![]() |
| Foto dokumen Humas kantor imigrasi Entikong Kalbar. |
Didampingi oleh Seksi TIKKIM Imigrasi Entikong, tim gabungan tersebut melakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap infrastruktur jaringan, server, hingga kesiapan sistem pendukung pelayanan di lapangan.
Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (TIKKIM) Kantor Imigrasi Kelas II TPI Entikong, Andi Latenrisukki Pabbenteng menjelaskan, bahwa peninjauan teknis ini adalah langkah esensial sebelum merealisasikan penggunaan mesin autogate yang akan ditambahkan sebanyak dua unit.
Kehadiran Autogate nantinya akan sangat mempercepat alur pemeriksaan keimigrasian. Namun, teknologi cerdas ini membutuhkan dukungan infrastruktur pendukung yang jauh lebih stabil dibandingkan sistem konvensional.
"Melalui peninjauan hari ini, kami memetakan apa saja yang perlu ditingkatkan agar nantinya masyarakat bisa menikmati fasilitas ini dengan maksimal tanpa kendala teknis," ujar Andi.
Berdasarkan hasil peninjauan dan koordinasi teknis, Imigrasi Entikong telah merumuskan sejumlah langkah strategis untuk meningkatkan kehandalan sistem. Saat ini, sistem di konter pemeriksaan PLBN Entikong tengah bersiap untuk bertransisi dari penggunaan jaringan nirkabel (Wi-Fi) menjadi jaringan kabel terintegrasi (LAN/Fiber Optic).
Langkah ini diambil untuk menjamin stabilitas koneksi Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM) dan mencegah terjadinya penumpukan data (bottleneck).Selain itu, guna merealisasikan target zero downtime (layanan tanpa henti), Imigrasi Entikong sedang mengupayakan kehadiran Internet Service Provider (ISP) mandiri. Jaringan ini akan berfungsi sebagai cadangan (backup) utama, untuk melengkapi fasilitas jaringan eksisting dari BNPP.
Langkah mitigasi juga menyentuh aspek ketahanan daya listrik. Untuk memastikan tidak ada interupsi pelayanan saat terjadi gangguan pasokan listrik atau selama masa jeda (delay) transisi ke mesin Genset, Imigrasi Entikong memprioritaskan pemasangan perangkat Uninterruptible Power Supply (UPS) berkapasitas besar pada setiap perangkat operasional yang kritikal.
"Kami akan terus melakukan koordinasi intensif dengan Direktorat TIK di pusat terkait pemenuhan standarisasi perangkat pendukung ini. Pada prinsipnya, Imigrasi Entikong siap melakukan mitigasi dan peningkatan infrastruktur secara menyeluruh, agar inovasi Autogate dapat segera beroperasi dan memberikan kenyamanan ekstra bagi para pelintas batas," tutup Andi (Tino)
