![]() |
| Jemput bola ala kantor imigrasi Entikong terhadap warga yang sedang sakit dari dusun Balai II, Rabu (25/03/2026) kemarin. |
ENTIKONG–FAKTAPAGI.COM.Kantor Imigrasi Kelas II TPI Entikong kembali membuktikan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima dan inklusif bagi masyarakat di kawasan perbatasan. Melalui program inovasi unggulan bernama “SPRI Mobile Menyadik”, petugas Imigrasi melakukan layanan jemput bola dengan mendatangi langsung kediaman pemohon paspor yang tengah mengalami kendala kesehatan, pada Rabu (25/03/2026) kemarin.
Layanan responsif ini diberikan kepada Ricky Luhuttuah Simamora, seorang warga yang berdomisili di Dusun Balai Karangan II. Diketahui, yang bersangkutan saat ini tengah terbaring sakit akibat terserang tipes yang disertai pembengkakan pada bagian kaki. Kondisi medis tersebut membuatnya sama sekali tidak memungkinkan untuk melakukan mobilitas dan datang langsung ke Kantor Imigrasi Entikong.
Kepala Seksi Lalu Lintas dan Izin Tinggal Keimigrasian, Muhammad Reza.S.H. menyampaikan, bahwa aksi cepat tanggap ini merupakan esensi dari inovasi SPRI Mobile Menyadik. Program ini dirancang khusus untuk memfasilitasi warga di wilayah kerja Imigrasi Entikong yang berada dalam kondisi darurat medis atau sakit keras.
"Kami menyadari sepenuhnya bahwa ada kondisi-kondisi khusus di mana pemohon benar-benar
tidak berdaya secara fisik untuk hadir di kantor. Oleh karena itu, melalui SPRI Mobile Menyadik, petugas kami yang bergerak menuju rumah pemohon untuk melakukan proses pengambilan biometrik hingga wawancara di tempat.”
Melalui 'SPRI Mobile Menyadik, kami memastikan bahwa keterbatasan fisik tidak lagi menjadi hambatan dalam memperoleh pelayanan publik berkualitas yang setara.
"Lebih dari sekedar solusi darurat, langkah responsif ini diharapkan menjadi role model pelayanan di kawasan perbatasan yang mengedepankan kedekatan instansi dengan masyarakat demi terbangunnya kepercayaan publik," jelasnya (tino).
