![]() |
| Sabli. |
Jika mereka neko-neko lanjut dia, terhadap penyaluran BBM tentu banyak mata masyarakat yang melihat,karena saat jual masyarakat sudah ganti panjang.
Bagaimana mau bermain, jika ada yang tidak kebagian saja, orang sudah ngomel dan marah, apalagi sampai terjadi penyelewengan.
"Tentu masyarakat marah, lagipula aparat kepolisian juga tidak tingal diam apabila terjadi penyelewengan penyaluran BBM," ucapnya.
Jadi, kita tidak boleh berprasangka buruk, karena SPBU sebagai pelayanan publik dan kebutuhan dasar masyarakat, tentu memiliki resiko tersendiri, dan pastinya banyak pihak yang tidak puas, sehingga menuduh yang macam-macam. Namun, jika tidak memiliki bukti konkrit asal tuduh yang macam-macam, itu tidak relevan.
Bahkan kata dia, sebelum datang BBM masyarakat sudah menyemut nunggu BBM bongkar.
Mana ada kesempatan mau nyeleweng, begitu antri BBM habis, besoknya begitu lagi.
Jadi, selama ını sepengetahuan saya tidak ada warga Rawak yang komplain dan menuduh yang bukan-bukan, tetap saja normatif.
"Kalau ada yang tidak puas ya wajar, karena tidak mungkin semua orang harus puas dengan keinginan masing-masing,karena pelayanan tentu ada SOP tersendiri," pungkasnya (tar/man).
