![]() |
| Launching pembagian bibit Sawit oleh Bupati Sekadau sebagai bentuk komitmen Pemerintah Daerah terhadap program unggulan yakni IP3K, Senin (05/10/2026) di halaman kantor Bupati Sekadau. |
Dalam sambutannya bupati Sekadau Aron S.H mengatakan,bahwa bantuan benih unggul ini sudah di mulai sejak tahun 2022, dan terus berlanjut hingga sekarang, artinya Pemerintah Daerah kabupaten Sekadau tetap komitmen melaksanakan program tersebut meskipun efisiensi besar-besaran yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat.
Sampai saat ıni Pemerintah telah memberikan bantuan sebuah 294, 315 ribu batang bibit untuk 132 Kelompok Tani dengan luas lahan mencapai 2.2224 Hektare.
Bantuan benih unggul ini dapat memenuhi indikator yang di harapkan. Dan berdasarkan statistik tahun 2025, produksi kelapa sawit rakyat kabupaten Sekadau berada pada peringkat ke 2 di Kalbar dengan produktifitas 3.135 Ton/CPO/ha/th.atau sama dengan 14.26 ton/TBS/ha/tahun dengan asumsi rendemen 22 persen.
Menurut Aron, Sawit merupakan komoditi unggulan bagi masyarakat, karena hanya dengan sawit saat ını masyarakat bisa bertahan dan memiliki penghasilan tetap.
"Sehingga Pemerintah tidak salah menggagas program ını," ujarnya.
Pemerintah Daerah lanjut dia hanya memberikan sumbunya saja, dengan harapan agar para penerima bantuan bisa menambah jumlahnya untuk kesejahteraan keluarga.
Pembagian benih sawit unggul sambung Aron,selain untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tujuan utama Pembangunan mengelontorkan program ini adalah, untuk mengamankan tanah masyarakat agar tanahnya tetap utuh.
"Karena salah satu mimpi besar kita adalah masyarakat kita bisa sejahtera,"ucapnya.
Dikatakan dia lagi, saat ıni kondisi masih kemarau, kondisi ını membuat sejumlah perusahaan mengalami kesulitan mengangkut CPO, yang berdampak pada pembelian TBS.
"Mudah - mudahan kondisi ini tidak berlangsung lama, agar harga TBS kembali normal,"doanya.
Ditempat yang sama Plt kepala dinas DKP3 kabupaten Sekadau Drs.Sandae M.Si dalam laporannya menyebut, bahwa jumlah benih sawit unggul yang diserahkan saat ıni adalah 57.750 batang bibit Pre Nursery dengan jumlah Kelompok Tani sebagai penerima manfaat ada sebanyak 21 kelompok dari 18 Desa.
"Jika di konversikan luas lahan menjadi 422 hektare dan tersebar di 18 Desa,"ungkapnya.
Sandae menambahkan, secara komulatif hingga tahun 2026 total benih sawit ungul bantuan IP3K berjumlah 294.315 batang atau sekitar 2.224 hektare yang diberikan kepada 132 kelompok tani.
"Termasuk yang di serahkan hari ini," ujarnya.
Sandae juga menjelaskan bahwa benih yang terlah tersertifikasi dan berlabel merupakan jaminan terhadap keaslian benih.
"Dengan dilaksanakannya penyerahan benih hari ini lanjut dia, yang masih kondisi pre nursery supaya di lanjutkan dengan pemindahan ke polibag yang lebih besar sebelum di tanam," sarannya.
Kegiatan tersebut turut di hadiri perwakilan dari pimpinan Forkopimda, sejumlah kepala SKPD dilingkungan Pemkab Sekadau, 18 kepala desa, ketua pengurus kelompok tani serta sejumlah undangan lainnya (tar/man).
