Memiliki Riwayat Penyakit Ayan, Ningsih Ditemukan Meningal. - Faktapagi.com

Kamis, September 11, 2025

Memiliki Riwayat Penyakit Ayan, Ningsih Ditemukan Meningal.

Jenazah Ningsih saat sudah berada di rumah duka usai di evakuasi dari Sungai Sekadau,Kamis (11/09/2025) di dusun Kampung Padang.

SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Warga dusun kampung Padang desa Nanga Mentuka kecamatan Nanga Taman dikejutkan dengan penemuan mayat seorang perempuan bernama Sutiya Ningsih (45). Diketahui, Ningsih sehari-harinya bekerja sebagai petani dan penjual sayur keliling. Kejadian bermula ketika keluarga tidak melihat keberadaan Ningsih.di rumah, bahkan keluarga hanya melihat sepasang Sendal  ditanggga di tepi sungai Sekadau. Setelah ditelusuri akhirnya Ningsih ditemukan sudah tidak bernyawa, Di Sungai Sekadau, Kamis (11/09/2025) kemarin.

Kapolres Sekadau AKBP Donny Molino Manoppo melalui Kasi Humas IPTU Triyono menjelaskan, laporan pertama diterima Polsek Nanga Taman pada pukul 11.00 WIB. Menyadari korban belum ditemukan, warga bersama keluarga berinisiatif melakukan pencarian.

Menurut Triyono masyarakat dan keluarga sempat mencari korban di berbagai lokasi yang biasa dikunjungi, termasuk pasar dan kebun.Upaya mereka cukup sigap, bahkan melakukan penyelaman di sekitar sungai. 

"Hingga pukul 11.30 WIB, korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” jelasnya.

Dikatakan dia lagi, berdasarkan keterangan dari keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit kejang atau epilepsi. Dugaan sementara saat berada di sungai penyakit Ningsih kambuh, karena tidak ada yang melihat saat penyakitnya kambuh,.maka nyawanya tidak bisa di selamatkan.

"Berdasarkan keterangan keluarga Ningsih memang rutin mengonsumsi obat, diduga pada saat ia turun ke sungai Ningsih belum minum obat,. sehingga kambuh saat berada di sungai menyebabkan Ningsih meninggal," terangnya.

Setelah diketahui meningal, beberapa personel dari Polsek Nanga Taman langsung turun ke TKP untuk melakukan evakuasi mayat Ningsih di Sungai Sekadau. Kemunculan pihak kepolisian kemudian melakukan olah TKP, mencatat identitas korban dan saksi, serta berkoordinasi dengan warga setempat.

“Korban langsung dievakuasi ke rumahnya. Keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah karena korban memiliki riwayat epilepsi. Kami dari kepolisian turut berduka cita, semoga almarhumah diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,”ucap IPTU Triyono.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai dan memperhatikan kondisi kesehatan, terutama bagi yang memiliki riwayat penyakit tertentu,” ingatnya (tar/wos)

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments