Musim Kemarau, Arus Trasnportasi Warga Seberang Kapuas Terganggu

Iklan

Iklan

HANDI IDUL FITRI

HANDI IDUL FITRI

Selasa, September 08, 2026

Musim Kemarau, Arus Trasnportasi Warga Seberang Kapuas Terganggu

 

Kondisi Dermaga penyeberangan sungai Kapuas di stegher yang pondasi dermaga sudah amblas mengikuti kontur tanah, sehingga agak memcurut ke bawah foto diambil Selasa (08/09/2026). kemarin.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Kepala Desa Seberang Kapuas Yemi Ibrahim mengeluhkan,musim kemarau yang berkepanjangan menyebabkan arus trasnportasi warga yang melintas dari Seberang Kapuas menuju kota Sekadau sedikit mengalami kendala. Karena dermaga tempat persinggahan sudah kandas di tanah, jadi posisi tidak rata memcurut ke bawah mengikuti pola sungai.

"Kondisi ını sangat menyulitkan warga, saat mengangkut barang bawaan dan sepeda motor," katanya kepada media ini, Senin (08/09/2026) melalui pesan singkat.

Menurut dia,kondisi tentu akibat alam, namun kendati begitu arus angkutan barang dan orang masih relatif lancar, hanya saja masalahnya mungkin harga-harga kebutuhan pokok kemungkinan ada kenaikan sedikit di wilayah pedalaman seberang Kapuas, terutama wilayah transmigrasi.

Tapi mudah-mudahan dalam waktu dekat ını musim kemarau berakhir, sehingga transportasi tidak terganggu lagi.

Bukan hanya trasnportasi yang terganggu,masyarakat sudah mulai mengeluhkan kesulitan air bersih,karena selama ını masyarakat hanya mengandalkan air dari sumur bor untuk mandi dan mencuci.

Mungkin karena kemarau sudah terlalu lama,maka keadaan air sumur mungkin sudah mulai mengering.

"Jadi perlu ada rencana antisipasi yang bisa mengatasi darurat air bersih, apabila kemarau ını berkepanjangan," ucapnya (tar/man).


Diterbitkan: faktapagi.com

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar