Buka Acara Gawai, Wagub Minta Bukan Ajang Untuk Mabuk-Mabukan

Iklan

Iklan

HANDI IDUL FITRI

HANDI IDUL FITRI

Rabu, Juli 22, 2026

Buka Acara Gawai, Wagub Minta Bukan Ajang Untuk Mabuk-Mabukan

 

Pemukulan Gong Oleh Wakil Gubernur Kalbar dan Bupati Sekadau sebagai tanda dibukanya acara Pekan Gawai Dayak yang ke XV kabupaten Sekadau tahun 2026, Selasa (21/07/2026) di Betang Youth Center.

SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Wakil Gubernur (Wagub)Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan bersama Bupati Sekadau Aron, SH membuka secara resmi kegiatan Gawai Dayak yang ke XV tahun 2026 kabupaten Sekadau. Kegiatan Gawai kali ini mengambil tema “Melestarikan Adat dan Budaya Dayak sebagai jati diri dalam membangun Sekadau yang berbudaya dan berkelanjutan, Selasa (21/07/2026) di Betang Youth Center jalan Panglima Naga komplek pasar baru desa Sungai Ringin kecamatan Sekadau Hilir.

Dalam sambutannya Wagub mengucapkan terimakasih kepada para sponsor yang sudah membantu meringankan beban anggaran bagi panitia untuk pelaksanaan gawai Dayak ke XV kabupaten Sekadau.

"Atas nama pemerintah Provinsi Kalimantan Barat saya mengucapkan selamat melaksanakan pekan Gawai Dayak ke 15 kabupaten Sekadau,"ucapnya.

Dikatakan dia,bahwa jika bukan karena keinginan kuat para panitia barang kali kegiatan Gawai mungkin tidak terlaksana karena efesiensi besar-besaran oleh Pemerintah Pusat. Namun, berkat andil semua pihak termasuk para investor yang juga membantu meringankan beban panitia.

"Terimakasih kepada para investor di kabupaten Sekadau," ujarnya.

Ia yakin dengan memberikan sumbangan perusahaan aman dan tidak sakit. 

"Coba dari dulu prilaku investor seperti itu, tidak keluar Kalimat saya untuk menunjuk mata orang-orang, semoga yang seperti ını di pertahankan,"imbuhnya.

Menurut dia,pada momentum Gawai bukan hanya sekedar acara seremonial belaka, tapi lebih kepada pelestarian budaya ditengah zaman modern seperti ını. 

"Saya yakin dan percaya suku apapun yang tidak melestarikan adat budayanya pada saat sekarang lama kelamaan akan punah dengan sendirinya,"katanya.

Karena lanjut dia,budaya menjadi sangat penting, ia meminta agar suku Dayak di Kalbar untuk secara kontinyu mengadakan event budaya setiap tahunnya,disamping sebagai wujud pelestarian budaya, ada tiga hal yang harus dilakukan oleh orang Dayak pertama berdaulat dibidang politik, Dayak memiliki SDM Dayak yang mumpuni, siap memimpin di daerahnya, hal ini kita teruskan lewat Gawai yang kita lakukan, kedua berkepribadian secara budaya serta berdaulat dibidang ekonomi namun belum kuat, kedepannya investor dan pengusaha lahir dari Dayak dan pemimpin Dayak yang memiliki finansial yang menyokong dana untuk PGD.

"Saya ingin investasi di Kalbar memiliki dampak langsung terhadap masyarakat,"pintanya

Serta kata dia lagi, semua persoalan sosial yang selama ini masih dirasakan sebagian masyarakat, harus kita tuntaskan. Pemerintah akan terus memberikan perlindungan terhadap pelaku investasi dengan catatan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Beberapa konflik antara masyarakat dan pengusaha yang selama ını terjadi di Kalimantan Barat sebisa mungkin akan kita minimalisir. Pajak air permukaan, berpotensi capai 1,7 triliun.

Bahkan lanjut dia, investasi di Kalbar ada 1000 lebih, baik investasi bidang perkebunan dan tambang,semua itu ada pada peraturan perundang-undangan agar wajib bayar pajak.

Saat ını ada sekitar Rp. 26 miliar dana pajak yang  masuk ke kas Daerah pemerintah provinsi Kalbar, maka dari itu ia meminta agar semua kendaraan milik perusahaan agar dimutasi ke nomor polisi Kalbar .dengan plat KB, hal ini mengingat kerugian kita merusak jalan,menguras BBM, yang diperuntukan untuk Kalbar namun bayar pajaknya malah untuk Daerah lain,. karena setelah dilakukan efesiensi oleh Pemerintah Pusat, hingga 2 tahun terakhir sudah 1 triliun APBD provinsi Kalbar di potong Pemerintah Pusat.

Untuk itu ia meminta agar setiap perusahaan yang memiliki kendaraan motor maupun kendaraan roda empat roda enam dan kendaraan lainnya harus mengunakan Plat KB, yang ikut lelang juga utamakan plat KB, SPBU dahulukan plat KB, ditempat lain juga melakukan itu maka di Kalbar kami terapkan seperti itu.

Jangan hanya mencintai Sawit namun tidak mencintai lahannya, begitu juga tambang tanah milik Kalbar, tukar dengan kepedulian sosial. Beberapa hari lalu PLN hidup mati hidup mati semua itu akibat bocor Boiler, akibat krisis energi, pemerintah provinsi Kalbar ingin menyuplai Energi untuk Kalbar.

Kedepannya pemerintah provinsi Kalbar ingin konversi Batu Bara dengan Cangkang Sawit, pabrik Sawit berdampak nyata untuk pemenuhan energi yang berdampak di Kalimantan Barat. Sebanyak 140 PKS di Kalbar bisa penuhi energi listrik untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat Kalimantan Barat

"Ia berharap kepada perusahaan agar jangan lagi menjual cangkang Sawit keluar  Kalbar,himbauan ini kita lakukan untuk meringankan beban kita untuk membangun Kalimantan Barat ini.

"Karena banyak perusahaan menggunakan kalimat ayu tingting alamat palsu," ujarnya.

Ia berpesan kepada masyarakat Dayak kabupaten Sekadau,agar ketika Gawai jangan minum-minum terlalu berlebihan. Bahkan, jangan minum malah dilombakan sampai mabuk, karena sejatinya minum hanya ritual suku Dayak. 

"Karena Gawai adalah sesuatu yang sakral bagi suku Dayak,bukan ajang untuk mabu-mabukan," pesannya.

Ditempat yang sama Bupati Sekadau Aron,SH dalam sambutanya mengatakan, bahwa Gawai Dayak adalah rangkaian penutupan seluruh gawai Dayak di kabupaten Sekadau selesai dan ditutup dengan Gawai Dayak Kabupaten.

Akibat efesiensi kata dia lagi,tahun ini hampir tidak melaksanakan Gawai Dayak, namun berkat keuletan jajaran Panitia dan DAD yang cekatan mencari bantuan dana dari para donatur yang begitu antusias untuk menyukseskan Gawai, akhirnya membuahkan hasil sehingga hari ını kita bisa melakukan pembukaan Gawai yang ke XV.

Menurut dia, Gawai merupakan acara untuk melestarikan adat budaya Dayak kabupaten Sekadau. Seperti contoh tarian kolosal seperti yang kita saksikan. semua itu adalah tarian yang pernah dilakukan oleh para leluhur kita dulu.

Sehingga sebagai generasi penerus Dayak, mereka paham dan mengerti budaya Dayak di kabupaten Sekadau 

"Atas nama Pemerintah Daerah kabupaten Sekadau saya mengucapkan terimakasih kepada sub suku benawas sebagai tuan rumah pada Gawai Dayak tahun ını.

Hampir Rp 70 juta sumbangan dari semua kampung Benawas dan ditambah sponsor lainnya, untuk meringankan anggaran Gawai. "Ini contoh yang baik buat kita semua dan sub suku lain di kabupaten Sekadau," kata Aron.

Menurut dia,aslinya kegiatan Gawai adalah ritual mengantar benih ke Jurong, tujuannya agar tahun-tahun depan ketika Gawai bisa mendapatkan rejeki padi yang melimpah. "Sejatinya Gawai adalah sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan yang mahakuasa agar setelah diberikan hasil panen yang melimpah," katanya.

Ia meminta kepada seluruh pemilik stand selama perhelatan Gawai agar menjaga kebersihan, untuk diketahui satu hari saja di kota Sekadau sampah bisa mencapai 14 ton, beberapa tahun kedepan TPA tidak cukup, makanya para pemilik stand agar pahami masalah sampah. Jangan jadi beban baru bagi petugas sampah di kabupaten Sekadau.

"Sebagai penutup saya banyak mengucap trimakasih kepada TNI, Polri di kabupaten Sekadau yang telah menjaga keamanan selama pembukaan dan pawai budaya tadi.Setiap tahunnya tamu undangan yang hadir selalu banyak yang hadir," katanya.

Sementara itu Jefray Raja Tugam ketua DAD kabupaten Sekadau dalam sambutanya meminta agar selama perhelatan Gawai tidak dinodai oleh hal-hal yang kurang baik,demi menjaga marwah suku Dayak kabupaten Sekadau. 

Karena sejatinya kegiatan Gawai adalah tempat kita bersenang-senang dan bersilaturahmi antar teman dan kerabat, bukan ajang untuk ugal-ugalan.

"Minum jangan sampai mabuk, karena jika mabuk bisa merubah prilaku orang," pesannya.

Sementara itu ditempat yang sama Bernadus Mohtar, ketua panitia Gawai ke XV tahun 2026 dalam laporan mengatakan, ia menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah maupun dan Pemerintah Provinsi Kalbar, para donatur, dan tuan rumah sub suku Benawas,  yang telah memberikan support, sehingga semua rangkaian acara pembukaan Gawai bisa berjalan dengan baik.

“Kami ajak seluruh lapisan masyarakat Sekadau bisa datang meramaikan dan menyaksikan perhelatan gawai Dayak kabupaten Sekadau” pintanya.

Turut Hadir Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan bersama istri, Bupati Sekadau Aron bersama istri, Wakil Bupati Sekadau Subandrio bersama istri, Ketua DPRD Prov. Kalbar Aloysius, Wakil Bupati Sanggau Susana Harvena, Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama, Pasi Intel Kodim 1204/ Sanggau Kapten Inf Fian, Ketua DPRD Kabupaten Sekadau Hermanto dan beberapa anggotanya, Ketua DAD Kabupaten Sekadau Jeffray Raja Tugam, Ketua-ketua DAD di 7 Kecamatan, Ketua MABT Harianto, Ketua MABM Safi'i Yanto 

Kepala SKPD Provinsi Kalbar dan sejumlah kepala SKPD kabupaten Sekadau, Raja Kusuma Negara Sekadau, Ketua Ormas Dayak, pihak Perusahaan, Instansi Perbankan dan Koperasi CU serta semua ketua Paguyuban se-Kabupaten Sekadau(tar/wos).

Diterbitkan: faktapagi.com

Bagikan artikel ini

  
Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar