Tragis Hidrolik Macet, Sopir Dumptruck Tewas Tertimpa Bak - Faktapagi.com

Kamis, Maret 12, 2026

Tragis Hidrolik Macet, Sopir Dumptruck Tewas Tertimpa Bak

Korban saat terjepit di bak dan kabin Dumptruck, di depan toko Sumber Tani Sekadau, Rabu (11/03/2026) kemarin.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Gampang Sriyono (57) warga Parit Mayor Desa Kapur kecamatan Sungai Raya kabupaten Kubu Raya adalah seorang sopir Dumptruck yang meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan kerja saat proses bongkar muat pupuk di toko pertanian Sumber Tani jalan Merdeka Timur desa Mungguk kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Rabu (11/03/2026) kemarin.

Mendapat laporan kecelakaan tersebut petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono membenarkan peristiwa tersebut, kejadian bermula saat korban mengantarkan pupuk jenis NPK sebanyak 180 karung dari gudang di Pontianak menuju toko pertanian Sumber Tani di Sekadau menggunakan mobil Dumptruck.

“Sesampainya di toko tersebut sekitar pukul 07.30 WIB, korban bersama beberapa karyawan toko menurunkan karung pupuk dari atas kendaraan dibawa ke toko,” ujar Triyono.

Dalam proses penurunan pupuk, agar mudah bak dumptruck sempat diangkat sekitar satu meter dengan posisi nungging dari rangka kendaraan. Setelah seluruh pupuk selesai diturunkan, korban kemudian berupaya menurunkan kembali bak kendaraan ke posisi semula.

Namun, saat korban hendak menurunkan bak kendaraan, tiba-tiba hidrolik Dumptruck mengalami kendala sehingga tidak dapat kembali ke posisi normal.

“Lalu korban kemudian berupaya mendorong hidrolik menggunakan kayu agar bak kendaraan bisa kembali ke posisi semula,” jelas Triyono.

Namun naas, saat korban berada dibagian bawah bak kendaraan, tiba-tiba bak Dumptruck yang semula pada posisi nungging, tiba-tiba turun dan menjepit tubuh korban diantara bak dan kabin kendaraan. Akibatnya,korban mengalami luka serius di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Berdasarkan hasil olah TKP kata Triyono lagi, sesuai keterangan dari beberapa saksi, kejadian tersebut diketahui ketika seorang karyawan toko keluar untuk memanggil korban. Namun beberapa kali dipanggil korban tidak merespons. "Namun, setelah diperiksa, korban ditemukan sudah dalam kondisi terjepit di bawah bak kendaraan," jelasnya.

Menurut dia, peristiwa ini merupakan kecelakaan kerja. Petugas telah melakukan olah TKP serta mengumpulkan keterangan sejumlah saksi untuk memastikan rangkaian kejadian.

"Saya mengingatkan agar para pekerja, yang menggunakan kendaraan angkut dengan sistem hidrolik, agar selalu memperhatikan standar keselamatan kerja dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan aman," sarannya (tar/wos).

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments