Berita Faktapagi.com hari ini

HANDI IDUL FITRI

HANDI IDUL FITRI

Berita Kedua 14 (7artikel)

BERITA KETIGA 21

Sabtu, Juni 27, 2026

Banyaknya Keluhan Masyarakat Terkait Layanan Fery Sunyat, Dewan Akan Panggil Management ASDP

Jefray Raja Tugam.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jefray Raja Tugam meminta Pemerintah untuk memberi teguran kepada manejemen ASDP supaya membenahi pelayanan Fery Sungai Asam-Sunyat. Karena kami sudah sangat banyak mendapat laporan dari masyarakat terkait layanan tersebut. Bahkan Ambulance saja sempat tidak dilayani, setiap hari ada saja penghentian layanan padahal kendaraan masih banyak yang mau di seberangkan. 

Untuk mendengarkan alasan kenapa pihak ASDP membiarkan pelayanan Fery Sunyat-Sungai Asam tidak maksimal,DPRD akan memanggil manejemen ASDP untuk meminta pertanggungjawaban," katanya kepada media ını,Sabtu (27/06/2026) melalui pesan singkat.

Ia juga meminta, supaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Kementerian Perhubungan agar bisa memperhatikan arus transportasi di wilayah terpencil yang masih mengunakan jasa Fery.

Karena,apabila layanan yang diberikan tidak maksimal,maka dampaknya cukup signifikan, ditambah lagi dengan kondisi masyarakat saat ını kesulitan,akibat naiknya harga-harga kebutuhan pokok. 

Jika ditambah lagi dengan layanan Fery penyeberangan tidak maksimal, maka arus transportasi barang dan orang juga terganggu,jika sudah begitu dampaknya harga-harga kebutuhan pokok akan bertambah naik.

"Kita minta agar pihak ASDP berpikir ke arah sana, supaya masyarakat pengguna jasa transportasi sungai bisa terlayani dengan baik. Dengan begitu kesulitan masyarakat tidak semakin bertambah," pintanya.

Karena, Fery dalam fungsinya tentu melayani masyarakat yang transportasi melawati sungai, secara umum Fery penyeberangan jika sudah ditempatkan di suatu Daerah maka tugasnya sebagai sarana trasnportasi umum yang digunakan siapa saja.

"Lagi pula yang mengunakan jasa mereka juga harus bayar bukan gratis, tapi kenapa pelayanan tidak maksimal," kata Jefray mempertanyakan(tar).




Simak !! Inı Kata Lintas 98 Sumut Tentang Pemerintahan Prabowo-Gibran.

Sejumlah pengurus Lintas 98 saay memberikan keterangan pers terkait Pemerintah Prabowo-Gibran saat ını, Jumat (26/06/2026) di Medan.
MEDAN-FAKTAPAGI.COM.Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Lintas 98 Sumatera Utara bersama 98 Resolution Network menyatakan dukungan terhadap berbagai program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dukungan tersebut disampaikan melalui pernyataan politik bertajuk "Dari Merdeka Bersuara Menuju Pemerataan Kesejahteraan Bersama Pemerintahan Prabowo-Gibran" di Medan, Jumat (26/6/2026) kemarin.

Pernyataan itu muncul di tengah menguatnya dinamika politik nasional, yang kerap diwarnai kritikan keras dari berbagai kelompok masyarakat dan mahasiswa, terhadap kebijakan pemerintah. Namun, Lintas 98 Sumut menilai pemerintahan saat ini mulai merealisasikan sebagian cita-cita Reformasi 1998, khususnya dalam upaya pemberantasan korupsi, penataan pengelolaan sumber daya alam, dan pemerataan kesejahteraan.

Juru Bicara 98 Resolution Network, Turman Simanjuntak, mengatakan pihaknya tidak ingin terjebak dalam polarisasi politik, melainkan menyampaikan pandangan berdasarkan perkembangan yang mereka amati.

"Kami mencoba menyikapi dinamika politik yang terjadi belakangan ini. Kami tidak masuk dalam ruang perdebatan, tetapi ingin menyampaikan bahwa banyak cita-cita Reformasi 1998 justru mulai diimplementasikan pada pemerintahan Presiden Prabowo," kata Turman.

Meski memberikan dukungan, Turman menegaskan bahwa para aktivis Reformasi tetap menjalankan fungsi kontrol terhadap jalannya pemerintahan.

"Kami akan mengawal kebijakan pemerintah agar berjalan baik. Namun di sisi lain, kami juga akan tetap memberikan kritik dan masukan demi perbaikan tata kelola pemerintahan," tegasnya.

Sementara itu, Koordinator Kegiatan, Edison Marbun, mengajak seluruh pelaku Reformasi 1998 melakukan evaluasi terhadap perjalanan reformasi selama hampir tiga dekade.

Menurutnya, demokrasi politik selama ini belum sepenuhnya berjalan seiring dengan demokratisasi ekonomi. Akibatnya, kesejahteraan masyarakat dinilai belum merata meskipun ruang kebebasan politik telah terbuka.

"Selama 28 tahun reformasi masih terdapat kekurangan. Jika demokrasi politik tidak berjalan simultan dengan demokratisasi ekonomi, maka yang terjadi hanya demokrasi semu. Apalagi ketika sumber daya alam dikuasai segelintir kelompok, maka demokrasi politik akan kehilangan makna bagi kesejahteraan rakyat," katanya.

Edison menilai Indonesia perlu memperkuat konsep sosio-demokrasi, yakni demokrasi yang tidak hanya menjamin kebebasan politik, tetapi juga memastikan pemerataan akses terhadap sumber daya ekonomi bagi seluruh rakyat.

Delapan Sikap Politik melalui pernyataan politik tersebut, Lintas 98 Sumut bersama 98 Resolution Network menyampaikan delapan sikap politik, yaitu:

1. Mendukung langkah pemerintah memberantas korupsi, termasuk penyitaan aset hasil tindak pidana korupsi untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat.

2. Mendukung pemberantasan korupsi dari sektor pengelolaan sumber daya alam dan kebocoran penerimaan negara.

3. Mendukung penertiban kawasan hutan serta redistribusi lahan secara transparan kepada masyarakat.

4. Mengawal semangat antikorupsi dan efisiensi birokrasi agar tidak disalahgunakan.

5. Mendukung restrukturisasi APBN untuk memperkuat program-program kerakyatan, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan tetap mendorong evaluasi tata kelolanya.

6. Menegaskan anggaran pendidikan harus tetap meningkat sesuai amanat konstitusi dan tidak dikurangi akibat pelaksanaan program MBG.

7. Mengajak seluruh elemen bangsa menyampaikan kritik yang konstruktif tanpa menghambat program-program strategis nasional.

8. Mendorong persatuan nasional menghadapi tantangan geopolitik global dengan tetap menjunjung transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola pemerintahan yang bertanggung jawab.

Edison menegaskan dukungan yang diberikan bukanlah cek kosong bagi pemerintah. Sebaliknya, gerakan Reformasi akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar setiap kebijakan tetap berpihak kepada rakyat serta bebas dari praktik korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan.

Pernyataan politik tersebut ditandatangani oleh 24 tokoh Lintas 98 Sumatera Utara, yakni Turman Simanjuntak, Ikhyar Harahap, Edison Marbun, Thomas Tarigan, Amru Siregar, Herianto, Nugroho Wicaksono, Victor A. Sinaga, Maruli Samosir, Jonni Silitonga, Charles Butar Butar, Ferdinan Tumanggor, Eky Raub, Indra, Hanafi, Indra Mada Ritonga, Yudhi Ramadhan, Batara Panjaitan, Mara Sakti Siregar, Suria Marlinta Sembiring, Maruli Wils Daryanto, Bendry Sagala, Usman Damanik, dan Indra Novindra.

Melalui deklarasi tersebut, Lintas 98 Sumut berharap pemerintahan Prabowo-Gibran mampu mempercepat pemerataan kesejahteraan, memperkuat pemberantasan korupsi, menjaga kedaulatan ekonomi nasional, sekaligus tetap membuka ruang kritik yang sehat sebagai bagian dari semangat Reformasi 1998 (tim).

Beredar Rumor Di Medsos, RSUD Sekadau Paksa Pulang Pasien, dr. Tanjung itu tidak benar

 

dr.Tanjung Harapan Tampubolon.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM.Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekadau, dr. Tanjung Harapan Tampubolon, memberikan klarifikasi terkait informasi di  media sosial tentang pelayanan pihak Rumah Sakit. Pasalnya beredar rumor di medsos bahwa pihak RSUD Sekadau telah memulangkan seorang pasien saat menjalani perawatan dan ternyata rumor itu tidak benar.

Sebelumnya kami meminta maaf atas adanya mis informasi tentang berita tersebut. 

"Perlu kami luruskan bahwa kami tidak memulangkan atau memaksa pulang pasien tersebut, bahkan sampai saat ini pasien masih di rawat di ruang rawat penyakit dalam di RSUD Sekadau, papar dr.Tanjung, Jumaat (26/6/2026) kemarin.

Dijelaskan Tanjung, bahwa pasien masuk ke RSUD Sekadau sejak  tanggal 15 juni 2026 dan sudah di tangani. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pasien tersebut menderita gangguan Neurologi dan harus di lakukan penanganan lebih lanjut ke Rumah Sakit yang lebih lengkap Prasarana dan Sumber Daya Manusia (SDM)nya secara on line. 

Sementara Rumah Sakit rujukan yg menjadi tempat rujukan belum memberikan jawaban, maka sampai saat ini pasien masih dirawat di sini RSUD Sekadau.

Selain itu kata dia, keluarga pasien, sudah diberikan penjelasan mengenai rujukan tersebut dan sudah memahami kondisi tersebut.

Namun berkaitan dengan munculnya postingan di media sosial, bukan dari keluarga pasien namun berasal dari orang lain yang tidak memahami  informasi yang sebenarnya,"terangnya.

Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum diketahui kejelasannya serta kebenaran dari info yang di sebar luaskan di media sosial (tar).

Cetak Generasi Muda Yang Setara, Pemkab Sekadau Gelar Operasi Bibir Sumbing

Berfoto bersama orang tua pasien Bibir Sumbing usai membuka dimulainya kegiatan kegiatan Operasi Bibir Sumbing oleh Bupati dan kepala dinas DKPP dan KB kabupaten Sekadau, Jumat (26/06/2026) di Aula RSUD Sekadau.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Bupati Sekadau Aron, SH membuka secara langsung kegiatan operasi bibir Sumbing secara gratis kepada warga kabupaten Sekadau. Kegiatan operasi bibir Sumbing tersebut oleh Pemerintah Daerah kabupaten Sekadau bekerjasama dengan yayasan Prarama Abhiparaya dan smile train Indonesia, Jumat (26/06/2026) di ruang rapat RSUD Sekadau jalan merdeka Timur.

Dalam sambutanya Bupati mengatakan, operasi Bibir Sumbing di kabupaten Sekadau adalah yang pertama, karena selama ını Pemerintah kabupaten Sekadau melalui Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPP dan KB) setiap tahunnya mengadakan operasi Katarak secara gratis. " Namun operasi bibir Sumbing baru kali ini dilakukan," ujarnya.

Menurut Aron, tergeraknya upaya Pemerintah untuk melaksanakan operasi Bibir Sumbing adalah hasil kunjungan kerja Pemerintah Daerah ke lapangan, ada beberapa keluarga yang kurang mampu mengusulkan agar Pemerintah Daerah mengadakan operasi Bibir Sumbing secara gratis bagi masyarakat kurang mampu. Atas usulan yang disampaikan tersebut maka tergeraklah rencana Pemerintah Daerah untuk menindaklanjuti usulan tersebut.

"Sehingga hari ını kita bisa liat, bahwa Pemerintah Daerah betul-betul serius menuntaskan program kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu," katanya.

Ia juga meminta agar program seperti ını disampaikan ke setiap Puskesmas dan para kepala desa,supaya bisa tersampaikan kepada masyarakat. 

Selain itu kata dia lagi, program ini juga bertujuan untuk membantu anak-anak yang memiliki kekurangan fisik seperti bibir Sumbing, agar kedepannya anak tersebut tidak minder, karena jika setiap anak yang mengalami kekurangan fisik tentu dampaknya ia kurang percaya diri.

Namun, apabila bibirnya sudah di operasi makanya fisiknya tentu sempurna seperti anak-anak lainnya,dengan begitu ia bisa percaya diri dan bisa meraih masa depan yang baik.

"Inilah salah satu tujuan dilakukannya operasi bibir Sumbing tersebut.Semoga kegiatan tersebut berjalan dengan lancar," doanya.

Sementara itu ditempat yang sama Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPP dan KB) Kabupaten Sekadau Henry Alpius dalam sambutanya mengatakan, bahwa Operasi bibir sumbing yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah kabupaten Sekadau bekerjasama dengan yayasan Prarama Abhiparaya dan smile train Indonesia. Kendati baru pertama kali dilakukan jumlah pasien yang mendaftar sudah ada 20 orang. Bahkan ada yang berasal dari luar kabupaten Sekadau yakni dari Sintang dan Kapuas Hulu.

Menurut dia, sebelumnya Pemerintah Daerah kabupaten Sekadau setiap tahun melaksanakan operasi katarak gratis, kali ini mulai dengan bibir sumbing gratis dan selanjutnya akan ada operasi gondok.

Dikatakan dia lagi, bahwa operasi Bibir Sumbing adalah program yang betul-betul tepat sasaran, karena kegiatan ini bisa dilaksanakan adalah aspirasi yang sampaikan masyarakat saat kunjungan kerja pak Bupati. 

Selain itu, pasien yang datang juga bisa menghemat biaya, karena jarak tempuh dekat, di Provinsi juga ada kegiatan operasi bibir Sumbing gratis, namun untuk datang ke sana tentu memakan biaya lumayan berat. "Artinya, jika kita laksanakan ını di kabupaten Sekadau maka dari biaya terjangkau, bagi warga dari kecamatan bisa pulang pergi," katanya.

Untuk diketahui kata dia, kegiatan operasi bibir sumbing ını akan dilaksanakan tiga hari dari Jumat tanggal 26 sampai Minggu tanggal 28 Juni 2026, untuk pasien bibir Sumbing kali ini didominasi oleh anak-anak.

Hadir pada kegiatan tersebut perwakilan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Sekadau, Perwakilan dari Yayasan Prarama Abhiparaya serta para undangan lainnya dan para orang tua pasien bibir sumbing (tar).

Jumat, Juni 26, 2026

Peringati HUT Kabupaten Deli Serdang ke 80 PTPN I Regional 1 dan Forkompincam Tanjung Morawa Tanam 300 Pohon

Berfoto bersama usai melakukan tanam perdana pohon sebagai bentuk peringatan HUT Kanu Deli Serdang yang diinisiasi oleh PTPN I Kamis (25/06/2026) kemarin.
DELI SERDANG-FAKTAPAGI.COM.Perseraon Terbatas (PT) Perkebunan Nusantara I Regional 1 bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkompincam) Tanjung Morawa melaksanakan kegiatan penanaman pohon di Desa Dagang Kerawan, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia sekaligus menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Deli Serdang ke-80 Tahun 2026 dan HUT ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya pelestarian lingkungan sekaligus wujud sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Deli Serdang.

Region Head PTPN I (Persero) Regional 1, Wispramono Budiman, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan penanaman pohon merupakan program lanjutan PTPN Group yang tahun ini mengusung tema “Our Power, Our Planet” atau “Kekuatan Kita, Planet Kita”. Menurutnya, program tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat.

“Kami menyadari bahwa sebagai bagian dari BUMN, selain mendorong pertumbuhan ekonomi, kami juga memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga dan melestarikan lingkungan sebagai warisan bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan penanaman pohon merupakan bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap kelestarian alam serta bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTPN Group.

“Kegiatan penanaman pohon ini merupakan bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap lingkungan. Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi mendukung program pelestarian alam demi keberlanjutan kehidupan di masa depan,” katanya.

Usai sambutan, Wispramono Budiman bersama Sekretaris Kecamatan Tanjung Morawa Fuad Ikhwan Hasibuan, Kepala Kepolisian Sektor Tanjung Morawa, serta perwakilan Koramil 0201-16/Tanjung Morawa melakukan penanaman pohon secara simbolis di Jalan Industri, Desa Dagang Kerawan. Kegiatan tersebut turut diikuti para Kepala Bagian, Head of PMO, Manajer Unit Tembakau, pengurus Serikat Pekerja Perkebunan, karyawan PTPN I Regional 1, serta jajaran Pemerintah Kecamatan Tanjung Morawa.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 300 bibit pohon ditanam, terdiri atas 50 bibit pohon duku, 50 bibit pohon manggis, 100 bibit pohon mahoni, dan 100 bibit pohon trembesi. Bibit-bibit tersebut akan ditanam di sejumlah titik lahan gersang dan kawasan rawan longsor di beberapa desa di Kecamatan Tanjung Morawa.

Program ini merupakan bagian dari komitmen PTPN Group dalam menjaga kelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan sekaligus meningkatkan kesadaran karyawan dan masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem dan keberlanjutan alam.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan perusahaan terhadap program pemerintah daerah melalui kolaborasi dan sinergi dengan para pemangku kepentingan dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Tanjung Morawa, Fuad Ikhwan Hasibuan, menyampaikan apresiasi kepada PTPN I Regional 1 atas kontribusinya dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup.

Menurutnya, upaya menjaga kelestarian alam tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kerja sama antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

“Kami mengapresiasi kepedulian PTPN I Regional 1 terhadap lingkungan. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk mendukung upaya pelestarian alam dan meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga lingkungan bagi generasi yang akan datang,” ujarnya.

Melalui kegiatan penanaman pohon ini, PTPN I Regional 1 berharap dapat memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat sekaligus memperkuat komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan di Kabupaten Deli Serdang (tim)

Usai Tutup Kegiatan Tambang Galian C Forkompinda dan Satgas Elang Biru Gelar Syukuran Dan Santuni Anak Yatim

Penyambutan unsur Forkompinda kabupaten Deli Serdang saat acara syukuran atas keberhasilan menghentikan kegiatan tambang Galian C, Kamis (25/06/2026) kemarin.
DELI SERDANG- FAKTAPAGI.COM. Sebanyak 500 ratus warga masyarakat yang tergabung dalam Perkumpulan Masyarakat Peduli Keutuhan Dan Kelestarian Bantaran Sungai Ular Sumatera Utara ( PMPKKBSUSU ) dari lima Kecamatan, yakni Kecamatan Pantai Labu, Betingin, Lubuk Pakam, Pagar Merbau dan Galang menggelar Pesta rakyat dan syukuran serta menyantuni 350 anak yatim yang digagas Satgas Elang Biru  DPP Garpu Nasdem, Di Jalan Sempurna, Desa Sidodadi R, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (25/6/2026) kemarin.

Pesta rakyat dan syukuran ını dilaksanakan setelah adanya Kolaborasi antara Masyarakat yang tergabung dalam Perkumpulan Masyarakat Peduli Keutuhan Dan Kelestrian Bantaran Sungai Ular Sumatera Utara (PMPKKBSUSU) bersama Satgas Elang Biru DPP Garpu Nasdem, DPC Papera Deli Serdang, Forkopimda Deli Serdang dan Penegak Hukum (PH) Deli Serdang pihak Denpom Lubuk Pakam dan pihak Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera (BBWSS) II Medan dalam penertiban Lokasi Galian C atau Galian Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) di Bantaran sungai ular ini membuahkan hasil dan dalam beberpa bulan terakhir seluruh aktifitas Galian C ditertibkan secara total.

Pihak PMPKKBSUSU dan Satgas Elang Biru DPP Garpu Nasdem dan DPC Papera Deli Serdang merasa kerusakan lingkungan di bantaran Sungai Ular akibat Galian C atau Galian Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab akibat keserakahan dan hanya memikirkan Keuntungan pribadi, kegiatan Ilegal tersebut dalam beberapa tahun ini benar-benar menjadi sorotan masyarakat, karena mengancam kehidupan habitat lingkungan serta dapat mendatangkan bencana banjir besar bagi masyarakat sekitar, bilamana bantaran sungai ular tersebut jebol.

Berdasarkan keluhan masyarakat tersebut, menjadi konsentrasi Forkompinda Deli Serdang untuk bertindak serta menertibkan pelaku dalam beberapa bulan terakhir, sehingga seluruh kegiatan galian C di bantaran Sungai Ular ditindak dan ditertibkan secara total 

Sebelum masuk ke lokasi acara, seluruh tamu undangan disambut dengan tarian reok dan wayang orang sebagai wujud pelestarian budaya jawa yang ada di desa tersebut, sekaligus seluruh tamu undangan mendapat kalungan bunga penghormatan dari Ketua PMPKKBSUSU Naryo dan Dansatgas Elang Biru DPP Garpu Nasdem Jaiman Supnur alias Okky yang juga sebagai Penasehat PMPKKBSUSU, serta siraman bunga tepung tawar dari para ibu pengajian di desa setempat.

Dalam Acara tersebut Jaiman Supnur selaku Dansatgas Elang Biru DPP Garpu Nasdem  yang juga penasehat PMPKKBSUSU Memabawa Doa syukuran dalam pesta rakyat Penutupan Lokasi Galian C yang sekaligus dirangkai dengan penyanyunan 350 anak yatim.

Selanjutnya Jaiman Supnur juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang sangat tinggi kepada Bupati Deli Serdang dan Forkopimda lainnya yang telah melakukan penutupan lokasi galian C bersama masyarakat yang tergabung dalam PMPKKBSUSU dan Ormas Papera Deli Serdang yang selama ini terus berkoordinasi dan menbuat pengaduan secara tertulis dan lisan sehingga terwujudla penutupan lokasi Galian C tersebut.

"Saat ini saya selaku penasehat PMPKKBSUSU dan juga selaku Dansatgas Elang Biru DPP Garpu Nasdem menggaransi bahwa tidak ada lagi Galian C di bantaran Sungai Ular di wilayah 5 kecamatan, masing-masing, Kecamatan Beringin, Galang, Pagar Merbau, Lubuk Pakam dan Pantai Labu, sebab setelah penutupan PMPKKBSUSU terus melakukan pengawasan," ujar Jaiman Supnur.

Sementara dalam Kata sambutan Kepala BBWSS II Medan Feriyanto Pawenrusi,ST, MT sangat mengapresiasi acara pesta rakyat dan syukuran yang dirangkai dengan menyantuni 350 anak yatim serta mengundang pegiat seni jawa penampilan reok ponorogo dan wayang orang.


"Saya seumur hidup baru kali ini disambut dengan seni Reok dan wayang orang serta dikalungi rangkaian bunga sebagai tanda penghormatan, sangat luar biasa masyarakat yang tergabung dalam PMPKKBSUSU," ujar Feriyanto.


Selain itu Feriyanto juga menegaskan bahwa wilayah bantaran sungai ini merupakan pengawasan mereka, sehingga pihak BBWSS II Medan berencana akan mempetbaiki Bantaran sungai yang rusak akibat galian C drai pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Diperkirakan ada 12 titik bayaran Sungai Ular yang rusak di wilayah kabupaten Deli Serdang dengan panjang 40 kilometer, sehingga perbaikan ini sudah dianggarkan tahun 2026 hingga Tahun 2027 mendatang, langkah tegas masyarakat dari PMPKKBSUSU ini perlu di contoh oleh masyarakat di Kabupaten Serdang Bedagai, sehingga kerusakan Bantaran Sungai Ular dapat teratasi," tegas Feriyanto.

Sedangkan Bupati Deli Serdang Asriludin Tambunan yang diwakilkan Kepala Dinas Sosial Yusnaldi menyampaikan Permohonan maaf karena tidak dapat hadir karena danya kegiatan pelantikan 76 Kepala Desa se-kabupaten Deli Serdang, Bupati sangat ingin berhadir dalam pesta rakyat dan syukuran ini, namun berbenturan dengan acara pelantikan kades tersebut.

Bupati Deli Serdang menyampaikan pesan bahwa dirinya sangat mengapresiasi masyarakat PMPKKBSUSU yang sangat peduli akan lingkungan dan berani mengadu dan bertindak bersama pihak Forkopimda serta penegak Hukum di deli serdang untuk menutup lokasi galian C illegal tersebut.

Yusnaldi juga menegaskan, setelah penutupan lokasi galian C ini, pihak Forkopimda dan masyarakat selalu bergantian melakukan patroli, memastikan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab kembali melakukan praktik galian C itu.

Usai kata sambutan, Secara simbolis puluhan anak yatim mendapatkan santuan berupa sembako dan uang tunai yang bertepatan dengan tanggal 10 Muharram 1448 Hijriyah yang merupakan Hari Rayanya anak Yatim.

Kegiatan Pesta Rakyat ini juga digelar makan bersama dengan menggunakan daun pisang yang diatasnya diletakkan nasi serta lauknya yang akan disantap bersama-sama sebagai wujud kebersamaan. 

Hadir dalam acara syukuran dan pesta rakyat tersebut, Bupati Deli Serdang Asriludin Tambunan diwakilkan Kepala Dinas Sosial Yusnaldi, Kepala Balai BBWSS II Medan Feriyanto Pawenrusi,ST, MT Beserta rombongan, Kapolresta deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana S.IK, M.Si, yang diwakili Wakapolsek Beringin Iptu Kurnia, Perwakilan Denpom I/1-3 Lubuk Pakam, Perwakilan Dandim 0204/DS, Ketua DPD Papera Sumut Suratman (tim).

Fery Penyeberangan Sunyat Abaikan Mobil Ambulance, Kalau Tidak Serius Angkat Kaki Saja.

 

Mobil Ambulance saat menunggu untuk di seberangkan membawa salah satu pasien gawat darurat namun tidak dilayani oleh Fery (22/06/2026) malam.


SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Warga Belitang Hulu pertanyakan keseriusan pelayanan Fery Penyeberangan Sunyat, pasalnya waktu mobil Ambulance bawa orang sakit yang mau di bawa Ke RSUD Sekadau malam tanggal 22 tanggal 2026 tidak dilayani. Hal ini menimbulkan protes keras warga, karena sejatinya Fery penyebrangan merupakan sarana transportasi umum yang harus melayani warga selama 24 jam. Jika tidak bisa melayani 24 jam paling tidak jika ada yang urgent seperti bawa orang sakit setidaknya bermurah hatilah untuk melayani.

"Kami kecewa sekali dengan pelayanan Fery Penyeberangan di Sunyat, seharusnya warga yang sakit mau dibawa ke rumah sakit malam-malam mestinya dilayani, kalau tidak konsisten sebaiknya angkat kaki saja," kata Abus Yanto warga Belitang Hulu kepada media ını melalui pesan WhatsApp Kamis (25/06/2026) malam.

Menurut dia, kehadiran Fery Penyeberangan di wilayah Belitang tujuannya adalah untuk melayani warga di tiga kecamatan Belitang yang terisolasi oleh sungai Kapuas, tujuannya supaya angkutan barang dan orang bisa lancar, maka ditugaskan lah Fery sebagai alternatif lain supaya arus transportasi lancar.

Hanya saja, pelayanan Fery sering lalai, mereka bekerja tidak sesuai dengan tugasnya sebagai pelayan, apalagi jika ada warga sakit yang membutuhkan pertolongan segera. "Harusnya  dilayani, bukan di cuekin seperti beberapa hari lalu," katanya kesal.

Untuk itu itu ia meminta agar pihak terkait,karena Fery tersebut adalah wewenang Pemerintah Provinsi sebaiknya pihak terkait segera melakukan evaluasi terhadap pengelolaan atau petugas yang ada di kabupaten Sekadau saat ını.

"Kalau petugas tidak baik, sebaiknya rolling saja, karena warga Belitang sangat membutuhkan pelayanan yang baik dari Fery Penyeberangan tersebut," pintanya.

Dikonfirmasi kepada Plt Kepala Dinas Perhubungan kabupaten Sekadau Awan Setiawan terkait hal ini ia mengatakan, pihaknya memahami dan turut prihatin atas kejadian yang dialami masyarakat,terlebih jika menyangkut pasien yang memerlukan penanganan medis segera.

"Seharusnya pelayanan terhadap kondisi darurat, seperti Ambulance yang membawa pasien, harus menjadi perhatian utama sesuai prosedur yang berlaku,"ucapnya.

Pemerintah Kabupaten Sekadau akan segera berkoordinasi dengan instansi yang berwenang, yaitu Pemerintah Provinsi, Balai Transportasi Darat Kelas II Kalbar Kementerian Perhubungan dan pengelola lintasan penyeberangan, untuk meminta klarifikasi serta melakukan evaluasi terhadap kejadian tersebut.

" Apabila ditemukan adanya kelalaian atau pelanggaran prosedur, tentu akan menjadi bahan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang," tegasnya.

Terpenting kata dia, pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam keadaan darurat, harus terus ditingkatkan. Pemerintah Kabupaten akan menyampaikan aspirasi masyarakat agar pelayanan penyeberangan, terutama bagi ambulan dan kondisi darurat lainnya, menjadi prioritas.

Kendaraan darurat yang menjadi prioritas pada angkutan penyeberangan fery adalah Mmbulan yang membawa pasien, mobil pemadam kebakaran dan kendaraan penanggulangan bencana. Komitmen ini akan kami sampaikan kepada pihak PT. ASDP Indonesia Fery sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu pemerintah Kabupaten Sekadau juga telah menerima aspirasi masyarakat terkait keterbatasan frekuensi penyebrangan yang saat ini hanya 18 trip perhari. Aspirasi tersebut telah kami koordinasikan dengan instansi yang berwenang yaitu, Balai Transportasi Darat Kelas II Kalbar Kementerian Perhubungan baik secara langsung dan melalui surat Bupati Sekadau yang ditujukan kepada Kepala Balai Transportasi Darat Kelas II Kalbar (Surat Nomor 500.11/824/Dishub/2026 perihal penambahan jam pelayanan kapal perintis lintasan Sungai Asam – Sunyat Tanggal 9 Juni 2026) dan koordinasi langsung yang dilaksanakan pada tanggal 22 juni 2026 bertempat di Gedung Kantor Balai Transportasi Darat Kelas II Kalbar. 

Adapun yang dibahas adalah meningkatnya kebutuhan masyarakat akan pelayanan penyeberangan, mengevaluasi jadwal operasional serta mengusulkan untuk menambah frekuensi perjalanan.

Untuk diketahui kata dia,bahwa fery yang beroperasi di Sungai Asam – Sunyat adalah fery penyeberangan perintis.

"Sehingga terkait pembiayaan operasional bergantung pada subsidi dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan ( Direktorat Jenderal Perhubungan Darat) atas keluhan dan aspirasi masyarakat pihak Balai Transportasi Darat Kelas II Kalbar akan segera menyampaikan permohonan penambahan anggaran subsidi kepada Kementerian Perhubungan,"imbuhnya (tar).

Rabu, Juni 24, 2026

Kapolrestabes Medan Ingatkan Personel Tetap Sabar dan Humanis Saat Mengawal Aksi Unjuk Rasa

 

Pengamanan yang humanis yang di tunjukkan Kapolrestabes Medan, Senin (22/06/2026) kemarin.
MEDAN-FAKTAPAGI.COM.Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Besar Mahasiswa Nommensen (KBMN) Medan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumatera Utara. Aksi yang membawa sejumlah tuntutan terkait kebijakan nasional tersebut berlangsung dinamis, namun tetap dapat dikendalikan berkat pendekatan sabar, humanis, dan dialogis aparat gabungan di lapangan, Senin (22/062026) kemarin.

Sejak awal kegiatan, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak turun langsung memantau jalannya pengamanan. 

Ia bersama personel gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan memastikan seluruh rangkaian aksi penyampaian aspirasi dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Massa KBMN tiba di depan Gedung DPRD Sumatera Utara setelah melakukan long march. Dalam aksinya, mereka menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Sekolah Rakyat, revisi UU TNI dan UU Polri, stabilisasi ekonomi nasional, hingga pengesahan beberapa regulasi nasional lainnya.

Dalam pelaksanaannya, situasi sempat mengalami peningkatan eskalasi ketika sebagian massa berupaya menerobos barikade, membakar ban, serta melempar botol air mineral ke arah petugas. Meski demikian, aparat tetap bersikap sabar, tidak terpancing emosi, dan mengedepankan pendekatan persuasif serta dialogis.

Kapolrestabes Medan melalui pengeras suara berulang kali mengingatkan seluruh personel agar tetap sabar dan mengutamakan pelayanan humanis kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi.

“Saya minta seluruh personel tetap sabar, humanis, dan jangan terpancing. Tugas kita adalah mengamankan serta melayani masyarakat yang menyampaikan pendapat di muka umum,” tegasnya.

Arahan tersebut menjadi pedoman utama di lapangan sehingga setiap potensi gesekan dapat diredam dengan pendekatan yang terukur dan profesional.

Ketegangan kembali terjadi ketika massa mengetahui keberadaan Rektor Universitas HKBP Nommensen berada di dalam Gedung DPRD Sumut. Sejumlah mahasiswa menyampaikan kekecewaan karena sebelumnya permohonan penggunaan atribut kampus tidak disetujui pihak universitas.

Di tengah situasi tersebut, aparat kepolisian tetap membuka ruang komunikasi dan mendorong terjadinya dialog antara mahasiswa dan DPRD Sumatera Utara. Upaya tersebut membuahkan hasil ketika perwakilan DPRD akhirnya menerima massa aksi untuk berdialog.

Aspirasi mahasiswa diterima langsung oleh Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara H. Salman Alfarisi, Lc., M.A. (Fraksi PKS) dan Anggota Komisi A DPRD Sumut Irham Buana Nasution, S.H., M.Hum. (Fraksi Partai Golkar).

Meski sebagian massa belum sepenuhnya puas karena pimpinan DPRD tidak hadir langsung, aparat tetap mengedepankan sikap sabar, tenang, dan humanis dalam mengendalikan situasi di lapangan.

Pada beberapa momen ketika terjadi aksi dorong dan pelemparan, petugas tetap bertindak terukur, profesional, dan tidak melakukan tindakan berlebihan.

Berkat kesabaran seluruh unsur pengamanan, komunikasi yang baik, serta pendekatan humanis, situasi akhirnya dapat dikendalikan tanpa terjadi bentrokan. Massa kemudian membubarkan diri secara tertib dan kembali ke Universitas HKBP Nommensen.

Secara keseluruhan, pengamanan aksi melibatkan 644 personel gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP Provinsi Sumatera Utara, dan Dinas Perhubungan. Aksi berlangsung aman, tertib, dan kondusif, sekaligus mencerminkan komitmen aparat dalam mengawal kebebasan menyampaikan pendapat secara sabar, humanis, profesional, dan berkeadilan (tim).

Selasa, Juni 23, 2026

Persiapkan Kontingen, Kwarcab Sekadau Akan Krim 32 Orang Ikuti Jamnas Di Cibubur.

 

Kontingen Kwarcab Sekadau yang melakukan Karantina sebelum diberangkatkan pada kegiatan Jamnas di Cibubur bukan Agustus mendatang.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM.Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Sekadau berencana akan mengirim 32 orang peserta untuk mengikuti  Jambore Nasional (Jamnas) yang ke XII di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka Cibubur Jakarta Timur. Kegiatan Jamnas tersebut akan dilaksanakan dari tanggal 13 sampai tanggal 20 Agustus mendatang.

Hal ini dikatakan oleh Hermansyah. M, SE.,MAP ketua kwarcab Sekadau. Saat ini kata dia lagi Kwarcab Sekadau tengah mempersiapkan segala sesuatu baik latihan maupun persiapan lain kontingen yang akan mengikuti Jamnas nanti.

"Kabupaten Sekadau akan mengirim sebanyak 32 peserta Pramuka tingkat penggalang dengan usia antara 11-15 tahun, hasil seleksi di tujuh kwartir ranting se kabupaten. Sekadau yang nantinya akan kita berangkat untuk mengikuti jambore Nasional ke XII di Cibubur," katanya kepada media ını Senin (22/06/2026) melalui pesan singkat.

Dikatakan dia lagi, berbagai persiapan sedang dilakukan diantaranya yakni melaksanakan karantina bagi peserta, sedangkan untuk karantina pertama, sudah selesai dilaksanakan dari tanggal 17-19 Juni 2026 yang lalu bertempat di gedung PGRI kecamatan Sekadau Hilir. 

Menurut dia, karantina bagi peserta itu sendiri bertujuan untuk menjaga kesehatan peserta, serta persiapan dan pembentukan karakter menjaga kedisiplinan serta pembentukan fisik dan mental dan kekompakan peserta.

Selanjutnya, karantina kedua akan dilaksanakan kembali pada tanggal 5-9 Juli 2026, Karantina terakhir ini bertujuan untuk mematangkan persiapan kontingen sebelum berangkat.

Selain 32 orang peserta Kwarcab Sekadau juga mengirim 4 orang kakak pembina yang akan mendampingi para peserta yang ketuai oleh Kamarudin,S.Pd

"Ia juga meminta doa warga kabupaten Sekadau agar kontingen kabupaten Sekadau mampu berbicara banyak dan mengharumkan nama kabupaten Sekadau," pintanya (tar/man/wos).


Senin, Juni 22, 2026

Lepas Tim POPDA, Wabup Minta Jaga Nama Baik Daerah, Berjuanglah Dengan Penuh Semangat

 

Wabup saat melepas keberangkatan tim POPDA kabupaten Sekadau, Minggu (21/06/2026) di halaman Mall Pelayanan Publik kecamatan Sekadau Hilir.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Wakil bupati (Wabup) kabupaten Sekadau Subandrio S.H.M.H melepas keberangkatan kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) asal Sekadau yang akan mengikuti pertandingan di Pontianak. Ia berpesan kepada tim yang bertanding agar mengikuti turnamen antar kabupaten ını dengan penuh semangat dan sportivitas untuk menjaga nama baik Daerah. Kalau bisa juara berjuanglah sekuat tenaga,"pesan kepada tim Minggu (21/06/2026) di halaman Mall Pelayanan Publik kecamatan Sekadau Hilir.

Dalam arahannya ia berpesan,agar ketika mengikuti kegiatan turnamen bergensi tersebut tetap semangat dan selalu menjaga nama baik Daerah.

"Saya berharap agar peserta tetap semangat raihlah prestasi yang bisa membanggakan kabupaten Sekadau," pesannya.

Karena tim sepakbola kabupaten Sekadau selama turnamen antar daerah selalu diperhitungkan sebagai tim kuat, semoga tahun ını tim dari kabupaten Sekadau bisa bertanding dengan baik, kalau bisa juara.

Kepada official tim ia juga meminta untuk selalu menjaga serta membimbing anak-anak peserta agar tidak mencemari nama baik Daerah, karena sebagai tim sepakbola yang diturunkan oleh Daerah adalah sebagai duta olahraga yang seyogyanya selalu bertindak atas nama daerah bukan pribadi.

"Bertanding lah dengan penuh semangat dan mental juara, jangan minder tunjukkan bahwa kabupaten kita memiliki tim yang solid," pesan orang nomor dua di bumi Lawang Kuari.

Sementara itu ditempat yang sama Gunawan, Plt Kadis Pemuda Olahraga dan Pariwisata kabupaten Sekadau dalam laporannya menyampaikan, bahwa kontingen kabupaten Sekadau akan mengikuti dua cabang olah raga yaitu Sepakbola dan Sepak Takraw.

Ia juga meminta agar selama mengikuti turnamen tetap menjunjung tinggi sportifitas dengan mengedepankan kemampuan skill dan kemampuan yang dimiliki, karena nama baik Kabupaten Sekadau dalam bidang olahraga ada dipundak kalian, maka dari itu bertanding lah dengan semangat sebagai Askar Lawang Kuari, sebuah nama keramat julukan kabupaten Sekadau.

"Selamat bertanding semoga sukses dan berhasil meraih juara," doanya.

Sementara itu, Iskandar kepala Bidang Olahraga Disporapar kabupaten Sekadau yang juga ketua tim dalam arahan mengatakan, ia bersyukur karena Kabupaten Sekadau bisa memberangkatkan tim untuk mengikuti dua turnamen bergensi tingkat provinsi.

Ia meminta doa dan dukungan masyarakat kabupaten Sekadau, supaya tim yang ia bawa bisa meraih juara.

"Kami mohon doa dan dukungan dari masyarakat Sekadau agar para atlet dapat tampil maksimal dan meraih prestasi terbaik,” pintanya (tar/wos/man).