 |
| Berfoto bersama Bupati dan istri wakil dan istri dengan para juara lomba usai penobatan Bujang Dara Gawai ke 15 Kabupaten Sekadau tahun 20206, Sabtu (25/072026) Di Betang Youth Center malam. |
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Bupati kabupaten Sekadau Aron, SH resmi menutup seluruh rangkaian kegiatan Pekan Gawai Dayak (PGD) yang ke 15 kabupaten Sekadau tahun 2026. Pada acara penutupan mantan anggota DPRD provinsi Kalimantan Barat ını meminta kepada masyarakat kabupaten Sekadau agar setelah Gawai ditutup kita kembali beraktivitas dan sampai berjumpa di tahun depan, karena gawai tahun depan suku Sekujam sebagai tuan rumah, Sabtu (25/07/2026) malam di rumah Betang Youth Center jalan Panglima Naga komplek pasar baru Desa Sungai Ringin kecamatan Sekadau Hilir.
Dalam sambutannya ia mengucapkan terimakasih kepada segenap jajaran panitia serta para donatur yang telah membantu meringankan biaya kegiatan Gawai. Meskipun Pemerintah sedang melakukan efesiensi besar-besaran, namun agenda Gawai tetap bisa dilakukan, hal ini tidak terlepas dari kerja keras semua pihak, sehingga pelaksanaan Gawai bisa berjalan dengan baik.
"Terimakasih kepada seluruh jajaran panitia, masyarakat yang telah mendukung serta pihak keamanan TIN-Polri yang telah membantu menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan Gawai berlangsung," ucapnya.
Ia juga mengucapkan terimakasih kepada para peserta lomba dari berbagai paguyuban dan kontingen dari DAD kecamatan, yang sudah ambil bagian untuk meramaikan prosesi kegiatan gawai, baik dari Pawai budaya maupun pada saat perlombaan.
"Selamat juga kepada para pemenang lomba, asah terus kemampuan yang anda miliki, bagi belum beruntung teruslah berlatih,karena tahun depan akan ada lagi perlombaan yang sama," sarannya.
Ia berpesan kepada masyarakat Sekadau, setelah Gawai di tutup,artinya semua rangkaian acara Gawai nyapat tahun 2026 ditutup, selamat berpisah sampai berjumpa lagi tahun depan.
"Selamat berpisah sampai jumpa tahun 2027," ucapnya.
Sementara itu Jefray Raja Tugam ketua Dewan Adat Dayak (DAD) kabupaten Sekadau dalam sambutanya mengucapkan terimakasih kepada semua jajaran panitia Gawai, karena telah menyukseskan agenda tahunan DAD. Ia juga mengucapkan terimakasih kepada sub suku Benawas sebagai tuan rumah Gawai yang telah sukses membawakan seluruh ritual adat selama prosesi Gawai.
Selama Gawai ını kata dia, semua perlombaan juga berjalan baik, kendati ada sedikit terjadi kesalahan-kesalahan kecil, namun itu merupakan kekeliruan yang tidak perlu dibesar-besarkan. Kita tetap ambil hikmah dari setiap kekurangan untuk perbaikan tahun depan.
Karena lanjut dia, makna Gawai sesungguhnya adalah bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas limpahan hasil panen tahun ini. "Jadi inilah bentuk rasa syukur itu yang kita rayakan dengan penuh sukacita, sekaligus sebagai momentum untuk melestarikan adat dan budaya Dayak," katanya.
Mari kita benahi segala bentuk kekeliruan yang terjadi, semoga tahun depan acaranya lebih baik lagi.
"Selamat berpisah semoga tahun depan kita bertemu lagi," ucapnya.
Semoga itu ditempat yang sama ketua Panitia Bernadus Mohktar dalam laporannya menyampaikan, bahwa semua item kegiatan yang diperlombakan sudah dilaksanakan sesuai dengan baik. Namun, jika ada kesalahan kecil atas nama seluruh jajaran panitia saya minta maaf.
"Jika ada kesalahan kecil yang terjadi selama proses perlombaan,.kami seluruh jajaran panitia minta maaf," ucapnya.
Lebih lanjut ia menyampaikan, ada beberapa perlombaan budaya yang gelar selama acar Gawai adalah, pemilihan Bujang dara gawai, lomba sumpit, Pangkak Gasing, lomba fashion show kategori anak-anak dan dewasa, lomba tarian kreasi khas Dayak, lomba melukis Perisai, serta perlombaan lainnya.
Suksesnya semua tahapan Gawai dan perlombaan tidak terlepas dari dukungan dari Pemerintah Daerah kabupaten Sekadau, dukungan dari semua masyarakat Sekadau serta dukungan dari semua investor serta lembaga lainnya yang turut mendukung semua tahapan tersebut.
"Sekali lagi atas nama jajaran panitia saya mengucapkan terimakasih kedatangan Pemerintah Daerah kabupaten Sekadau, jajaran kepolisian Polres Sekadau, Dandim 1204 Sanggau, para perusahaan serta seluruh lapisan masyarakat Sekadau yang telah hadir dan beramai-ramai memeriahkan acara Gawai tahun ını," ucapnya.
"Selamat berpisah semoga kita berjumpa lagi di tahun 2027 pada acara Gawai," tutupnya.
Setelah acara seremonial dan selesai penobatan Bujang Dara Gawai acara dilanjutkan dengan ritual adat penutupan oleh Bupati serta unsur Forkompinda kabupaten Sekadau.
Hadir pada tersebut wakil Bupati Sekadau Subandrio dan istri, ketua Doa di wakili ketua Komisi II Valentinus,serta para anggota DPRD lainnya, para anggota DPRD provinsi Kalimantan Barat, ketua TP PKK kabupaten Sekadau Ny.Magdalena Susilawati Aron,SP. Kapolres Sekadau Andika Wiratama, Dandim 1204 Sanggau yang wakili oleh Danramil Sekadau Hilir, Kejaksaan Sekadau, perwakilan dari Kabupaten Sintang, Sanggau, Kayong Utara, Melawi, serta beberapa perwakilan dari kabupaten lain, tampak hadir CEO CU Keling Kumang Hilarius Gimawan, perwakilan dari CU lainnya,serta para tokoh masyarakat ketua paguyuban kepada SKPD serta para undangan lainnya (tar).