![]() |
| Berfoto bersama usai kegiatan sosialisasi Karhutla di kecamatan Nanga Mahap, Senin (14/09/2026) dikantor camat Nanga Mahap. |
Kegiatan sosialisasi tersebut melibatkan seluruh elemen masyarakat para tokoh masyarakat,kepala Desa, Tokoh Adat, serta Ormas yang ada.
Kehadiran berbagai elemen tersebut menunjukkan, bahwa pentingnya keterlibatan seluruh komponen dalam mencegah terjadinya Karhutla.
Franseda Sasak Camat Nanga Mahap mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan sosialisasi tersebut. Karena menurut dia,pencegahan Karhutla membutuhkan komitmen dan kerja sama seluruh pihak, bukan hanya pemerintah dan aparat keamanan.
Pencegahan Karhutla adalah tanggung jawab kita bersama. Pemerintah, TNI, Polri, Pengusaha,Pemdes, tokoh masyarakat, tokoh adat, Ormas dan seluruh elemen masyarakat.
"Semuanya harus memiliki komitmen yang sama untuk mencegah dan menjaga wilayah kita dari ancaman Karhutla,” sarannya.
Ia juga mengajak, agar para Kepala Desa serta tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk berperan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya pembakaran lahan yang tidak terkendali.
Menurutnya, langkah pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui peningkatan kesadaran masyarakat, koordinasi antarinstansi, serta kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran.
Di sisi lain, keterlibatan PT Arvena Sepakat menjadi bagian dari dukungan dunia usaha terhadap upaya pemerintah dan aparat dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mencegah terjadinya Karhutla.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi dan komitmen di seluruh lapisan masyarakat Kecamatan Nanga Mahap untuk bersama-sama melakukan pencegahan Karhutla.
"Saya berharap agar ada sinergi dan kepedulian kuat dari masyarakat, serta kesiapsiagaan sejak dini menjadi kunci untuk mewujudkan Kecamatan Nanga Mahap terbebas dari Karhutla," pesannya (tar/man)
