Kegiatan yang mengusung tema “Yesus Guru Yang Penuh Kuasa” dengan subtema “Wajah Yesus Dalam Injil Matius”.
Dalam sambutanya ia mengatakan, bahwa pemerintah Daerah memberikan dukungan yang penuh serta mengapresiasi setinggi-tingginya kepada umat Paroki Santo Paulus dan Petrus atas pelaksanaan BKSN serta antusias masyarakat saat acara pembukaan sore hari ini begitu semarak dan penuh rasa syukur.
Pemerintah kabupaten Sekadau kata dia, selalu mendukung kegiatan keagamaan setiap agama di kabupaten Sekadau, karena pembinaan keagamaan termasuk dalam visi dan misi kabupaten Sekadau dimasa Pemerintah Aron dan Subandrio.
“Saya mewakili Bupati Sekadau menyapa anak-anak kita yang memadati rumah Betang untuk berpartisipasi dalam Pawai Karnaval BKSN. Tanamkan jiwa dan kekuatan iman sebagai orang Katolik.”ucapnya.
Menurut dia, di era teknologi yang berkembang begitu pesat, banyak persimpangan jalan yang penuh tantangan iman. Kepada adik-adik gunakanlah plafon media sosial pribadi untuk menyebarkan mewartakan kebaikan sebagai orang Katolik.
Pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk mewujudkan kabupaten Sekadau yang harmonis dan bermartabat,
“Kami atas nama pemerintah mengucapkan selamat berlomba, jadikanlah momen ini sebagai jalin persaudaraan dan komunikasi dengan sesama,"ingatnya.
Kegiatan dilanjutkan pelepasan balon oleh Kepala Bapperida Kabupaten Sekadau dan pelepasan peserta pawai karnaval Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) 2026 oleh Uskup Valentinus Saeng.
Sementara itu ditempat yang sama Uskup Valentinus Saeng berharap agar Paroki Santo Petrus dan Paulus Sekadau untuk teruskan melanjutkan tradisi kegiatan BKSN pada tahun-tahun berikutnya.
BKSN adalah salah satu unsur sangat penting dalam kehidupan beriman yaitu membaca kembali kitab suci karena kehidupan iman umat Katolik berakar pada kitab suci.
“Saya berharap umat Katolik memiliki iman dan tanggung jawab terhadap kehidupan. Saya berpesan, tolong umat Katolik cintailah kehidupan dan alam semesta,"pesannya.
Ditempat yang sama Pastor kepala Paroki Martinus,CP dalam sambutannya,karena melihat pakaian yang dikenakan peserta sangat bervariasi artinya kitab suci belum mati di Sekadau, disisi lain kita telah membuka sekolah Yesus.
Ia berpesan kegiatan BKSN bukan sekadar membaca kitab suci namun supaya ajaran Yesus masuk ke hati kita. Ia berharap kepada peserta lomba agar mengikuti kegiatan dengan sportif dan kudus.
"Saya berpesan kepada peserta lomba agar mengikuti pawai dengan penuh sukacita, pawai karnaval yang kita lakukan adalah misi, kita Wartakan kalau di Sekadau orang Katolik bangga memiliki Kitab Suci,"ingatnya.
Sementara itu Paulus Sutami ketua panitia pelaksana BKSN tahun 2026 dalam laporannya mengatakan, apresiasi kepada peserta yang telah mengikuti puncak BKSN 2026 sore ini. Tujuan dari kegiatan ini untuk membangkitkan semangat dalam membaca dan memahami alkitab, serta memperkuat iman.
Dikatakan dia, bahwa jumlah peserta adalah seluruh umat di Paroki sebanyak 15 kring dan stasi-stasi yang ada lingkungan Paroki Santo Petrus dan Paulus Sekadau. Kali ini kegiatan dipusatkan di Betang Youth Center Sekadau, adapun kegiatan yang telah dilakukan yaitu misa pembukaan BKSN, Katekese, dan hari ini pawai karnaval, dilanjutkan perlombaan baca kitab suci, cerdas cermat, lomba mazmur dan perlombaan lainnya.
“Saya sampaikan terimakasih kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi, serta pihak keamanan yang siap mendukung penuh pengamanan selama kegiatan,"ucapnya.
Ia berpesan kepada peserta dan masyarakat, Mari bersama untuk menjaga ketertiban dan keamanan di tempat ini.
Hadir Uskup Keuskupan Sanggau Mgr. Valentinus Saeng, CP, Bupati Sekadau melalui Kepala Bapperida Kabupaten Sekadau Teresia Lili, Pastor Paroki P. Martinus, CP, Ketua Badan Pengurus Gereja (BPG), Kepala SKPD Martinus Ridi, Emanuel, Dishub, Kadis Disporapar Gunawan,ketua KPU Fransiskus Khoman, Abuntono ketua Pemuda Katolik,unsur Forkompincam Sekadau Danramil,. Kapolsek Sekadau Hilir,serta para undangan lainnya (tar/man)
