![]() |
| Mobil Ambulance saat menunggu untuk di seberangkan membawa salah satu pasien gawat darurat namun tidak dilayani oleh Fery (22/06/2026) malam. |
"Kami kecewa sekali dengan pelayanan Fery Penyeberangan di Sunyat, seharusnya warga yang sakit mau dibawa ke rumah sakit malam-malam mestinya dilayani, kalau tidak konsisten sebaiknya angkat kaki saja," kata Abus Yanto warga Belitang Hulu kepada media ını melalui pesan WhatsApp Kamis (25/06/2026) malam.
Menurut dia, kehadiran Fery Penyeberangan di wilayah Belitang tujuannya adalah untuk melayani warga di tiga kecamatan Belitang yang terisolasi oleh sungai Kapuas, tujuannya supaya angkutan barang dan orang bisa lancar, maka ditugaskan lah Fery sebagai alternatif lain supaya arus transportasi lancar.
Hanya saja, pelayanan Fery sering lalai, mereka bekerja tidak sesuai dengan tugasnya sebagai pelayan, apalagi jika ada warga sakit yang membutuhkan pertolongan segera. "Harusnya dilayani, bukan di cuekin seperti beberapa hari lalu," katanya kesal.
Untuk itu itu ia meminta agar pihak terkait,karena Fery tersebut adalah wewenang Pemerintah Provinsi sebaiknya pihak terkait segera melakukan evaluasi terhadap pengelolaan atau petugas yang ada di kabupaten Sekadau saat ını.
"Kalau petugas tidak baik, sebaiknya rolling saja, karena warga Belitang sangat membutuhkan pelayanan yang baik dari Fery Penyeberangan tersebut," pintanya.
Dikonfirmasi kepada Plt Kepala Dinas Perhubungan kabupaten Sekadau Awan Setiawan terkait hal ini, belum di jawab (tar).
