 |
| Berfoto bersama usai acara pembukaan pelatihan bagi pelaku UMKM oleh wakil Bupati Sekadau Subandrio, Jumat (04/09/2026) di Gedung UMKM Center Desa Sungai Ringin kecamatan Sekadau Hilir. |
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM.Wakil Bupati Sekadau Subandrio,SH,.MH,.membuka secara resmi kegiatan sosialisasi peningkatan usaha mikro menuju wirausaha yang berdaya saing. Kegiatan tersebut sebagai upaya pemerintah untuk membangkitkan para usaha kecil untuk menjadi usaha menengah dan besar, karena usaha kecil menengah adalah pendongkrak perekonomian suatu Daerah bahkan Negara, Jumat (04/09/2026) di gedung UMUM Center Sekadau.Dalam sambutannya pria asal kecamatan paling Timur tersebut mengatakan,bahwa bidang usaha dibagi menjadi tiga bagian yakni kecil, menengah dan Besar, artinya usaha kecil harus bisa berkembang menjadi usaha menengah selanjutnya usaha menengah bisa menjadi besar.
"Begitulah keinginan dari Pemerintah,agar para pelaku UMKM bisa berkembang dan berdaya saing,' katanya mengawali sambutan.
Menurut dia,di kabupaten Sekadau tercatat ada sekitar 13 ribu lebih pelaku UMKM,dari jumlah tersebut yang aktif ada sekitar 2 ribuan saja. Pemerintah Daerah selalu ingin agar para pelaku UMKM ini bisa berkembang dan berhasil, karena sejatinya mereka adalah garda terdepan sebagai pendongkrak perekonomian Daerah.
"Sebab selain bekerja, hanya dengan berusaha kita bisa dapat uang,makanya kita harus terus berusaha,"sarannya.
Namun lanjut dia,yang menjadi persoalan apakah usaha yang ada sudah maksimal atau meningkat bahkan hanya jalan di tempat. Padahal di zaman sekarang teknologi secanggih ını harusnya bisa dimanfaatkan oleh ibu-ibu pelaku usaha untuk memasarkan produk dagangan,baik melalui tiktok,Facebook dan medsos lainnya.
"Gunakan medsos dengan baik, jadikan sebagai sarana pemasaran produk yang kalian hasilkan," ingatnya lagi.
Karena UMKM adalah pendongkrak ekonomi masyarakat kabupaten Sekadau,jangan minder, olah semua kuliner yang ada jadikan sebagai sumber dagangan di UKM. Kita sudah punya tempat untuk menjual produk UMKM,meskipun belum maksimal yakni UMKM Center.banyak sekali potensi yang kita punya, namun kita belum bisa memanfaatkan dengan baik.
Untuk itu ia meminta kepada ibu-ibu pelaku UMKM,jangan malu belajar, misalnya kita berkunjung ke tempat lain, kunjungi pusat produksi ciri khas daerah tersebut, pelajari kemudian kita modifikasi dengan produk kita,sehingga menghasilkan produk baru.
Di kabupaten Sekadau kata dia,para pelaku UMKM mendapatkan perhatian serius dari pemerintah, mereka bisa dengan mudah mengakses pinjaman ke bank, karena pemerintah pusat sudah menyiapkan dana di Bank.
Hanya saja,ada beberapa hal yang harus dibenahi, tempat serta beberapa persyaratan lain, bahkan pinjaman bagi pelaku UMKM dengan bunga rendah dan ini harus menjadi perhatian dari dinas terkait, yakni melalui pembinaan yang masiv agar mereka merasa diperhatikan.
Dulu kata dia, Pemerintah kabupaten Sekadau pernah menyalurkan bantuan kepada pelaku UMKM dengan dana Rp 2,4 juta, namun setelah dibantu bukannya berkembang malah banyak yang tutup. Karena sudah melenceng dari tujuan awal.
'Maka dari itu ia berpesan kepada para ibu-ibu yang hadir, agar lebih fokus pada tujuan awal apabila ingin mengembangkan usaha,kita harus berusaha agar menjadi masyarakat yang produktif," pesannya.
Sementara itu kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Emanuel dalam sambutanya mengatakan, bahwa usaha mikro memiliki peran penting untuk menaikkan perekonomian di kabupaten Sekadau, maka dari itu manfaatkan teknologi yang ada,agar usaha mikro tumbuh menjadi usaha yang tangguh dan berdaya saing.
"Saya merasa bangga atas partisipasi dan antusiasme kaum ibu-ibu pelaku UMKM yang hadir mengikuti sosialisasi ını," ucapnya.
Bahkan kata dia, para peserta kebanyakan ibu-ibu yang masih usia muda,hal ını menandakan bahwa minat kaum muda untuk berusaha masih tinggi.
Ia juga mengucapkan terimakasih kepada para pelaku UMKM yang sudah hadir saat ını, dan yang selama ını sudah bekerjasama selama dirinya menjabat sebagai kepala dinas, untuk itu ia mohon pamit karena bulan depan sudah masuk purna tugas.
"Saya mengucapkan banyak terima kepada para pelaku UMKM kabupaten Sekadau yang selama ini sudah bekerjasama,mohon maaf jika dalam bekerjasama terdapat kesalahan, karena bulan depan saya sudah purna tugas," ucapnya.
Sementara itu ketua panitia Kartika Haryati dalam sambutanya mengatakan, bahwa saat ını jumlah peserta yang hadir mengikuti pelatihan dan sosialisasi sebanyak 50 orang yang didominasi kaum hawa.
Salah satu tujuan dari kegiatan sosialisasi ini adalah untuk menumbuhkan semangat usaha para pelaku UMKM di kabupaten Sekadau. Narasumber yang kita undang dari PPIPT dari Untan.
"Kami berharap dengan adanya kegiatan pelatihan ını dapat menumbuhkan para pelaku UMKM.yang handal dan mampu bersaing dan menciptakan lapangan kerja sendiri,"ucap Tika.
Hadir pada kesempatan ını perwakilan dari sejumlah dinas terkait, perhubungan, camat Sekadau Hilir Gustiar Indarto, para Kabag, Kabid serta perwakilan dari beberapa dinas (tar/man).