Sudah 15 Tahun Bantu Masyarakat Pedalaman Di Sekadau, WVI Pamit

Iklan

Iklan

HANDI IDUL FITRI

HANDI IDUL FITRI

Rabu, Agustus 05, 2026

Sudah 15 Tahun Bantu Masyarakat Pedalaman Di Sekadau, WVI Pamit

 

Pemberian penghargaan kepada 16 kepala Desa oleh pimpinan WVI pada acara perpisahan setelah pengandaian 15 tahun do kabupaten Sekadau, Rabu (05/08/2026) di Aula Gedung ITKK jalan merdeka Timur Sekadau Hilir.

SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Setelah 15 tahun berada di kabupaten Sekadau dengan berbagai program pendampingan dari tahun 2011-2026. Kini Wahana Visi Indonesia (WVI) telah mengakhiri semua program tersebut. Diketahui tugas pendampingan dari WVI adalah terhadap 16 desa dengan 38 ribu warga terdampak, mulai dari sanitasi lingkungan (Jamban/WC), Pelatihan kader Posyandu, Gizi Anak, jaringan Air bersih serta berbagai program pendampingan lainnya. Pendampingan dilakukan berkolaborasi dengan Pemerintah daerah sampai di tingkat desa, Rabu (05/08/2026) di Gedung ITKK jalan merdeka Timur kecamatan Sekadau Hilir.

Dalam sambutannya Bupati Sekadau Aron, SH menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Wahana Visi Indonesia yang sudah setia mendampingi masyarakat pedalaman selama 15 tahun.

"Atas nama masyarakat kabupaten Sekadau saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada WVI selama ını," kata Aron.

Dikatakan Aron lagi, kegiatan kita hari ini adalah perayaan penutupan program Sponsorship di area Sekadau. 

Menurut dia, kegiatan WVI terfokus pada dua kecamatan yaitu Sekadau hilir dan Nanga Taman..Adapun kegiatan pendampingan yang telah dilakukan oleh WVI meliputi, kebersihan sanitasi, air bersih, pendidikan, perlindungan anak dan penguatan kelembagaan anak. 

"Kisah ini tidak bisa kita lupakan begitu saja, kolaborasi yang baik ini patut kita syukuri," tukas Aron.

Sehingga lanjut dia, dengan adanya kolaborasi ini, kabupaten Sekadau menjadi yang kabupaten yang pertama melaksanakan Deklarasi Open Defecaption Free (ODF) di provinsi Kalimantan Barat. Kabupaten Sekadau adalah kabupaten yang pertama diberikan piagam penghargaan sebagai kebupaten layak anak dari Kemendagri. Oleh karena itu, kami sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada WVI termasuk para donaturnya. Kami bersyukur program ini tidak semuanya berakhir, masih ada beberapa program yang akan dilanjutkan di kabupaten Sekadau.

"Saya  berharap kepada WVI untuk meningkatkan program selanjutnya termasuk pendidikan," kata Aron.

Sementara itu Resource Development and Communication (RDC) Direktor Wahana Visi Indonesia (WVI) Asteria Aritonang dalam sambutannya, mengatakan,bahwa perubahan yang telah dibangun selama 15 tahun di kabupaten Sekadau dapat terus berlangsung. 

Program ini berada di 16 desa dan di dua kecamatan kabupaten Sekadau dengan penerima manfaat lebih dari 38 ribu warga yang mendapat manfaat.

Dia berharap meski program pendampingan sudah selesai namun perubahan yang telah di capai  harus tetap terjaga.

"Setelah pendampingan usai, saya berharap agar apa yang sudah dibangun atau dibuat agar tetap terjaga," katanya.

Ditempat yang sama Eka Siregar manager WVI area Sekadau mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu kami dalam menjalankan program ini, kami juga mohon maaf jika ada yang kurang berkenan selama perjalanan kami selama 15 tahun di Sekadau.

"Atas nama WVI saya mohon maaf apabila selama bertugas kru dan rekan saya dilapangan terdapat kesalahan mohon di maafkan," ucapnya.

Hadir Kapolres Sekadau Andika Wiratama, Perwakilan dari Kajari Sekadau, Perwakilan dari Dandim 1204,  ketua TP PKK kabupaten Sekadau Ny, Magdalena Susilawati Aron, SP, kepala Dinas Kesehatan PP dan KB Henry Alpius, kepala dinas PU Heri Handoko, kepala Dinas Pemdes Sabas, Kasat Pol PP Paulus Ugang, kadis Sosial Martinus Ridi,kepala BAPPERIDA, wakil ketua DPRD Jefray Raja Tugam serta para Kabag,Kabid, dinas terkait kepala Desa Se-kabupaten Sekadau serta para undangan lainnya (tar).




Diterbitkan: faktapagi.com

Bagikan artikel ini

  
Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar