![]() |
| Henry Alpius. |
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM.Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Henry Alpius mengingatkan agar masyarakat Sekadau selalu waspada terhadap wabah Demam Berdarah Dengue atau yang kerap disebut (DBD).
Ia menyebutkan bahwa sejak bulan September 2026, kasus Demam Berdarah Denque (DBD) sudah mulai muncul. Penyakit tersebut disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti. Berdasarkan data yang ada kesus DBD naik secara signifikan sejak bulan Oktober menjadi 24 kasus atau mengalami kenaikan sebesar 300 persen.
Jadi saya ingatkan agar masyarakat kabupaten Sekadau waspada terhadap wabah DBD yang mulai meningkat," katanya kepada media ini beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan berdasarkan data pasien DBD ruang anak pada bulan September terdapat 8 kasus, lalu pada bulan Oktober kasus naik menjadi 24 kasus atau naik 300 persen.Meski demikian peningkat kasus tersebut masih bisa di tangani secara maksimal dan belum di kategorikan sebagai kasus luar biasa.
"Meski kasusnya meningkat tajam tapi masih bisa di tangani dengan baik dan belum bisa dikatakan sebagai kasus luar biasa," ujarnya.
Ia meminta agar masyarakat bisa mengenali gejala dan segera seperti demam tinggi, jika gejala ini terjadi segera memeriksakan diri ke pasilitas kesehatan terdekat.
Selain DBD masyarakat juga di minta mewaspadai penyakit chikungunya. dengan gejala antara lain mendadak demam tinggi, nyeri sendi yang lama, dan nyeri otot.
Untuk mencegah agar wabah DBD tidak menyebar, caranya cukup dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah, caranya sederhana menutup tempat genangan air, pot bunga dan tidur mengunakan kelambu,
"Saya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu membersihkan selokan, bapak air serta hindari genangan air, karena di tempat itu nyamuk bisa berkembang biak," pesannya (tar/man)
