Faktapagi.com

Berita

Kalbar

Politik

Senin, Maret 30, 2026

Tudingan Tak Berdasar, Program PSR Dan IP3K Tidak Ada Kaitan

Bupati Sekadau Aron,SH  berserta unsur Forkopimda kabupaten Sekadau saat melakukan panen perdana Kebun milik kelompok tani yang menerima bibit sawit tahun anggaran 2022 (Foto dok).
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Tudingan tak berdasar yang di muat oleh media online terkait proyek pengadaan bibit kelapa sawit di Kabupaten Sekadau, sebagai implementasi dari program unggulan Pemerintah Daerah kabupaten Sekadau yakni (Infrastruktur Pertanian, Perkebunan dan Peternak untuk Kesejahteraan Masyarakat (IP3K) dikaitkan dengan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Padahal kedua program ini sudah sangat berbeda, karena IP3K adalah Program yang dicanangkan oleh Bupati dan wakil Bupati terpilih, sedangkan PSR adalah program perusahaan yang ditangani oleh Koperasi yang dibina oleh perusahaan. 

Program PSR sudah dicanangkan sejak tahun 1994 ketika kebun Plasma milik petani ditanam. Sesuai umur tanaman, bahwa sekitar 24 tahun setelah ditanam,maka kebun Plasma harus di diremajakan kembali. Sedangkan program IP3K baru mulai sekitar tahun 2022.

Artinya, tudingan tumpang tindih oleh pemberitaan media tersebut tidak berdasar, alias asal-asalan.

Bukan hanya itu, pembiayaan dari program IP3K berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sedangkan Program PSR dikelola oleh Badan Pengelolaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit.

Menanggapi tudingan tersebut Ifan Nurfatria kepala bidang perkebunan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, Peternakan dan Perikanan (DKPPP) kabupaten menjelaskan,bahwa sejatinya kedua program tersebut memiliki Sumber Anggaran dan Pengelola kegiatan yang berbeda, sedangkan kegiatan pengadaan benih Kelapa Sawit Kabupaten Sekadau dananya bersumber sumber anggaran APBD Kabupaten Sekadau Tahun anggaran 2022 yang dikelola oleh DKPPP Kabupaten Sekadau. 

Kemudian lanjut Ifan, sedangkan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) bersumber dari Badan Pengelola Dana Kelapa Sawit (BPDPKS) anggaran dikucurkan langsung dan dikelola oleh Lembaga Pekebun atau Koperasi yang mendapatkan Rekomendasi Teknis (Rekomtek)."Tidak dikelola oleh Dinas Kabupaten," ujarnya.

Sedangkan untuk para penerima Bantuan kedua program tersebut sangat berbeda, karena para penerima bantuan benih dari kegiatan yang didanai oleh APBD, adalah kelompok masyarakat yang bergabung pada Kelompok Tani yang legalitasnya ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati. "15 kelompok tani sebagai penerima bantuan bibit Sawit dari dana APBD ditetapkan melalui SK Bupati," terang Ifan.

Kemudian lanjut dia, pelaksanaan Program PSR di Kabupaten Sekadau adalah lembaga Koperasi yang sudah mendapat Rekomendasi Teknis dari BPDPKS. Selama  ini pelaksana program PSR adalah Koperasi Plasma hal ini seperti yang dilakukan oleh PT. MPE dan PT. KSP, sedangkan pada tahun 2022, di Kabupaten Sekadau tidak mendapatkan Rekomendasi Teknis Program PSR.

Sebagai bentuk penjelasan secara hukum apakah program tersebut benar-benar tidak menyimpang dari ketentuan, sudah ada 15 orang saksi ketua kelompok tani penerima bantuan yang diperiksa oleh Kejaksaan Tinggi Kalbar, terkait bantuan benih tahun 2022.  Dari hasil pemeriksaan secara keseluruhan mereka sudah menyampaikan bahwa, bantuan yang diterima oleh kelompok tani dan anggota sesuai dengan apa yang di laporkan, mereka semua mengaku menerima dengan kondisi baik, berlabel dan tersertifikasi.

"Bahkan saat ini benih yang dibagikan kepada kelompok tani tahun 2022 sebagian besar sudah mulai berproduksi," ungkapnya.(tar)

Warga Protes Listrik Sudah Nyala, Tiang Masih Belum Layak

Kondisi tiang listrik di wilayah desa Seberang Kapuas foto istimewa.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Warga Seberang Kapuas Desa Seberang Kapuas mengaku kecewa dengan pelayanan Perusahaan Listrik Negara (PLN) pasalnya tiang listrik masih belum layak pakai, padahal demi keselamatan warga tiang listrik ketika arus sudah masuk mestinya mengunakan tiang yang representatif.

"Sudah lama kami sampaikan ke pihak PLN, namun jawabannya selalu tunggu dan tunggu," kata Heronsius salah seorang warga Seberang Kapuas kepada media ini, Minggu (29/03/2026)  melalui pesan WhatsApp.

Padahal kata dia, di wilayah itu ada sarana pendidikan, seperti SDN 27 dan SMA Negri 02 serta sarana ibadah seperti Gereja. Tetapi kenapa tiang listrik masih pakai kayu. Jika kita merujuk pada wilayah, Desa Seberang Kapuas termasuk wilayah perkotaan,karena desa tersebut hanya berbatas Sungai Kapuas dari Kota Sekadau, kecuali jika kondisi wilayah pedalaman yang infrastruktur belum memadai, kemungkinan masih bisa menggunakan kayu sebagai tiang untuk tali arus listrik yang alirkan ke rumah-rumah.

Jika mengacu kata dia lagi, pada aturan Pasal 7 Undang-Undang nomor 30 tahun 2009 tentang ketenaga listrikan. "Bahwa tempat kami jauh dikatakan layak dan tidak safety sama sekali," ujarnya.

Ada beberapa hal yang harus di pahami saat menggunakan kayu sebagai tiang listrik pertama Keamanan Terancam: Tiang kayu sangat rawan lapuk, patah, atau roboh. Hal ini berbahaya karena dapat menimpa warga atau kendaraan, serta menyebabkan kabel listrik yang bertegangan menyentuh tanah.

Jika menggunakan kayu kualitas aliran: jaringan dengan tiang kayu sering kali menyebabkan voltase listrik rendah (listrik "ngedrop") dan aliran tidak stabil.

Biasanya, penggunaan tiang kayu dianggap sebagai solusi sementara sebelum PLN memasang tiang beton atau besi permanen.

"Untuk itu kami minta agar pihak PLN bisa segera menindaklanjuti keluhan warga ini, karena sebelum ada korban sebaiknya sebaiknya segera ditangani,"pintanya.

Ketika awak media ını melakukan konfirmasi ke pihak PLN Ranting Sekadau terkait hal ini belum ada jawaban (tar).


Rapatkan Barisan, APPI Sumut Gelar Halal Bihalal.

 

Suasana Halal Bihalal APPI Sumut, Sabtu (28/03/2026) pekan lalu.
TEBING SETINGGI -FAKTAPAGI.COM. Suasana kehangatan dan kekompakan yang khas pada momen lebaran memenuhi setiap sudut Pondok Gunung Jati, di Jalan Tengku Hasyim Gang Pekong No. 88 Tebing Tinggi, saat Dewan Pimpinan Daerah (DPW) Assosiasi Pewarta Pers Indonesia (APPI) Sumatera Utara menggelar acara halal bihalal tahunan bersama seluruh pengurus tingkat DPW dan Dewan Pimpinan Cabang (DPD) dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara pada, Sabtu (28/03/2026) pekan lalu.

Acara yang diadakan setelah bulan suci Ramadhan ini dihadiri langsung oleh Ketua DPW APPI Sumut Bapak Hardep (Raju), Sekretaris DPW APPI Sumut Bapak Leo Wijaya ,SE , dan Bendahara DPW APPI Sumut Ibu Trisna Haryati , beserta seluruh anggota pengurus DPW. 

Suatu kehormatan juga dirasa kan oleh A--PPI Sumut dengan hadirnya Pembina APPI Sumut Tengku Asri Syahputra dan Henry Pakpahan, S.H., serta rombongan dari DPD APPI dari Kabupaten  / Kota yang datang dengan antusias ikut memeriahkan acara silaturrahmi halal bihalal tahunan yang ke dua . 

Tak kalah apiknya pihak tuan rumah turut menyuguhkan sajian makan minum berkualitas tinggi, mulai dari hidangan khas Sumut hingga aneka makanan lebaran yang menyegarkan, yang semakin mempererat rasa kebersamaan dan kekeluargaan di antara peserta .

Di sela sela kesempatan Ketua A-PPI Sumut Hardep ( Raju ) menyampaikan dalam sambutannya " Alhamdulillah, dalam dua tahun penuh perjalanan kepemimpinan kami bersama seluruh pengurus dari tingkat DPW hingga DPD, APPI Sumut tetap berdiri kokoh, kompak, dan solid. Perjalanan ini tidaklah mudah, namun dengan dukungan yang tak henti-hentinya, kita berhasil melewati berbagai tantangan.

Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ketua Umum APPI Pusat Bapak Ade Julhaidir, dan Sekretaris Jenderal APPI Pusat Bapak Agus Dwi Dharmadji, S.H., serta seluruh jajaran pengurus pusat yang selalu memberikan bimbingan dan dukungan. Juga kepada seluruh pengurus DPW dan DPD APPI Sumut yang telah memberikan dedikasi penuh, waktu, dan tenaga untuk kemajuan organisasi ini.

Sebagaimana pesan yang sangat memotivasi untuk diri saya dari Sekjen APPI Pusat yang selalu saya ingat: ' jika sebutir mutiara jatuh kedalam lumpur maka mutiara itu tidak akan hilang nilainya, tetapi sebaliknya , jika itu hanya sebuah batu biasa yang di poles dengan emas sekalipun,maka nilainya tidak akan pernah berubah. Satu lagi,jika seandainya ada batu krikil dijalanan yang berusaha menganggu dan merusak perjalanan kita, jangan pernah dihiraukan, batu dan penghalang pasti akan hilang seiring waktu jika kita tetap bijaksana sebagai seorang pemimpin.' 

Pesan ini menjadi pijakan kita untuk terus maju. Kedepannya, kami berkomitmen untuk memperkuat kapasitas anggota melalui pelatihan dan pendidikan, memperjuangkan hak dan kesejahteraan wartawan,serta menjadikan APPI Sumut sebagai organisasi yang lebih progresif dan bermanfaat bagi dunia pers dan masyarakat dalam memperoleh keadilan di daerah ini.

Pada kesempatan yang sama Pembina A-PPI Sumut Tengku Asri Syahputra juga turut menyampaikan pada momen kebersamaan yang penuh berkah ini, saya merasa sangat bangga melihat bagaimana APPI Sumut tumbuh dengan rasa kekeluargaan yang begitu kuat. Setiap anggota, dari yang sudah berpengalaman hingga yang baru bergabung, seperti saudara yang saling mendukung satu sama lain. Kehangatan yang kita rasakan hari ini bukan hanya karena suasana acara, tetapi karena kita benar-benar menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan dalam keberagaman.

Sebagai pembina, dirinya melihat bahwa APPI Sumut memiliki potensi besar untuk berkembang. Mari kita lanjutkan semangat kekompakan ini untuk memajukan profesi wartawan, menjaga integritas pers, serta menjadi mitra yang handal bagi pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah. Kita harus terus berinovasi agar organisasi ini tetap relevan dan mampu menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks."

Masih di tempat yang sama, penasehat A-PPI Sumut Henry Pakpahan,S.H turut memberikan semangat dan motivasi kepada seluruh tamu undangan yang hadir. Selamat menyambut hari raya yang penuh berkah. Momen halal bihalal seperti ini adalah waktu yang sangat berharga untuk menyegarkan hubungan, saling memaafkan, dan memperkuat tali silaturahmi yang telah terjalin lama. 

"Saya dengan bangga menyaksikan betapa besar kontribusi setiap pengurus dan anggota dalam menjaga kekompakan organisasi ini," ucapnya.

Keberhasilan APPI Sumut selama dua tahun terakhir adalah bukti nyata bahwa kerja sama yang solid, didasari rasa hormat dan saling menghargai, akan membawa kita pada prestasi yang lebih baik.

Sebagai seorang yang telah lama berkecimpung dalam dunia hukum dan pers, ia ingin mengingatkan bahwa kita memiliki peran penting dalam menjaga demokrasi dan kebenaran informasi di masyarakat.

Mari kita terus berkomitmen untuk memajukan APPI Sumut menjadi organisasi yang profesional, transparan, dan memiliki integritas tinggi. Kita akan terus mendukung upaya untuk memperjuangkan hak-hak wartawan, meningkatkan kualitas jurnalistik, serta membangun kerja sama yang sinergis dengan berbagai pihak untuk kemajuan Sumatera Utara dan bangsa Indonesia.

Acara berlangsung hingga larut malam dengan penuh keceriaan , hampir seluruh tamu undangan memberikan lantunan suara emasnya di iringi makan bersama dan doa bersama untuk kemajuan APPI Sumut, dunia pers Indonesia, serta keutuhan negara Kesatuan Republik Indonesia (rzk).

Minggu, Maret 29, 2026

Imigrasi Entikong Tegaskan,Integritas Layanan dan Perketat Pengawasan

Foto istimewa.
ENGTIKONG-FAKTAPAGI.COM.Kantor Imigrasi Kelas II TPI Entikong menyampaikan apresiasi terhadap besarnya perhatian masyarakat dan rekan-rekan media terhadap integritas pelayanan publik di kawasan perbatasan. Menanggapi informasi yang berkembang diruang publik terkait dugaan penyimpangan layanan keimigrasian di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, kami memandang hal ini sebagai bentuk kontrol sosial yang berharga demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin bersih.

Kepala Kantor Imigrasi Entikong, Fitra Izharry, menegaskan penerapan prinsip Zero Tolerance (Nol Toleransi) terhadap segala bentuk praktik pungutan liar (pungli) maupun penyalahgunaan wewenang di lingkungan kerja.

"Kami mendengar dan mencermati setiap masukan yang ada. Imigrasi Entikong berkomitmen penuh untuk menyelenggarakan pelayanan yang berlandaskan aturan hukum dan transparansi. Apabila dalam proses pendalaman ditemukan adanya oknum yang terbukti melanggar kode etik dan standar pelayanan, kami pastikan akan mengambil tindakan tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," tegasnya beberapa waktu lalu.

Sebagai bentuk akuntabilitas publik dan langkah proaktif, Imigrasi Entikong saat ini tengah menjalankan langkah-langkah penertiban strategis : Investigasi dan Audit Terpadu: Bekerja sama secara langsung dengan Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk melakukan audit internal yang independen dan menyeluruh terhadap seluruh rantai prosedur pelayanan.

Optimalisasi Sistem Pengawasan: Memperketat monitoring berbasis digital secara real-time (termasuk CCTV pada titik krusial) dan memperkuat Pengawasan Melekat (Waskat) oleh jajaran pimpinan pada titik layanan strategis.

Evaluasi Tata Kelola Layanan: Melakukan tinjauan ulang dan penguatan Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk menutup segala celah potensi maladministrasi.

Di samping penegakan disiplin internal, Imigrasi Entikong terus menggalakkan program edukasi dan pendampingan kepada masyarakat luas, khususnya bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI). Kami secara aktif mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan jalur dan prosedur resmi.

Penggunaan perantara ilegal tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga sangat membahayakan keselamatan dan jaminan perlindungan warga negara saat berada di luar negeri.

Kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi masyarakat yang memiliki informasi, kendala, atau bukti terkait penyimpangan layanan untuk melapor melalui kanal pengaduan resmi kami di Nomor WA Center: 08989367887/Email Pengaduan:kanim_entikong@imgrasi.go.id. 

Kami menjamin kerahasiaan identitas setiap pelapor. Sebagai beranda terdepan Indonesia di wilayah Kalimantan Barat, PLBN Entikong memiliki peran krusial tidak hanya dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga sebagai etalase pelayanan publik nasional. Kepercayaan masyarakat adalah amanah utama yang akan terus kami jaga melalui kerja nyata yang profesional, ramah, dan berintegritas (Tino).

Polrestabes Objektif Tangani Kasus Dugaan KDRT Dan Penyanderaan

Terduga pelaku foto istimewa.
MEDAN-FAKTAPAGI.COM.Polrestabes Medan menerima laporan dugaan tindak pidana penyanderaan, penganiayaan, serta kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga yang diduga dilakukan oleh Dhayalen alias Roberto. Laporan ini mengacu pada Pasal 451 dan/atau Pasal 466 ayat (2) UU RI No. 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana dan Pasal 44 Ayat (1) UU No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga.

Perkara tersebut juga teregister dalam LP/B/1117/III/2026/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA tanggal 18 Maret 2026  oleh Samla Dewi, ibu korban, yang berdomisili di Jalan Bunga Cempaka IX No. 57, Kelurahan Padang Bulan Selayang II, Kecamatan Medan Selayang. Korban adalah Putri Saras Wati Dewi, anak pelapor, yang tinggal di alamat yang sama. 

Terlapor Dhayalen alias Roberto merupakan wiraswasta dengan dua alamat, yakni di kawasan Jelambar Baru, Jakarta Barat, serta di Jalan Teuku Umar No. 9, Kelurahan Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia.

Kejadian bermula saat korban memutuskan meninggalkan rumah terlapor karena mengaku sering dipukuli. Pada 15 Maret 2026, korban mendatangi Café Roberto di Jalan Teuku Umar untuk mengambil barang-barangnya, namun tidak diizinkan keluar oleh terlapor. 

Saksi termasuk Sandiren alias Boby menyatakan bahwa korban ditahan di dalam lokasi tersebut. Korban ditemukan dalam kondisi memar, diperkuat hasil visum dan foto luka. Ada pula video saat korban dibawa keluar dari sebuah kamar bersama terlapor dan anak mereka.

Rekaman pesan WhatsApp menunjukkan korban meminta tolong karena mengalami penganiayaan. Korban juga memiliki bekas ikatan kabel tie di tangan yang menurut pengakuannya dipasang oleh terlapor. 

Upaya penjemputan korban sempat dihalangi saksi bernama Wasen, keluarga terlapor, meski korban sedang dalam kondisi luka dan tidak dibawa berobat. Unsur penyanderaan ini berpotensi menjerat pelaku dengan ancaman pidana hingga 12 tahun penjara.

Unsur penganiayaan semakin kuat dengan hasil visum, foto-foto luka, serta keterangan 13 saksi di lokasi kejadian. Kedua mata korban mengalami memar, disertai dugaan pemukulan di bagian tangan, dada, dan leher, termasuk tindakan mencekik. Unsur ini memiliki ancaman pidana hingga 5 tahun penjara.

Dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) juga diperkuat hubungan korban dan terlapor yang dinyatakan sah secara agama oleh pendeta Sanden serta ketua Vihara Budhayana Adi Darma Santri, Siwaji, ditambah keterangan kepling yang menyebut keduanya adalah pasangan suami istri. Luka memar, visum, dan kesaksian saksi telah memenuhi ketentuan pembuktian sesuai Pasal 55 UU KDRT.

Ketua Limpol, seorang influencer yang dikenal aktif dalam isu sosial, turut memberikan perhatian terhadap kasus ini. Ia menegaskan bahwa pihaknya mendukung proses hukum berjalan secara profesional. “Yang bersalah harus dihukum sesuai hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia,” ujarnya.

Kasi Humas Polrestabes Medan, AKP Nover Parlindungan Gultom, membenarkan adanya laporan tersebut dan menambahkan bahwa Polrestabes Medan berkomitmen menangani setiap laporan masyarakat secara objektif, transparan, dan sesuai prosedur. “Kami memastikan setiap laporan yang masuk diproses dengan serius. Masyarakat jangan ragu melapor, karena setiap pengaduan akan kami tindaklanjuti dengan profesional,” ungkapnya.

Kasus ini kini ditangani Polrestabes Medan dan terus berlanjut dalam proses hukum lebih lanjut (rzk).

Sabtu, Maret 28, 2026

Agenda Masuk Tahun Ajaran Baru, Santri PPMINI Meriahkan Dengan Turnamen Futsal

 

Berfoto bersama pada acara pembukaan turnamen futsal ponpes PPMINI, Jumat (27/03/2026) di Padang Pariaman.
PADANG PARIAMAN-FAKTAPAGI.COM.Sebelum.memasuki ajaran baru tahun 2026. Santri Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Nurul Ikhlas (PPMINI) menggelar turnamen futsal acara tersebut dilakukan sebagai tanda akan dimulainya tahun ajaran baru. Kegiatan futsal tersebut dilaksanakan pada, Jumat (27/03/2026) malam di Lapangan Futsal 3R, Korong Lubuak Aro, Nagari Tandikat, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.

Turnamen futsal ini diikuti oleh seluruh santri PPMINI dan guru tuo lingkungan PPMINI. Turnamen futsal sebelum memulai tahun ajaran baru adalah agenda tahunan pondok pesantren, sebagai wadah silaturahmi sekaligus pembinaan karakter santri melalui olahraga.

Ketua Panitia Turnamen, Ikramul Fikri, mengatakan, bahwa seluruh santri diwajibkan mengikuti kegiatan ini dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas dan akhlak selama pertandingan berlangsung.

“Kepada seluruh santri, saya selalu berpesan untuk menjaga sportivitas dan akhlak selama pertandingan. Harapannya, turnamen ini menjadi ajang yang positif dan mendidik bagi seluruh santri,” ujar Ikramul saat dihubungi rekan media.

Sementara itu, Pimpinan PPMINI, Tk. Abdul Jamil Al Rasyid S. Hum, menyampaikan, apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen futsal tersebut, baik secara moril maupun materil.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung, baik dari segi donatur melalui infak dan sedekah, maupun bantuan perlengkapan turnamen. 

Tanpa dukungan semua pihak, turnamen futsal yang sudah menjadi agenda rutin setiap tahun ini tidak akan terlaksana,” ungkap Jamil.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari cita-cita almarhum Abuya H. Sulkani TK Sutan, pendiri PPMINI, yang semasa hidupnya rutin menggelar turnamen futsal setidaknya dua kali dalam setahun.

“Biasanya almarhum ayah, H. Sulkani TK Sutan, melaksanakan turnamen futsal dua kali dalam setahun. Alhamdulillah, harapan tersebut kini dapat terwujud dan terus kami lanjutkan,” tuturnya.

Turnamen futsal PPMINI awal tahun ini diikuti oleh 10 tim, masing-masing beranggotakan enam pemain. Seluruh rangkaian kegiatan diorganisir oleh panitia yang terdiri dari santri PPMINI. Selain pertandingan utama, panitia juga menggelar laga khusus bagi anak-anak untuk menambah kemeriahan acara.

Para donatur dan alumni PPMINI turut berpartisipasi aktif dalam mendukung kegiatan ini, baik dengan hadir langsung di lokasi maupun melalui dukungan moral dan kontribusi lainnya.

Melalui turnamen futsal ini, PPMINI berharap dapat menciptakan suasana kebersamaan yang lebih semarak serta menanamkan nilai-nilai sportivitas, solidaritas, dan ukhuwah Islamiyah antara santri, guru tuo dan alumni. Turnamen futsal tersebut kini telah menjadi salah satu rangkaian kegiatan tahunan PPMINI yang terus dilestarikan sejak masa kepemimpinan almarhum Abuya H. Sulkani TK Sutan hingga saat ini (Rasyid).

Hadiri Pelantikan DPC Mangkok Merah, Bupati Minta Ormas Bersinergi Dengan Pemerintah

 

Berfoto bersama usai acara pelantikan Ormas Mangkok Merah DPC kabupaten Sekadau, Sabtu (28/03/2026) di gedung Kateketik.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Bupati Sekadau Aron, SH menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Mangkat Merah kabupaten Sekadau periode 2026-2030. Acara pelantikan tersebut sebagai tanda bahwa pengurus DPC Organisasi Masyarakat (Ormas) telah sah bahwa pengurus sudah ada di kabupaten Sekadau, Sabtu (28/03/2026) di Gedung Kateketik Sekadau jalan merdeka Selatan Sekadau Hilir.

Dalam sambutannya Bupati mengatakan, bahwa baik Pemerintah maupun Ormas kita memiliki tanggung jawab yang sama untuk membangun kabupaten Sekadau. "Hadirnya ormas kiranya bisa membantu meringankan dan bisa bekerjasama dengan pemerintah, jika kita kompak maka apapun masalah yang kita hadapi bisa di selesaikan dengan baik.

Tidak dapat dipungkiri, bahwa lambang Mangkok Merah lambangnya merupakan alat pemersatu bagi suku Dayak, apabila ada kabar tentang Mangkok Merah berjalan maka apapun agamanya apapun jenis sukunya kalau Dayak berarti harus tunduk dengan alat pemersatu tersebut.

Menurut dia,kita harus kompak untuk mempertahankan budaya kita, karena budaya merupakan titipan nenek moyang kita dulu yang harus kita lestarikan secara berkesinambungan.

Menurut dia, adat istiadat dan hukum adat yang telah dijalankan oleh nenek moyang kita merupakan hukum pertama yang pernh dijalankan sebelum ada hukum tertulis. Bahkan sebelum kemerdekaan hukum adat sudah diberlakukan ketika ada masalah.

Pada kesempatan itu ia juga berpesan kepada masyarakat Dayak secara khusus, agar tidak meninggalkan bangku sekolah atau putus sekolah, karena tanpa pendidikan yang baik kita tidak mungkin bisa bersaing dengan orang-orang diluar. Karena lanjut dia, zaman sudah berubah, kita harus melek teknologi karena sudah menjadi kebutuhan dasar.

"Untuk itu saya berpesan kepada masyarakat Dayak jangan sampai putus sekolah. Sebagai putra daerah kita harus cerdas agar kita bisa bersaing dengan pihak lain," ingatnya.

Ditempat yang sama ketua umum Mangkok Merah dalam sambutan singkatnya menjelaskan, bahwa sejatinya  Mangkok Merah dulu digambarkan dengan pesan perang, karena jika Mangkok.merah sudah berjalan maka dapat dipastikan akan ada perang. "Inilah sejatinya makna dari Mangkel Merah tersebut," jelasnya.

Dikatakan dia lagi, bahwa Ormas Mangkok Merah yang ia pimpin bukan Ormas tandingan, tetapi lebih kepada kerja sosial untuk membela kepentingan suku Dayak di pulau Borneo sebutan untuk pulau Kalimantan.

"Ormas kami bukan Ormas tandingan tapi lebih kepada pembelaan kepada suku Dayak di pulau Borneo,' katanya.

Ditempat yang sama Ketua DAD kabupaten Sekadau Jefray Raja Tugam dalam sambutanya mengatakan, bahwa setelah dilantik maka Mangkok Merah ını bisa sah di kabupaten. Namun, perlu juga secara administrasi yakni pendaftaran ke Kesbangpol.

Dikatakan dia lagi, saat sudah banyak sekali Ormas yang beraliran Dayak,. misi TBBR dan Mangkok Merah juga termasuk. Artinya semakin banyak Ormas yang beraliran Dayak maka semakin banyak juga orang betul-betul perduli dengan adat istiadat dan budaya Dayak. Ia berharap semakin banyaknya Ormas yang beraliran Dayak bisa semakin menambah khasanah budaya.

Sebagai ketua DAD ia berharap agar semua Ormas Dayak bisa selalu berkolaborasi serta berkerjasama dengan Pemerintah dan pihak lain, dalam rangka membangun Kabupaten Sekadau. 

"Selamat atas dilantiknya pengurus Mangkok Merah kabupaten Sekadau semoga kedepannya dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat kabupaten," tutupnya.

Untuk diketahui bahwa, struktur pengurus inti DPC Mangkok Merah kabupaten adalah Ketua Tomas Teguh,Wakil Ketua Arman Paulinus S.M,Sekretaris  Yohanes S.Pd, Bendahara L.Titin S.KM.

Hadir ada acara tersebut, anggota DPRD kabupaten Sekadau Yosef, Bernadus Muhtar, Istri wakil Bupati pasir Penajam Kaltim, Kapolres Sekadau diwakili Kasat intelkam, perwakilan dari Dandim 1204 Sanggau Camat Sekadau Hulu Fransisco Uwardianus, Camat Sekadau Hilir Gustiar Indarto, para ketua Ormas, serta ketua paguyuban (tar).


Jumat, Maret 27, 2026

Wujudkan Pelayanan Humanis, Imigrasi Entikong Jemput Bola Lewat Inovasi “SPRI Mobile Menyadik”

Jemput bola ala kantor imigrasi Entikong terhadap warga yang sedang sakit dari dusun Balai II, Rabu (25/03/2026) kemarin.

ENTIKONG–FAKTAPAGI.COM.Kantor Imigrasi Kelas II TPI Entikong kembali membuktikan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima dan inklusif bagi masyarakat di kawasan perbatasan. Melalui program inovasi unggulan bernama “SPRI Mobile Menyadik”, petugas Imigrasi melakukan layanan jemput bola dengan mendatangi langsung kediaman pemohon paspor yang tengah mengalami kendala kesehatan, pada Rabu (25/03/2026) kemarin.

Layanan responsif ini diberikan kepada Ricky Luhuttuah Simamora, seorang warga yang berdomisili di Dusun Balai Karangan II. Diketahui, yang bersangkutan saat ini tengah terbaring sakit akibat terserang tipes yang disertai pembengkakan pada bagian kaki. Kondisi medis tersebut membuatnya sama sekali tidak memungkinkan untuk melakukan mobilitas dan datang langsung ke Kantor Imigrasi Entikong. 

Kepala Seksi Lalu Lintas dan Izin Tinggal Keimigrasian, Muhammad Reza.S.H. menyampaikan, bahwa aksi cepat tanggap ini merupakan esensi dari inovasi SPRI Mobile Menyadik. Program ini dirancang khusus untuk memfasilitasi warga di wilayah kerja Imigrasi Entikong yang berada dalam kondisi darurat medis atau sakit keras. 

"Kami menyadari sepenuhnya bahwa ada kondisi-kondisi khusus di mana pemohon benar-benar 

tidak berdaya secara fisik untuk hadir di kantor. Oleh karena itu, melalui SPRI Mobile Menyadik, petugas kami yang bergerak menuju rumah pemohon untuk melakukan proses pengambilan biometrik hingga wawancara di tempat.” 

Melalui 'SPRI Mobile Menyadik, kami memastikan bahwa keterbatasan fisik tidak lagi menjadi hambatan dalam memperoleh pelayanan publik berkualitas yang setara. 

"Lebih dari sekedar solusi darurat, langkah responsif ini diharapkan menjadi role model pelayanan di kawasan perbatasan yang mengedepankan kedekatan instansi dengan masyarakat demi terbangunnya kepercayaan publik," jelasnya (tino).

Jembatan Engkayas Sudah Rampung, Camat Rawak Apresiasi Kepedulian PT. Agro

 

Jembatan Engkayas yang sudah rampung dibangun oleh PT.Agro Andalan mengunakan dana Coporate Sosial Responsibility (CSR ) dan sudah bisa digunakan oleh masyarakat sekitar desa Sungai Sambang.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Pelaksana Tugas (Plt) Camat Sekadau Hulu Fransisco Uwardianus menyampaikan apresiasi kepada PT. Agro Andalan atas bantuan dan kepedulian terhadap kesulitan warga kecamatan Sekadau Hulu, yang mana kepedulian tersebut diimplementasikan dengan membangun jembatan penghubung Sungai Engkayas mengunakan dana Coporate Sosial Responsibility (CSR).

Ia menilai, bahwa PT Agro Andalan selama ini memang konsen terhadap bantuan infrastruktur berupa perbaikan jalan, jembatan yang ada di wilayah kerja perusahaan khususnya di Kecamatan Sekadau Hulu.

"Pembangunan jembatan Engkayas Putih ini 100 persen dibangun mengunakan dana CSR dari PT.Agro Andalan," katanya kepada media ını, Kamis (26/03/2026) melalui pesan WhatsApp.

Menurut dia, hal ini bukan saja merupakan bagian dari tanggung jawab sosial, tetapi sebagai bentuk kepedulian terhadap terhadap kebutuhan paling mendasar masyarakat, terutama sarana infrastruktur yang ada di beberapa desa. Hal ini sejalan dengan program pemerintah daerah dalam mendukung program IP3K sesuai dengan visi dan misi Pemerintah Daerah dibawah kepemimpinan Aron sebagai Bupati dan Subandrio sebagai wakil Bupati.

Dikatakan dia lagi, Kehadiran perusahaan ini setidaknya bisa memberi nilai tambah bagi masyarakat juga bagi Pemerintah Daerah.

"Semoga dengan adanya investasi dari perusahaan, diharapkan supaya perusahaan lain juga ikut membantu masyarakat yang berada di wilayah  kerja perusahaan, terutama perbaikan kualitas infrastruktur yang ada," kata Mejeng panggilan akrabnya (tar).

Kamis, Maret 26, 2026

Jembatan Engkayas Sudah Rampung, Warga Desa Sungai Sambang Ucapkan Trimakasih Kepada PT Agro Andalan

 

Setelah dibangun Jembatan Engkayas.

Sebelum dibangun foto dokumentasi.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Setelah dilakukan penancapan tiang pertama oleh Bupati Sekadau tanggal 12 Pebruari lalu jembatan Engkayas yang menghubungkan Desa Sungai Sambang dengan beberapa desa lainnya kini sudah rampung dan bisa dilewati. Rampungnya Jembatan yang dibangun oleh PT Agro Andalan mengunakan dana Coporate Sosial Responsibility (CSR) telah membuka akses transportasi warga dibeberapa desa kecamatan Sekadau Hulu.

"Atas nama warga, sebagai kepala desa Sungai Sambang saya mengucapkan terimakasih kepada Manajemen PT. Agro Andalan yang telah membuka akses transportasi warga di wilayah kami," kata Vinsensius Lican kepala desa Sungai Sambang ketika dikonfirmasi awak media ını, Kamis (26/03/2026) melalui pesan whatsapp.

Menurut dia, dengan semakin terbukanya akses transportasi warga, maka secara otomatis perekonomian warga juga semakin baik, karena setelah terbuka akses, maka arus transportasi barang dan orang pasti lancar. Warga bisa menjual hasil hutan dengan lancar, arus masuk barang kebutuhan pokok juga lancar. 

"Dengan begitu harga kebutuhan pokok bisa sedikit lebih murah. Itulah dampak paling positif jika akses sudah terbuka," kata Lican.

Karena lanjut dia, pembangunan tidak hanya oleh pemerintah tapi semua pihak harus terlibat. Termasuk pihak swasta. 

"PT Agro Andalan sudah memberikan contoh yang baik, sehingga perusahaan lain juga bisa melakukan hal yang sama,"pintanya.

Sebelumnya Bupati Sekadau Aron, SH usai melakukan penancapan tiang pertama Jembatan Engkayas pada tanggal 12 Pebruari 2026 mengucapkan terimakasih kepada PT. Agro Andalan yang telah membantu Pemerintah Daerah kabupaten Sekadau dalam membangun sarana transportasi warga.

Dengan terbangunnya jembatan Engkayas maka pihak perusahaan telah membantu kesulitan sarana transportasi warga di wilayah kerjanya.

"Karena lancarnya transportasi warga maka secara langsung dampak baik adalah pertumbuhan ekonomi semakin membaik," kata Aron (tar).



Iklan dewan

Iklan dewan

Lifestyle

Kuliner

Kesehatan