dengan program pemerintah daerah dalam mendukung program IP3K sesuai dengan visi dan misi Pemerintah Daerah dibawah kepemimpinan Aron sebagai Bupati dan Subandrio sebagai wakil Bupati.

Dikatakan dia lagi, Kehadiran perusahaan ini setidaknya bisa memberi nilai tambah bagi masyarakat juga bagi Pemerintah Daerah.

"Semoga dengan adanya investasi dari perusahaan, diharapkan supaya perusahaan lain juga ikut membantu masyarakat yang berada di wilayah  kerja perusahaan, terutama perbaikan kualitas infrastruktur yang ada," kata Mejeng panggilan akrabnya (tar).

Kamis, Maret 26, 2026

Jembatan Engkayas Sudah Rampung, Warga Desa Sungai Sambang Ucapkan Trimakasih Kepada PT Agro Andalan

 

Setelah dibangun Jembatan Engkayas.

Sebelum dibangun foto dokumentasi.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Setelah dilakukan penancapan tiang pertama oleh Bupati Sekadau tanggal 12 Pebruari lalu jembatan Engkayas yang menghubungkan Desa Sungai Sambang dengan beberapa desa lainnya kini sudah rampung dan bisa dilewati. Rampungnya Jembatan yang dibangun oleh PT Agro Andalan mengunakan dana Coporate Sosial Responsibility (CSR) telah membuka akses transportasi warga dibeberapa desa kecamatan Sekadau Hulu.

"Atas nama warga, sebagai kepala desa Sungai Sambang saya mengucapkan terimakasih kepada Manajemen PT. Agro Andalan yang telah membuka akses transportasi warga di wilayah kami," kata Vinsensius Lican kepala desa Sungai Sambang ketika dikonfirmasi awak media ını, Kamis (26/03/2026) melalui pesan whatsapp.

Menurut dia, dengan semakin terbukanya akses transportasi warga, maka secara otomatis perekonomian warga juga semakin baik, karena setelah terbuka akses, maka arus transportasi barang dan orang pasti lancar. Warga bisa menjual hasil hutan dengan lancar, arus masuk barang kebutuhan pokok juga lancar. 

"Dengan begitu harga kebutuhan pokok bisa sedikit lebih murah. Itulah dampak paling positif jika akses sudah terbuka," kata Lican.

Karena lanjut dia, pembangunan tidak hanya oleh pemerintah tapi semua pihak harus terlibat. Termasuk pihak swasta. 

"PT Agro Andalan sudah memberikan contoh yang baik, sehingga perusahaan lain juga bisa melakukan hal yang sama,"pintanya.

Sebelumnya Bupati Sekadau Aron, SH usai melakukan penancapan tiang pertama Jembatan Engkayas pada tanggal 12 Pebruari 2026 mengucapkan terimakasih kepada PT. Agro Andalan yang telah membantu Pemerintah Daerah kabupaten Sekadau dalam membangun sarana transportasi warga.

Dengan terbangunnya jembatan Engkayas maka pihak perusahaan telah membantu kesulitan sarana transportasi warga di wilayah kerjanya.

"Karena lancarnya transportasi warga maka secara langsung dampak baik adalah pertumbuhan ekonomi semakin membaik," kata Aron (tar).



Rabu, Maret 25, 2026

Setelah Dilantik Jadi CEO, Gimawan Siap Hadapi Tantangan

Penandatanganan berkas serah terima tugas dari CEO lama ke CEO baru disaksikan oleh ketua Pengurus, Rabu (25/03/2026) di kantor pusat Tapang Sambas kecamatan Sekadau Hilir.

SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan menghadiri pelantikan Chief Executive Officer (CEO) Credit Union (CU) Keling Kumang (KK) periode 2026-2031.Pelantikan CEO Baru dari pejabat lama Valentinus Narung, S.sos MM ke pejabat baru Hilarius Gimawan,SE.MM sebagai upaya peralihan kepemimpinan CU sesuai masa jabatan yang sudah ditentukan, Rabu (25/03/2026) di kantor pusat Tapang Sambas kecamatan Sekadau Hilir.

Dalam sambutannya wakil Gubernur mengatakan, kehadiran dirinya pada pelantikan CEO CU KK merupakan implementasi dan bentuk dukungan Pemerintah Provinsi terhadap lembaga keuangan seperti CU di Kalbar.  Dukungan Pemerintah terhadap semua lembaga keuangan bukan isapan jempol belaka, tetapi kehadiran Pemerintah dalam setiap kegiatan adalah implementasinya. "Bukan hanya di CU KK saja, di CU-CU lain juga saya  hadir," kata Wagub.

Ia berharap setelah dilantik CEO baru maka tugas berat tentu menunggu yakni menambah jumlah anggota dan menaikkan jumlah aset lembaga. Saat ini aset CU KK sekitar Rp 2 triliun, angkan ını juga cukup besar, namun jumlah ini masih bisa dinaik apabila semua bergerak untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang makna dan hasil positip menjadi anggota CU.

"Mudah-mudahan CEO baru bisa menambah jumlah aset dan anggota selama masa kepemimpinannya," pesan Wagub.

Ada wacana lanjut dia,dimana CU tidak tidak lagi diperlakukan seperti Koprasi, kedepannya CU perlakukan setara dengan bank. Untuk itu CU harus bisa mempersiapkan diri agar semua transaksi mengunakan sistem elektronik dan sistem online. Ia juga berpesan kepada anggota dan aktivis CU agar setiap anggota CU harus mampu memberi pencerahan kepada anggota agar mampu menelaah setiap informasi dari media sosial. Karena, ada di tiktok salah seorang warga kabupaten Sintang meminta agar KDM sebutan untuk Gubernur Jawab Barat pindah ke Kalbar untuk membangun jalan di Kalbar, postingan tersebut keliru, karena untuk membangun perlu dana besar apalagi khusus untuk infrastruktur, jika dibandingkan dengan luas wilayah Kalbar jauh lebih luas dari provinsi Jawa Barat, disisi lain dana APBD Kalbar hanya 20 persen dari APBD Jawa Barat.

"Mereka punya APBD sekitar 30 Triliun kita Kalbar hanya 6 triliun, inilah bedanya kenapa Provinsi disana lebih cepat pembangunannya," jelas Wagub.

Namun, sebagai pemimpin kami akan tetap berusaha, untuk mencari dana untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di Kalbar.

"Saya minta CU harus menjadi pemeran utama bagi para pelaku ekonomi masyarakat di provinsi Kalbar,"harapnya.

Sementara itu ketua pengurus CU Keling Kumang Stepanus Masiun dalam sambutanya mengatakan, bahwa hari ini kita sudah melakukan hal penting yakni peralihan kepemimpinan yakni CEO baru,hal ini biasa dalam organisasi karena sesuai sistem yang sudah ada di manajemen CU Keling Kumang.

"Peralihan kepemimpinan adalah hal biasa, karena mengikuti sistem yang ada," katanya.

Sedangkan, untuk CEO yang sudah dua periode menjabat yang bersangkutan tidak boleh lagi masuk dalam manajemen CU, karena jabatan CEO adalah yang tertinggi, kalau di pindahkan sebagai pegawai artinya demosi atau turun pangkat,dan itu tidak bisa dilakukan di Keling Kumang.

Sebagai CEO baru kata dia lagi, tugas berat menanti yakni melakukan pengawasan dan pemantauan semua Koperasi yang dibawah naungan KK. Kedepannya kita targetkan anggota 270 ribu orang dari 230 saat ını, dan target aset kita beberapa tahun kedepannya bisa mencoba sekitar Rp.5 triliun.

"Itulah target kita beberapa tahun kedepannya,"cetusnya.

Sementara itu Valentinus Narung CEO lama dalam sambutanya mengatakan, bahwa dirinya terpilih sebagai CEO pada masa kerja 10 tahun di Cisarua kemudian dirinya menjabat sebagai CEO juga 10 tahun. Artinya, sampai hari ını dirinya sudah mengabdi selama 20 tahun di CU KK.

"Saya mengucapkan terimakasih kepada CU KK serta pengurus yang telah mempercayai saya sebagai CEO terpilih selama dua periode. Jika ada kata-kata yang salah pada menjabat sebagai CEO KK mohon dimaafkan.

Selamat bertugas kepada penganti saya semoga bisa lebih baik membawa kemajuan bagi CU KK kedepannya," ucapnya.

Di tempat yang sama Hilarius Gimawan SE MM CEO terpilih masa jabatan 2026 -2031 dalam sambutannya mengucapkan banyak terimakasih kepada pemerintah Daerah kabupaten Sekadau dan kabupaten Sintang serta pemerintah provinsi Kalimantan Barat yang telah hadir memenuhi undangan kami.

"Rencananya semua Bupati wilayah timur akan di undang namun karena keterbatasan maka tidak bisa dilakukan," ucapnya.

Dikatakan dia lagi, tadi pagi dirinya sudah dilantik secara adat Dayak seperti lazimnya setiap ambil sumpah dibarengin dengan hambur beras kuning. Artinya sumpah itu mengikat dan serta menyatukan sumpah janji dengan alam.

Masih dikatakan dia, bahwa dirinya bergabung di CU KK pada tanggal 20 Maret tahun 2000. Sebagai orang CU dirinya adalah tipe orang pekerja, tidak banyak bicara tetapi bertindak.

"Saya tipe orang pekerja, saya ajak agar semua pegawai dan aktivis CU untuk terus bekerja keras demi memajukan CU KK," ajaknya.

Karena lanjut dia,banyak tantangan yang harus dihadapi, yakni penambahan aset dan anggota, karena slogan CU KK anggota harus bisa tumbuh secara ekonomi, hal ini sesuai pesan Bupati Landak saat peresmian kantor CU di kabupaten Landak beberapa waktu lalu.

Saat ını kata dia, Asosiasi Petani Kelapa Sawit (APKS) akan membangun pabrik kelapa sawit, mudah-mudahan tercapai. Sebagai CEO baru dirinya bertekad untuk melanjutkan program yang sudah di buat oleh pendahulunya 

"Kalau saya lupa tolong diingatkan,". pintanya.

Hadir pada kegiatan tersebut Bupati Sekadau Aron beserta sejumlah kepala SKPD, Bupati Sintang Gregorius Bala berserta kepala SKPD wakil ketua DPRD kabupaten Sekadau Jefray Raja Tugam dan Valentinus anggota DPRD dan sejumlah kepala SKPD Pemprov Kalbar tampak hadir,  Waka Polres Sekadau serta para undangan lainnya (tar).


Kebakaran Rumah Kosong, Dua Mobil dan Dua Sepeda Motor Ludes Terbakar

Tim pemadam kebakaran berjibaku untuk memadamkan api yang sedang melahap dua unit mobil yang diparkir di depan rumah korban,. Selasa (24/03/2026) di Gonis Tekam.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Saat di tingal silahturahmi idul Fitri ke rumah kerabat di Sekadau. Rumah Afip Fudin (35) warga desa Gonis Tekam ludes terbakar. Kebakaran tersebut menyebabkan kerugian matrial sekitar ratusan juga rupiah, karena dua unit mobil carry ikut terbakar dan dua sepeda motor serta perabotan rumah ludes dilahap di jago merah, Selasa (24/03/2026) sekitar pukul 20.15 wib di Gonis Tekam.

Informasi yang berhasil dihimpun dilapangan menyebutkan, kebakaran terjadi saat warga sekitar tengah melaksanakan kegiatan tahlilan. Mendengar teriakan dari warga lainnya, warga yang sedang tahlilan segera mendatangi lokasi yang dimaksud dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, api tidak bisa dikendalikan dalam waktu 30 menit rumah tersebut ludes terbakar. 

“Berdasarkan keterangan saksi, saat warga tiba di lokasi, api sudah menyala cukup besar dari bagian dalam rumah,” ujar Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono.

Saat itu juga warga kemudian menghubungi petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sekadau. Tak berapa lama tim pemadam kebakaran datang, baru sekitar Pukul 21.00.wib api berhasil di padamkan secara permanen.

Karena lokasi rumah yang berada di tepi Jalan Sekadau - Sintang yang sempat menyebabkan arus lalu lintas tersendat saat proses pemadaman berlangsung.

AKP Triyono menyampaikan, bahwa personel kepolisian dari piket Pamapta dan piket fungsi Polres Sekadau bersama personel Pos Pengamanan Simpang 4 Kayu Lapis langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal.

“Personel membantu proses pemadaman bersama petugas Damkar dan warga, serta melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, petugas juga telah melakukan pendataan terhadap korban dan saksi serta mengumpulkan keterangan di lokasi kejadian.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran akibat korsleting arus listrik. Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti,” tutupnya (tar/wos).

Sabtu, Maret 21, 2026

Dugaan Penyalahgunaan Jabatan, Bag Wassidik Polda Riau Diminta Periksa Penyidik Polsek Kandis

Foto istimewa.
MEDAN-FAKTAPAGI.COM.Pihak keluarga tersangka kasus dugaan pencabulan, JFS (36) warga Kelurahan Kandis, Kecamatan, Kandis, Kabupaten Siak, Riau melalui Kuasa Hukumnya, Sorta Hernawati Hutasoit, SH, SPd, MH minta agar Bag Wassidik Polda Riau segera mengevaluasi penyelidikan dan kinerja penyidik Polsek Kandis atas dugaan penyalahgunaan jabatan dengan kesalahan penetapan dan penahan terhadap tersangka. Kuasa Hukum menilai, ada dugaan tersangka dikriminalisasi sebab, kasus ini sengaja dipaksakan karena dilatarbelakangi persaingan usaha dan diduga kuat melibatkan oknum polisi berinisial, RS dan oknum pengusaha.

"Terdapat kekeliruan atau kesalahan dalam penetapan Pasal yang disangkakan terhadap klien kami, JFS dalam perkaran tindak pidana pencabulan terhadap anak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 473 huruf (b) KUHPidana UU Nomor 1 tahun 2023, yang dituduhkan kepada klien kami tidak memenuhi unsur pidana sebagaimana yang disangkakan dalam pasal tersebut. Sebab korban,  Husi merupakan seorang wanita dewasa dan bekerja lama sebagai pengasuh anak sekaligus asisten rumah tangga (ART) sudah berusia 19 sampai 20 tahun. Sesuai dengan KUHP yang sejalan dengan yurisprudensi Mahkamah Agung (MA) seorang dianggap dewasa dan cakap bertindak hukum apabila telah mencapai 18 tahun atau pernah kawin,"jelas Sorta Hernawati saat memberikan keterangan pada wartawan, Kamis (19/3) di Medan. 

Lebih jauh, pernyataan korban sudah berusia  19 sampai 20 tahun dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tersangka, JFS dalam poin 13 yang berbunyi "Dapat saya jelaskan saya tidak mengetahui pasti terkait umur saudari Husi, tetap berdasarkan informasi dari istri saya bahwa  umur saudari Husi tersebut lebih kurang 19 sampai 20 tahun,"jelasnya. 

Dikatakan Sorta, perbuatan yang disangkakan penyidik Polsek Kandis terhadap klien kami adalah perbuatan yang sama sekali tidak pernah dilakukan oleh klien  kami. Namun penyidik Polsek Kandis terlalu prematur untuk memaksakan perkara ini untuk diproses, menangkap dan langsung menahan klien kami ke rumah tahanan Polsek Kandis, tanpa meninggalkan surat perintah penangkapan dan surat perintah penahanan. 

Penyidik dalam menetapkan tersangka dan melakukan penahanan, sambung Sorta, terkesan sangat prematur/tergesa-gesa tanpa ada mengumpulkan dua alat bukti yang sah dalam penetapan tersangka, dengan hanya mendengarkan keterangan saksi korban. 

"Perbuatan yang disangkakan terhadap klien saya adalah perbuatan yang sama sekali tidak dilakukan klien  saya. Karena bukti berupa visum yang dikatakan dalam BAP tersangka yang menyatakan saksi korban sudah memasukkan alat kelamin tersangka ke dalam kemaluan korban sama sekali tidak benar. Sesuai dengan keterangan klien saya dalam BAP di Polsek Kandis, karena kejadian yang dilaporkan sekitar bulan Januari 2026, namun korban baru melaporkan peristiwa itu pada 11 Maret 2026,"terang Sorta. 

Klien kami, kata Sorta, juga sudah dicemarkan nama baiknya seperti yang disiarkan di beberapa media online yang menuding klien kami sering memaksa korban untuk melakukan hubungan layaknya suami-istri. Padahal, menurut klien kami selama di rumah klien kami sangat jarang bertemu dengan korban karena kegiatan klien kami sehari-harinya yang berdagang ikan di  Jalan Pekanbaru-Kandis Km 79 tepatnya di Pasar Baru. Dimana klien kami setiap harinya berangkat dari rumah pukul 03.30 WIB  hingga kembali lagi ke rumah pada pukul 20.00 WIB malam. Keterangan ini juga dituangkan dalam BAP pada poin ke-9. 

Dalam BAP tersangka, ungkap Sorta, klien kami juga menerangkan bahwa selama bekerja di rumah tersangka, korban memiliki sifat yang tidak sopan, yang diterangkan dalam poin 7. Selain tidak sopan, selama bekerja korban juga sering bersikap sembarangan dan sering lalai saat menjaga anak klien kami yang pernah tersiram air panas karena kelalaian korban. Keterangan ini juga dituangkan tersangka dalam BAP point ke-8. 

Atas uraian tersebut, Kuasa Hukum menilai bahwa penyidik yang menangani kasus yang teregister dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/26/III/2026 SPKT/Polsek Kandis/ Polres Siak/ Polda Riau tanggal 11 Maret 2026 tidak profesional dan diduga melakukan penyalahgunaan jabatan dengan kesalahan penetapan dan penahan terhadap tersangka. "Untuk itu, kami minta Bag Wassidik Polda Riau segera mengevaluasi kinerja penyidik dan Kanit Reskrim Polsek Kandis yang menangani kasus ini  tidak profesional. Ini jelas mencoreng institusi kepolisian yang harusnya menjadi Polri yang Presisi dan Humanis sesuai jargon yang diusung Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo,"pungkasnya. 

Sementara, istri tersangka, Rita Melani Br Silalahi menambahkan, selama bekerja di rumah mereka, korban, Husi sering keluar rumah dan pulang larut malam sekitar Pukul 24.00 WIB sampai pukul 01.00 WIB. Untuk itu, Rita mohon kepada Kapolda Riau, Irjen Pol Herry  Heryawan agar memberi keadilan untuk suaminya yang sama sekali tidak pernah melakukan perbuatan cabul seperti yang dituduhkan selama ini. Dia berharap Kapolda Riau, masih punya hari nurani dan melihat kasus ini dengan objektif. Begitu juga dengan Wassidik agar melakukan gelar perkara yang objektif dan profesional (tim)

Jumat, Maret 20, 2026

Setelah Ramadan Ukhuwah Islamiyah Harus Ditingkatkan

Suasana safari Ramadhan (foto istimewa) 
MEDAN-FAKTAPAGI.COM.Salah satu hikmah yang bisa dipetik dari bulan suci Ramadan adalah mengerjakan salat tarawih berjamaah. Ukhuwah islamiyah terjadi saat kita salat tarawih berjamaah. "Mestinya di luar salat berjamaah ukhuwah islamiyah juga terjadi. Jadi bulan suci Ramadan selama sebulan ini harus berbekas sebagai bekal menjalani 11 bulan lainnya baik itu ibadahnya, akhlaknya, ukhuwah islamiyah dan ukhuwah watoniyah juga harus lebih ditingkatkan,"demikian disampaikan KH Ustaz Khumaidi Al Jabali, S.Pdi saat mengisi Safari Ramadan 1447 Hijriah bertema "Ramadan Mempererat Ukhuwah Islamiyah,  Memperkokoh Persatuan Bangsa," di Masjid Taqwa, Polonia, Medan, Rabu (18/03/2026) kemarin.

Lebih jauh, di penghujung bulan suci Ramadan, kata Ustaz Khumaidi, kita harus pandai-pandai mengambil hikmah Ramadan. Sebab, orang yang sukses dalam menjalani Ramadan, adalah orang yang bisa merubah diri. "Karena Ramadan ini ibarat training. Orang yang sukses mengikuti Ramadan ini mestinya berubah minimal tambah ilmu, tambah iman, tambah ibadah dan akhlaknya,"sebutnya. 

Kalau ternyata setelah Ramadan tidak ada bekasnya, bisa selama mengikuti Ramadan  ini tidak sempurna. Beberapa hikmah yang bisa dipetik dari Ramadan diantaranya, puasa, salat tarawih berjamaah dan zakat fitrah. Dengan berpuasa, kata Ustaz Khumaidi, kita akan mengetahui bagaimana di luar sana orang yang mengalami kelaparan. 

Kalau kita sudah tahu bagaimana rasanya orang yang kelaparan diharapkan akan menumbuhkan sikap empati dan kepedulian pada orang yang membutuhkan dan kelaparan. "Hikmah lainnya dari berpuasa ialah melatih kejujuran dan kesabaran. Mestinya setelah bulan Ramadan berlalu dan kita tidak berpuasa lagi kejujuran dan kesabaran ini tetap terbawa,"ungkapnya. 

Sementara Ketua BKM Masjid Taqwa Polonia, Medan, Munawar menambahkan, Safari Ramadan yang mengangkat tema ukhuwah islamiyah sangat relevan dengan kondisi bangsa yang multikultural dan heterogen menjadi pengingat bagi kita semua. Kita butuh perekat yang menyatukan keragaman umat di Indonesia salah satu tindak kongkritnya Safari Ramadan kita pada malam ini. 

Sekadar informasi, rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijiriah ini sebelumnya juga sudah terlaksana dengan baik di Masjid Fail Khoir, Kampung Lalang, Jalan Gunung Krakatau 1, Kelurahan Rantau Laban, Kecamatan Rambutan Kota Tebing Tinggi (tim).

Sambut Idul Fitri, DPW A-PPI Sumut Gelar Acara Buka Puasa Bersama dan Bagikan Parcel Untuk Anggota

 

Berfoto bersama usai acara buka puasa bersama DPW A-PPI provinsi Sumut, Kamis (19/03/2026) di restoran Ayam Penyet.
MEDAN-FAKTAPAGI.COM. Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026. Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Pewarta Pers Indonesia (DPW A-PPI) Sumatera Utara menggelar kegiatan buka puasa bersama. Acara buka puasa bersama itu dihadiri oleh seluruh anggota, pengurus DPD dari berbagai daerah, serta Dewan Penasehat organisasi, Kamis (19/03/2026) Di Ayam Penyet Cabe Hijau, Jalan Sunggal No. 270, Medan Sunggal.

Acara buka puasa bersama bertambah santai dan nyaman di Restoran yang memiliki suasana pedesaan asri dan dekorasi vintage sebagai tempat yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi antar insan pers Sumut.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPW A-PPI Sumut, Hardep S.H, mengumumkan adanya perubahan struktur kepengurusan pada posisi Sekretaris. Jabatan yang sebelumnya diemban oleh Iren Sinaga, kini resmi dipercayakan kepada Leo Wijaya SE. Perubahan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi baru dalam pengembangan organisasi yang merupakan wadah insan pers bermartabat dan intelektual tersebut.

Dalam sambutannya, Hardep SH menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini bertujuan untuk semakin mempererat solidaritas dan kekompakan seluruh anggota A-PPI Sumut. "Momentum ini kita jadikan untuk memperkuat kebersamaan. Apalagi dalam waktu dekat, A-PPI Sumut juga akan melaksanakan agenda pelantikan kepengurusan," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan rencana kegiatan penting A-PPI Sumut pada semester kedua tahun ini, antara lain:

1. Pelatihan peningkatan kompetensi jurnalistik digital yang akan digelar pada bulan Mei 2026, bekerja sama dengan Lembaga Pendidikan Jurnalistik (LPJ) Medan.

2. Forum diskusi nasional bertema "Peran Pers dalam Membangun Literasi Digital Masyarakat" yang akan diadakan pada bulan Juli 2026 .

"Kita berkomitmen tidak hanya fokus pada perkembangan profesi jurnalistik, tetapi juga berkontribusi aktif dalam kemajuan masyarakat Sumatera Utara," tambah Hardep SH.

Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh pengurus dan anggota yang hadir, menjadi simbol kebersamaan dan soliditas organisasi yang berperan penting dalam menjaga profesionalisme dan etika jurnalistik di Sumatera Utara. 

Asosiasi Pewarta Pers Indonesia (A-PPI) adalah organisasi profesi nasional yang mewadahi pewarta dari berbagai media di seluruh Indonesia, dengan fokus pada peningkatan kompetensi, perlindungan advokasi, serta penguatan etika dan intelektualitas pers.

Turut hadir dalam acara tersebut Pembina DPW A--PPI Sumut Tengku Asri, Octo GM Simangunsong,S.H dan Penasehat DPW A-PPI Sumut Henry Pakpahan SH, serta para Ketua DPD A-PPI dari berbagai daerah seperti Deli Serdang, Tebing Tinggi, dan Kota Medan. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga diisi dengan pembagian parsel Lebaran kepada anggota sebagai bentuk kepedulian organisasi terhadap kesejahteraan anggotanya (rzy).

Iklan dewan

Iklan dewan

Lifestyle

Kuliner

Kesehatan