![]() |
| Yemi Ibrahim. |
"Saya menyarankan agar setiap rumah menyiapkan pengamanan jika air datang, misalnya menyimpan barang berharga ditempat yang lebih aman," kata Yemi Ibrahim kepada desa Seberang Kapuas kepada media ını, Sabtu (20/12/2025) melalui pesan WhatsApp.
Menurut dia, imbauan ini ia sampaikan karena hampir 40 persen warga Desa Seberang Kapuas tingal di bantaran sungai Kapuas, artinya mereka lebih rentan terdampak banjir. Tetapi lanjut dia, pihak Desa juga telah menyiapkan posko pengungsian bagi warga yang terdampak banjir. Meskipun warga Desa Seberang Kapuas untuk beberapa dusun telah terbiasa dan pengalaman menghadapi banjir, namun jika tingginya intensitas hujan, perlu diwaspadai karena banjir dengan gelombang besar kapan saja bisa terjadi.
"Kita melalui Kadus, Ketua RT/RW sudah mengingatkan warga agar tetap waspada, kita juga terus berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan BPBD kabupaten terkait Banjir," kata Yemi.
Mudah-mudahan banjir besar tidak terjadi lagi, karena jika itu terjadi masyarakat bisa menderita harus memindahkan barang dan tidak bisa beraktifitas, ekonomi bisa lumpuh.
"Untuk itu, sekali lagi saya menyampaikan agar masyarakat tetap waspada apalagi bukan Desember intensitas hujan semakin tinggi," ucapnya (tar)
