Simak !!! Ini Jumlah Warga Sekadau Terpapar ISPA, Kadis Kesehatan Minta Gunakan Masker Saat Keluar Rumah

Iklan

Iklan

HANDI IDUL FITRI

HANDI IDUL FITRI

Minggu, September 20, 2026

Simak !!! Ini Jumlah Warga Sekadau Terpapar ISPA, Kadis Kesehatan Minta Gunakan Masker Saat Keluar Rumah

 

Henry Alpius.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM.Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DKPP Dan KB) kabupaten Sekadau Henry Alpius mengungkap,bahwa selama musim kemarau sejak bulan Juni sampai sekarang, banyak warga kabupaten Sekadau yang terpapar kasus Inspeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).Maraknya kasus ISPA tersebut dipicu oleh Kabut Asap yang melanda.

"Agar terhindar dari ISPA gunakan masker," pesannya kepada media ını, Minggu (20/09/2026) melalui pesan WhatsApp.

Menurut dia, tren kasus ISPA di kabupaten Sekadau menunjukkan  penurunan, dari 1255 kasus pada bulan Juli menjadi 1.044 kasus pada bulan Agustus,sedangkan pada bulan September 2026. Meskipun menunjukkan kecenderungan positif, tapi interpretasi data September perlu dilakukan secara hati-hati karena periode pelaporan belum final. 

"Karena variasi kasus antar Puskesmas juga menunjukkan perlunya intervensi yang lebih terarah pada wilayah dengan beban kasus tinggi," ucapnya.

Secara menyeluruh kata dia, berikut jumlah kasus yang tersebar di setiap Puskesmas. Untuk Puskesmas Sekadau 533 kasus,sedangkan Puskesmas SP3 Trans sebanyak 270 kasus, lalu Puskesmas Nanga Taman sebanyak 158 kasus, baru kemudian di Puskesmas Simpang Empat Kayu Lapis sebanyak 157 kasus, Rawak sebanyak 154, selanjutnya Selalong 147, Sebetung sebanyak 146 kasus, kemudian selanjutnya di Puskesmas Nanga Mahap sebanyak 130 kasus, baru di Puskesmas Nanga Belitang 115 kasus dan Tapang Perodah,76 kasus lalu selanjutnya di Balai Sepuak 46 kasus, dan Sungai Ayak 10 kasus,. kemudian terkahir di RSUD Sekadau hanya 3 kasus.

"Jika ditotal warga Sekadau yang terpapar ISPA sebanyak 1,944 kasus, cukup besar," katanya.

Padahal kabupaten Sekadau termasuk wilayah Karhutla terkecil,namun kabut Asap tentu berasal dari kabupaten tetangga yang kebakaran (tar/man).


Diterbitkan: faktapagi.com

Bagikan artikel ini

  
Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar