Serahkan E-STDB Kepada Petani Swadaya, Aron Sebut Sawit Sebagai Komoditi Primadona Kabupaten Sekadau

Iklan

Iklan

HANDI IDUL FITRI

HANDI IDUL FITRI

Kamis, Oktober 01, 2026

Serahkan E-STDB Kepada Petani Swadaya, Aron Sebut Sawit Sebagai Komoditi Primadona Kabupaten Sekadau

 

Penyerahan sertifikat E-STDB secara simbolis oleh Bupati kepada lima perwakilan kepala Desa  di kecamatan Nanga Taman, Rabu (309/2026) di Aula kantor Camat Nanga Taman.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM.Bupati Sekadau Aron,S.H menyerahkan secara simbolis  511 sertifikat E-STDB kepada petani di lima Desa. Pencaapaian 511 E-STDB ıni merupakan bentuk bantuan nyata Yayasan WWF Indonesia sebagai mitra pembangunan untuk mencapai target pencapaian E-STDB dinas DKP3 di kabupaten Sekadau. Adapun lima Desa yang mendapatkan sertifikat tersebut adalah Desa Senangak, Nanga Engkulun, Nanga Koman, Nanga. Mongko dan Desa Lubuk Tajau, Rabu (30/09/2026) di Aula kantor Camat Nanga Taman.

Dalam arahannya putra asal Desa Nyonak kecamatan Nanga Mahap ini mengatakan,bahwa kabupaten Sekadau berada pada peringkat ke 7 secara luas lahan, dan peringkat ke 5 penghasil CPO terbesar di Kalbar. Berkat kelapa sawit pertumbuhan ekonomi kabupaten Sekadau pernah tumbuh di atas pemprov Kalbar, itu semua karena petani sawit.

Menurut dia, sertifikat E-STDB  menjadi sangat penting karena selain memuat identitas kebun juga memuat identitas pemilik kebun.

Untuk itu, mewakili masyarakat kabupaten Sekadau dirinya mengucap terimakasih dan apresiasi kepada yayasan WWF Indonesia yang telah membantu Pemerintah Daerah dalam melakukan pendataan pekebun sawit swadaya.

"Komitmen pemerintah daerah pada sawit berkelanjutan kabupaten Sekadau di apresiasi banyak pihak dan sebagai bupati saya sering di undang di berbagai acara tingkat nasional sebagai narasumber," katanya.

Terkait Karhutla di Sekadau lanjut dia, kebakaran secara umum di kabupaten Sekadau masih terkendali, karena warga betul-betul menjaga Api dns membuat batas saat akan membakar Ladang.

"Sedangkan Kebakaran Hutan memusnagat kecil, terkecil di Kalbar dan terkendali," katanya.

Sementara itu Plt kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, Peternakan dan Perikanan (DKP3) kabupaten Sekadau Drs.Sabdae M.si dalam sambutanya mengatakan, berdasarkan data statistik perkebunan tercatat jumlah petani swadaya  (mandiri dan Plasma)untuk komoditas Sawit berjumlah 52.127 hektare.  

Untuk melakukan pendataan dan penataan di kabupaten Sekadau, peran kolaborasi antara pemerintah daerah dengan Yayasan WWF Indonesia sebagai salah satu mitra strategis pembangunan telah melakukan pemetaan dan pendataan pekebun swadaya di lima desa masing - masing di desa lubuk Tajau sebanyak 58  E-STDB, desa Lubuk Tajau 145 E-STDB, desa Nanga Engkulun 150 E-STDB, desa Nanga Mongko 89 E-STDB, dan desa Senangak sebanyak 68 E-STDB.

Meskipun kata dia, tidak seluruh lahan petani dapat di terbitkan E-STDB karena beberapa ketentuan yang harus di penuhi terutama bebas kawasan dan HGU perusahaan. 

"Oleh karena itu pemerintah  berkomitmen akan terus melakukan kegiatan pendataan berkolaborasi dengan mitra strategis pembangunan yang memiliki perhatian dengan pembangunan di kabupaten Sekadau," katanya.

Muhammad Munawir Commodities and Green Financing Coordinator WWF Indonesia Arabela Landscape area kabupaten Sekadau,menyampaikan, capaian 511 E-STDB ıni merupakan bentuk bantuan nyata Yayasan WWF Indonesia sebagai mitra pembangunan untuk mencapai target pencapaian E-STDB dinas DKP3 di kabupaten Sekadau. 

Robertus Robby camat Nanga Taman dalam sambutannya mengatakan E-STDB merupakan hal yang sangat penting bagi pekebun sawit swadaya. Dengan adanya E- STDB kebun menjadi jelas karena mencakup nama pemilik, asal bibit, dan lokasi kebun.

"Namun dalam pelaksanaan di lapangan masih mengalami kendala terkait bersinggungan dengan kawasan hutan dan HGU perusahaan sehingga e-STDB tidak bisa di terbitkan,"kata Sandae.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt Kadis DKP3 Drs.Sabdae, M.Si, Kadis Pemdes Sabas S.IP, Kadis Sosial dan perlindungan Perempuan Martinus Ridi S.KM M.AP., Kasat Pol PP Paulus Ugang, Camat Nanga Taman Robertus Robby, Perwakilan dari Danramil Nanga Taman, Perwakilan dari Polsek Nangan Taman, kepala Desa dan sejumlah undangan lainnya(tar/man).

Diterbitkan: faktapagi.com

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar