![]() |
| Jefray Raja Tugam. |
Untuk mendengarkan alasan kenapa pihak ASDP membiarkan pelayanan Fery Sunyat-Sungai Asam tidak maksimal,DPRD akan memanggil manejemen ASDP untuk meminta pertanggungjawaban," katanya kepada media ını,Sabtu (27/06/2026) melalui pesan singkat.
Ia juga meminta, supaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Kementerian Perhubungan agar bisa memperhatikan arus transportasi di wilayah terpencil yang masih mengunakan jasa Fery.
Karena,apabila layanan yang diberikan tidak maksimal,maka dampaknya cukup signifikan, ditambah lagi dengan kondisi masyarakat saat ını kesulitan,akibat naiknya harga-harga kebutuhan pokok.
Jika ditambah lagi dengan layanan Fery penyeberangan tidak maksimal, maka arus transportasi barang dan orang juga terganggu,jika sudah begitu dampaknya harga-harga kebutuhan pokok akan bertambah naik.
"Kita minta agar pihak ASDP berpikir ke arah sana, supaya masyarakat pengguna jasa transportasi sungai bisa terlayani dengan baik. Dengan begitu kesulitan masyarakat tidak semakin bertambah," pintanya.
Karena, Fery dalam fungsinya tentu melayani masyarakat yang transportasi melawati sungai, secara umum Fery penyeberangan jika sudah ditempatkan di suatu Daerah maka tugasnya sebagai sarana trasnportasi umum yang digunakan siapa saja.
"Lagi pula yang mengunakan jasa mereka juga harus bayar bukan gratis, tapi kenapa pelayanan tidak maksimal," kata Jefray mempertanyakan(tar).
