Buka Pelatihan Tenaga Sensus Ekonomi,Wabup Minta Data Ke Sumber Bukan Ditebak Diatas Meja

HANDI IDUL FITRI

HANDI IDUL FITRI

Kamis, Juni 11, 2026

Buka Pelatihan Tenaga Sensus Ekonomi,Wabup Minta Data Ke Sumber Bukan Ditebak Diatas Meja

Berfoto bersama usai acara pembukaan pelatihan tenaga Sensus Ekonomi kabupaten Sekadau tahap II, Rabu (10/06/2026) di Aula Kantor CU KK Sekadau.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM.Wakil Bupati Sekadau Subandrio membuka pelatihan kepada 235 orang tenaga Sensus Ekonomi.Hal ini dilakukan saat akan memasuki semester ke dua tahun 2026, pemerintah melalui badan statistik melakukan pelatihan kepada sejumlah tenaga sensus untuk melakukan sensus tahap kedua tahun 2026. Acara pelatihan dibuka oleh wakil Bupati Sekadau Subandrio, SH.MH Rabu (10/06/2026) di Aula gedung CU Keling Kumang jalan merdeka Timur Sekadau.

Dalam sambutanya Wakil bupati Sekadau Subandrio S.H, M.H menyampaikan, bahwa tahapan ini adalah untuk mempersiapkan petugas, agar bisa maksimal untuk melakukan sensus ekonomi di lapangan.

"Pemerintah menyiapkan kurang lebih 235 orang tenaga untuk melakukan sensus Ekonomi di kabupaten Sekadau,," sebut Subandrio mengawali sambutannya.

Menurut dia, data sensus ekonomi menjadi sangat penting sebagai bahan bagi pemerintah untuk mengambil kebijakan. Dia berharap agar data dari hasil sensus adalah data yang akurat, sehingga menjadi bahan untuk agar mengidentifikasi potensi daerah.

Untuk pijakan dalam rangka pengambilan kebijakan yang sesuai dengan kondisi riil masyarakat.

"Mudah-mudahan data yang dihasilkan dapat dijadikan pijakan bagi Pemerintah dalam pengambilan kebijakan," ucapnya.

Dikatakan dia lagi, salah satu dampak dari pertumbuhan ekonomi adalah pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), saat IPM kita semakin membaik. Tercatat pada tahun 2025 pertumbuhan IPM kita tumbuh sebesar 14.6 persen, meski kita masih berada di peringkat 13 di Kalbar, tapi apabila kita konsisten pada pertumbuhan sektor  ekonomi, pendidikan dan kesehatan bukan tidak mungkin peringkat kita akan membaik.

Secara ekonomi kita masih berada di angka rata-rata penghasilan Rp. 7-8 JT/jiwa pertahun atau sekitar Rp 667 ribu perbulan. Sedangkan, untuk bidang kesehatan kita memiliki 2  Rumah Sakit dan 13 Puskesmas, sehingga harapan hidup kita mencapai 75 tahun.

"Saya berharap agar peserta mengikuti pelatihan ini dengan baik," pesannya.

Ia meminta ketika bertugas dilapangan nanti para petugas hendaknya melakukan pendataan langsung ke sumber data jangan main kira-kira di atas meja. Karena,jika salah maka pekerjaan yang saudara lakukan dapat merusak arah pembangunan bagi masyarakat.

Usai memberikan arahannya Wabup Subandrio menyematkan rompi dan tanda pengenal sebagai petugas sensus ekonomi 2026.

Ditempat yang sama Kepala BPS kabupaten Sekadau Imam Setya Hernomo dalam laporannya menyampaikan, bahwa pelatihan  sensus ekonomi tahun 2026 dilakukan dua tahap. Tahap pertama telah dilakukan pada 4-6 Juni 2026 dan tahap dua dilaksanakan mulai 10-12 Juni 2026  dengan jumlah peserta sebanyak 235 orang.

Dia menambahkan, pembelajaran dilakukan secara hibrid dengan memanfaatkan pembelajaran mandiri dan tatap muka. "Sedangkan pendataan dilakukan menggunakan aplikasi yang sudah disiapkan," ungkapnya (tar).


Diterbitkan: faktapagi.com

Bagikan artikel ini

  
Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar